
"Kenzo kamu dari mana saja semalaman kamu tidak pulang lalu handphonemu kenapa tidak aktif?" tanya Jenny.
"Maaf ma aku aku lupa bahwa hpku baterainya habis," jawab Kenzo.
Mama Kenzo melihat anaknya meminta maaf kepadanya langsung menitikan air mata dan mendekatkan dirinya kepada Kenzo lalu langsung memeluk tubuh Kenzo dengan erat.
"Tolong ma jangan menangis aku jadi merasa bersalah, aku baik saja-saja ma," kata Kenzo.
"Tidak apa-apa anak kesayangan mama, mama hanya takut kamu kenapa-kenapa besok-besok kalau kamu pergi harus kabarin mama, mama sangat mengkhawatirkan kamu Kenzo," balas Jenny.
"Iya ma," kata Kenzo sambil menangkup kedua pipi mamanya dan menghapus air mata mamanya.
Setelah menghapus air mata mamanya ia tetap memandang wajah mamanya.
"Kenzo tadi kok kamu menyuruh supir pribadi keluarga kita untuk menjemput kamu di apartment di daerah Rosdian, itu apartment milik siapa Zo?" tanya Jenny.
"Itu adalah apartment milik Viona salah satu anak magang diperusahaan ma," jawab Kenzo.
"Apaaa kamu bersama anak magang?, kamu nggak salah Zo, nanti kalau ada yang melihatmu bersamanya bagaimana? sedangkan sebentar lagi kan kamu akan bertunangan dengan Clara!" kata Jenny.
Apa ada yang akan peduli, Clara saja selalu sibuk dengan kekasih lainnya, sudah beberapa kali aku melihatnya bersama pria lain, batin Kenzo.
Kenzo yang mengingat kejadian itu langsung mengepalkan tangannya dan berusaha menahan emosinya karena disebelahnya masih ada mamanya dan kedua adiknya.
"nggak apa-apa ma dia anak yang baik kok ma, dia hanya menolong Kenzo semalam karena aku mabuk berat di club dan dia tidak tau dimana rumahku akhirnya dia memutuskan untuk membawaku ke apartment miliknya," balas Kenzo.
Mama Kenzo yang mendengar alasan Kenzo bernafas lega.
"Oh jadi itu alasannya kenapa semalam kamu tidak pulang, kapan-kapan kamu harus mengenalkan mama sama anak magang itu, mama jadi penasaran dia kok begitu baik sama anak mama, anak mama kan sangat nyebelin terus kalau kamu lagi bersama dia mama kan nggak panik lagi," kata Jenny.
"ada-ada aja mama ini, iya nanti aku kenalin dia ke mama," kata Kenzo.
Setelah berbicara kepada mamanya Kenzo memilih untuk langsung menuju kamarnya untuk mengistirahatkan tubuhnya.
Saat sudah sampai di kamarnya Kenzo memutuskan untuk membersihkan dirinya terlebih dahulu.
Kenzo yang sudah berada didalam kamar mandi pribadi miliknya langsung melepaskan satu persatu pakaiannya dan menaruhnya di tempat baju kotor lalu ia langsung menyalakan shower untuk membasahi seluruh tubuhnya yang sangat bau alkohol.
Setelah selesai mandi ia menggunakan bathrobenya dan berjalan keluar kamar mandi menuju lemari pakaiannya, ia memutuskan untuk memakai baju kaos dan celana pendek.
Setelah selesai berpakaian Kenzo terlebih dahulu mencharge handphonenya dan mengaktifkan mode silent agar ia tidak terganggu saat istirahat karena hari ini hari libur.
Dilain sisi Clara yang sibuk dengan kedatangan Darko di apartmentnya, sedanf memadu kasih dan sambil memeluk tubuh Darko.
__ADS_1
"Darko aku malas banget sama Kenzo dia sangat bawel dan terlalu posesif kepadaku, terkadang aku merasa muak bersamanya dan dasarnya dia adalah pria lemah tidak berguna, aku bersamanya hanya karena ingin uangnya saja," kata Clara.
"Tenangkan dirimu Clara sebentar lagi rencana kita akan berhasil, dan kita akan selalu bersama demi kebahagian kita," kata Darko sambil membalas pelukan Clara.
"Sebaiknya kamu telepon Kenzo aku takut dia merasa curiga jika kamu tidak menghubunginya," kata Darko.
"Semalam aku menelepon handphonenya tapi tidak aktif, baiklah aku akan menelepon dia sekarang," balas Clara.
Clara mengambil handphonenya yang berada diatas meja dan mulai mencari nomor telepon Kenzo, setelah menemukannya ia langsung menghubungi Kenzo.
Sambungan telepon mulai tersambung namun tidak diangkat oleh Kenzo, Clara mencoba terus menghubungi nomor Kenzo namun tidak diangkat-angkat.
Clara yang menelepon Kenzo tidak diangkat-angkat menjadi kesal dan memutuskan untuk tidak menelepon Kenzo lagi lalu meletakan handphonenya kembali ke meja.
"Apa-apaan Kenzo, teleponnya tidak diangkat, dasar laki-laki aneh," gumam Clara.
"Nanti aku telepon dia lagi, Darko ayo kita lanjutkan yang belum tuntas saja," kata Clara.
Clara yang sudah meletakkan handphonenya langsung menyambar bibir Darko dan mereka kembali memadu kasih.
********************
Viona yang sedang mengendarai mobilnya melintasi jalanan yang cukup padat akhirnya sampai didepan rumahnya.
Setelah sampai didepan pintu rumahnya Viona langsung memeluk mamanya dan berbisik ketelinga mamanya.
"Kok bibirnya monyong-monyong minta dicium ya?" tanya Viona.
"Iya mama udah lama nggak dicium dan sekarang malah anak mama baru pulang, kemana aja kamu?" tanya Vina.
Viona yang mendengar pertanyaan mamanya langsung panik dan bingung harus menjawab apa pertanyaan, ia berusaha merangkai kata-kata supaya ibunya percaya.
"Semalam aku menginep di apartmentku yang lama soalnya capek banget ma, kemarin habis jalan-jalan sama teman kantor tempatku magang," jawab Viona.
"Ayolah ma jangan bete mulu, ayo masuk kerumah ma aku ingin bersih-bersih dan istirahat ma," lanjut Viona.
Viona masuk kerumahnya sambil menggandeng tangan mamanya. Saat masuk kerumah mamanya terus saja mengoceh.
Setelah sudah berada didalam Viona langsung berpamitan kepada mamanya untuk mengistirahatkan tubuhnya yang lelah.
Viona yang sedang menaiki tangga menuju kamarnya menghelakan nafasnya karena berhasil kabur dari mamanya.
"Untung mama tidak nanya macam-macam, kalau tau semalam aku bersama pak Kenzo bisa-bisa didatengin nih pak Kenzo dan diminta langsung nikahin anaknya ini," gumam Viona.
__ADS_1
aduh, aku tidak bisa membayangkan apa yang akan terjadi apalagi mamaku penggemar pak Kenzo," lanjut Viona.
Setelah berada dikamarnya Viona memutuskan kekamar mandi terlebih dahulu untuk membersihkan dirinya, setelah membersihkan dirinya ia mengambil baju santainya dan berjalan ke atas ranjangnya.
Saat sudah diranjang ia membuka ponselnya dan memainkan handphonenya. saat sedang asyik memainkan handphonenya mendadak ia memikirkan wajah Kenzo yang bertambah tampan saat sedang tidur.
Lalu ia menggelengkan kepalanya sambil berkata aku tidak boleh menyukai pak Kenzo dia sudah milik orang lain, tapi jika aku terus berusaha menjauhinya nanti dia malah semakin curiga kepadaku dan berusaha mendekatiku.
Viona akhirnya memilih untuk mengistirahatkan tubuhnya diatas ranjangnya yang super empuk dan nyaman.
Malam hari mulai menampilkan bulan yang menyapa siapa saja, Viona yang tidur terbangun karena ia sudah mengistirahatkan tubuhnya yang sangat lelah dan perutnya juga sudah merasa sangat lapar.
"egghhh enaknya baru bangun tidur terus makan," gumam Viona sambil cekikikan.
Viona yang sudah merasa lapar beranjak berdiri dari ranjangnya dan berjalan menuruni anak tangga, saat sedang menuruni anak tangga ia dapat mendengar bahwa mamanya sudah teriak-teriak.
"Viona buruan makan malam jangan sampe mama kelar masak kamu nggak turun-turun!" teriak Vina.
"Iya ma ini Viona lagi turun ke bawah," jawab Viona.
Disisi lain Kenzo yang baru bangun langsung keluar kamarnya dan berjalan menuju kebawah.
Saat sudah berada dibawah Kenzo melihat bahwa rumahnya sangat sepi.
"hufft pasti semuanya lagi pada makan diluar seandainya ada Clara disini aku bisa memasakkan makanan untuknya dan bisa memakannya berdua seperti dulu," gumam Kenzo.
Kenzo langsung berjalan menuju ruang makan dan mulai memasak karena perutnya sudah sangat lapar, setelah memasak ia langsung memakan makanannya yang ia bikin.
Kenzo yang sedang makan berkata dalam hatinya bahwa ia tidak sabar untuk menikahi Clara setelah mereka mengadakan acara pertunangan.
Bersambung......
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
Mohon beri kritik dan saran. Update setiap senin sampai jumat, hari sabtu dan minggu diusahakan author update😁. Terima kasih yang sudah membaca cerita yang kubuat 😊 jangan lupa like dan votenya.