
Kenzo melirik Viona dan mengangkat suaranya.
"Ma, boleh kah aku sama Viona mulai sekarang tinggal di penthouse ku? aku ingin sebelum pernikahan Viona bisa beradaptasi dengan ku dan tidak salah paham seperti saat ini," ucap Kenzo pada mama Viona dengan nada yang tegas.
"Boleh juga saran kamu Kenzo kalau itu yang terbaik menurutmu," balas Vina.
"ma kenapa tidak tanya padaku dulu aku mau atau tidak," kata Viona dengan nada kesal karena mamanya selalu membela Kenzo.
"Nak mama mohon mulai sekarang jangan membantah mama dan Kenzo, mama tau soal kamu jalan sama Samuel apa itu patut, kamu calon istri orang Viona dengarkan mama mulai sekarang," balas Vina.
"Tapi ma aku udah ijin sama Kenzo waktu itu," ucap Viona sambil melirik sinis ke Kenzo.
Kenzo hanya tersenyum miring saat melihat kekasihnya yang sekarang mulai membantah.
"Viona jangan membuat mama murka, sekarang bereskan pakaianmu dan mulai hari ini kamu dan Kenzo harus mulai tinggal bersama!" teriak Vina.
"Mama Jahat," ucap Viona pergi berlari menuju kamarnya.
"Jeng jangan terlalu keras pada Viona," ucap Jenny.
Vina menghelakan napasnya lalu ia menatap mamanya Kenzo.
"Iya Jeng, aku hanya tidak ingin Viona bersama Samuel, aku tau anak itu dari dulu tidak baik kelakuannya," balas Vina.
"Ma,pa aku mau bersih-bersih dulu ya," kata Kenzo.
"Papa juga mau bersih-bersih tapi papa gendong mama ke kamar dulu ya," kata John.
"Mama bisa jalan kok Pa ayo," ucap Jenny.
Mereka berdua akhirnya menaiki tangga sedangkan Kenzo juga menuju kamarnya untuk bersih-bersih.
"Udah tante Vina disini aja nonton drakor bareng kita," kata Pixie dan Piu.
"Iya tante pusing lebih baik nonton aja deh," ucap Vina.
__ADS_1
Viona didalam kamar mulai membereskan pakaiannya karena malam ini dia harus pindah bersama Kenzo dan entah kenapa hatinya tidak rela untuk meninggalkan mamanya saat ini walaupun mamanya yang menyuruh.
"Mama ku benar-benar mengidamkan Kenzo menjadi menantunya, aku dulu si naksir cuma entah kenapa hati ku bimbang saat ini," gumam Viona sambil memasukkan pakaiannya kedalam koper.
Setelah membereskan pakaiannya Viona merebahkan dirinya di ranjang Dan perlahan matanya mulai menutup saking lelahnya hari ini.
Kenzo yang berada didalam kamarnya sudah selesai membersihkan dirinya dan membereskan pakaiannya lalu ia mengirimkan pesan kepada Steven untuk menyuruh bi Loren untuk menyiapkan segala sesuatunya di penthousenya.
Setelah Steven menjawab bahwa dia telah mengurus semuanya Kenzo bergegas keluar dan memerintahkan salah satu pengawalnya untuk membawa kopernya dan koper Viona.
"Tuan nona Viona belum membuka pintunya, sudah saya ketok daritadi," kata Pedro.
"Dasar wanita pembantah," gumam Kenzo.
Kenzo keluar dari kamarnya lalu ia berjalan menuju kamar Viona bersama pengawalnya.
Tok Tok Tok
Kenzo mengetuk pintu kamar Viona tapi tidak ada jawaban dari dalam dan pintu tersebut terkunci.
Kenzo terus mengetuk pintu kamar Viona dan tidak lama pintu kamar terbuka menampilkan Viona yang menguap.
"Hei wanita nakal kamu dari tadi belum mandi? tanya Kenzo.
Viona mendekapkan tangannya pada tubuh dadanya.
"Maksudmu apam? aku sudah siap kok, aku nggak mandi juga tetap wangi," kata Viona sambil memeletkan lidahnya.
Tidak lama pengawal yang mengambil kunci kamar Viona kembali.
"Tuan ini kuncinya," kata Pedro.
"Tidak perlukan lagi Pedro tapi tidak apa-apa terimakasih atas usahamu, Pedro angkat koper Viona sekarang," perintah Kenzo.
"Baik tuan," kata Pedro.
__ADS_1
Kenzo langsung menggandeng tangan Viona untuk turun bersamanya dan pamit kepada keluarga mereka.
Viona mengikuti langkah Kenzo menuju kebawah.
Sesampainya dibawah Kenzo melihat semua orang sudah berada diruang tamu.
"Hai semuanya, sepertinya aku akan pergi bersama Viona ke penthouse kami sekarang," kata Kenzo.
"Baik nak, kamu dan Viona tidak mau makan malam dulu di rumah bersama kami?" tanya Jenny.
"Tidak ma, aku ingin mengajak Viona makan malam di luar," kata Kenzo menolak permintaan mamanya.
"Baiklah nak, hati-hati ya, kalau sudah sampai kabarin papa dan Viona tolong jangan kecewa pada kami, papa tau kamu terpaksa ikut Kenzo tapi ini demi kebaikan kalian," kata John.
"Iya pa aku mengerti," kata Viona.
Viona langsung memeluk papa Kenzo dan mama Kenzo untuk berpamitan Lalu Viona beralih ke mamanya.
"Ma aku bakal kangen sama mama," ucap Viona.
"Iya nak, tolong kamu jangan manja dan ambekan sama Kenzo ya," balas Vina.
Setelah berpamitan Kenzo merangkul pinggang Viona erat dan berjalan menuju mobil.
sesampainya didepan mobil pengawal Kenzo membukakan pintu mobil untuk mereka.
Kenzo dan Viona langsung masuk ke dalam mobil.
"Pak antar kami ke penthouse sekarang," perintah Kenzo.
"Baik tuan," balas pak Yasin.
Mobil Kenzo mulai berjalan keluar dari pekarangan rumahnya diikuti oleh mobil pengawalnya.
Bersambung....
__ADS_1
Jangan lupa tinggalkan Like, komen atau votenya ya biar author semangat upnya 😊 terima kasih