Alcoholic Anoymous

Alcoholic Anoymous
BAB 20 PERTEMUAN KELUARGA


__ADS_3

Setelah selesai sarapan Kenzo memutuskan untuk mengantarkan Clara untuk pulang ke apartment Clara.


Kenzo dan Clara akhirnya sampai ke apartment milik Clara, Kenzo yang sudah merasa lelah memilih untuk langsung pulang kerimahnya setelah melihat Clara masuk kedalam apartmentnya.


Kenzo mengendarai mobilnya sambil terus penasaran dengan penyakit yang diderita oleh Samuel sehingga dia menghilang mendadak tanpa ada kabar.


Setelah beberapa saat akhirnya Kenzo sudah sampai didepan rumahnya, rumahnya sudah sangat sepi karena sudah larut malam saat Kenzo sampai rumah.


Kenzo menaiki satu persatu anak tangga menuju kamarnya, perlahan Kenzo membuka pintu kamarnya dan masuk kedalam lalu memilih mengganti pakaiannya terlebih terdahulu sebelum menuju ranjangnya yang sangat nyaman dan empuk.


Kenzo yang sudah mengganti pakaiannya dengan piyama langsung berbaring diranjangnya dan mendadak kepikiran mengenai Steven yang masih menyewa detektif.


Kenzo memutuskan untuk menelepon Steven, nada deringpun tersambung dan diangkat oleh Steven yang sepertinya sudah terlelap dalam tidurnya lalu terbangun karena handphonenya berbunyi.


"Hallo ada apa kamu meneleponku malam-malam?" tanya Steven dengan suara khas bangun tidur.


"Aku baru tau ternyata Samuel sakit parah makanya dia hilang tanpa sebab," kata Kenzo.


Mendadak Steven yang baru bangun tidur merasa kaget mendengar ucapan Kenzo.


"Kamu tau dari mana?" tanya Steven.


"Aku tau dari mamaku dan ternyata mamaku masih menjalin persahabatan dengan mamanya Samuel," jawab Kenzo.


"Terus mamamu bilang tidak penyakitnya apa sampai dia menghilang dari kita dengan waktu yang cukup lama?" tanya Steven.


"Mamaku cuma bilang mamanya Samuel berkata bahwa Samuel sedang sakit parah dan perlu dirawat di luar negeri," jawab Kenzo.


"Terus kenapa kamu meneleponku malam-malam jika hanya ingin menyampaikan alasan Samuel menghilang dari hadapan kita?" tanya Steven.


Kenzo yang mendengar perkataan Steven terkekeh dan menjelaskan apa yang ingin dia sampaikan.


"Aku ingin kamu menyelidiki penyakit apa yang diderita oleh Samuel sehingga perlu keluar negeri untuk berobat karena aku merasa curiga dengan penyakit yang dia derita," jawab Kenzo.


"Baiklah aku akan menghubungi Dektetif sewaanku untuk menyelidiki penyakit yang diderita oleh Samuel," balas Steven.


"Oke terima kasih sahabatku aku berharap dapat cepat mendapat kabar darimu," kata Kenzo.


"Oke," jawab Steven.


Sambungan teleponpun terputus dan Kenzo memutuskan membaringkan kembali tubuhnya dan langsung menutup matanya.


*******************


Pagi hari yang sangat sejuk serta suara burung yang berbunyi menyapa siapa saja yang masih tidur dibalik selimut karena tidak tau kenapa kemarin malam hujan deras dan akibatnya orang yang masih tidur dibalik selimut merasa malas untuk tidur.


Steven yang masih nyaman tertidur dibalik selimutnya merasa terganggu dengan alarm yang berasal dari handphonenya.


Steven perlahan mulai terbangun dari tidurnya lalu meregangkan semua otot tubuhnya yang terasa kaku. Tidak lama Steven memutuskan untuk menghubungi detektif sewaannya. Ketika nada dering pertama berbunyi detektif tersebut langsung mengangkat telepon dari Steven.


"Hallo ada yang bisa saya bantu tuan Steven?" tanya detektif Tom.


"Pak saya ingin kamu menyelidiki penyakit yang diderita oleh Samuel," jawab Steven.


"Baik akan segera saya selidiki," balas detektif Tom.


Setelah mendapat telepon dari Steven, Detektif tersebut langsung menyelidiki alasan kenapa Samuel menghilang. Dari data yang dia dapatkan ternyata selama ini Samuel tidak berada di luar negeri namun Samuel ternyata masih di negara yang sama dengan Kenzo dan menjalankan konsultasi dengan seorang psikolog.


Detektif tersebut mengetahui nama psikolog yang menangani Samuel selama menghilang dan langsung mengendarai mobilnya menuju rumah sakit tempat psikolog tersebut praktek.


Saat sudah sampai ke rumah sakit dia langsung menuju ketempat receptionist untuk mendaftarkan dirinya agar dia dapat dengan mudah bertemu dengan dokter tersebut.


Setelah menunggu cukup lama akhirnya nama detektif tersebut dipanggil dan dia langsung masuk kedalam ruangan prakter dokter.


"Selamat pagi pak Tom ada keluhan apa?" tanya dokter Anna.


"Saya bukan ingin menyampaikan keluhan tapi saya ingin meminta data rekam medis tuan Samuel loren," jawab detektif Tom.


"Maaf pak tapi saya tidak bisa memberikan rekam medis seseorang kepada orang lain," balas dokter Anna.

__ADS_1


Detektif tersebut yang mendengar alasan dokter tersebut langsung merogoh tasnya dan mengeluarkan sebuah amplop cokelat yang berisi segepok uang, dokter Anna yang melihat uang tersebut matanya langsung berbinar.


"Kalau kamu mau bekerja sama dengan memberikan rekam medis Samuel Loren kepada saya, saya akan memberikan uang ini kepadamu," ucap detektif Tom.


Dokter Anna langsung mengambil uang tersebut dan menyimpannya di laci serta mencari data rekam medis milik Samuel.


Detektif Tom yang melihat dokter Anna memberikan rekam medis tersebut langsung mengambilnya dan pergi menuju kemobilnya.


Sesampainya dimobil dia membaca hasil rekam medis tersebut lalu segera mehubungi Steven.


Steven yang melihat Detektif Tom meneleponnya langsung mengangkatnya pada nada sambung pertama berbunyi.


"Hallo ada apa?" tanya Steven.


"Saya ingin memberitahukan mengenai penyakit yang di derita oleh Samuel pak," jawab detektif Tom.


"Cepat jelaskan kepada saya!!!" teriak Steven.


"Menurut hasil dari rekam medis yang saya dapat Samuel kekurangan kasih sayang orangtuanya, orangtua samuel sudah lama berpisah dan hal tersebut membuat dia menjadi depresi serta gampang marah terhadap hal-hal kecil, lalu dia juga selalu terobsesi dan ingin selalu untuk menjadi yang pertama bukan kedua," kata detektif Tom.


Steven yang mendengarkan perkataan dari hasil penyelidikan detektif Tom menjadi kaget karena yang dia tau sebelum Samuel menghilang dia adalah orang yang biasa-biasa saja dan perilakunya tidak ada yang aneh.


Setelah mendengar jawaban dari detektif Tom, Samuel langsung mengucapkan terima kasih dan menyuruh detektif Tom tetap menyelidiki Samuel karena Steven merasa kalau Samuel ada rencana buruk yang dia rencanakan dibalik kepulangannya kenegara ini.


Di lain tempat Clara yang sedang di meja kerjanya mendadak mengingat acara pertemuan orangtua untuk membahas pertunangan lalu Clara langsung menghubungi orangtuanya.


"Hallo ma mama kapan ada waktu kosong?, Kenzo berniat mengadakan acara pertemuan orangtua sebelum acara tunangan," tanya Clara.


"Mama lusa kosong lusa aja sayang ngadain pertemuan orangtua," jawab Florence.


"Oke ma," balas Clara.


Sambungan telepon terputus dan Clara langsung berniat menuju ruangan Kenzo. Setelah sampai didepan ruangan Kenzo dia langsung mengetok pintu lalu Kenzo langsung menyuruhnya masuk kedalam.


Clara langsung masuk keruangan Kenzo setelah mendengar perintah Kenzo menyuruhnya masuk dan langsung duduk dihadapan Kenzo yang masih menelepon dengan seorang client.


Kenzo yang sudah menyelesaikan percakapan dengan client langsung menatap Clara yang duduk didepannya. Clara yang ditatap Kenzo langsung berniat maksud kedatangannya keruangan Kenzo.


"Baiklah aku akan mengatakan kepada orangtuaku bahwa mamamu memiliki waktu kosong lusa," balas Kenzo.


"Oke, aku tidak ada yang ingin kusampaikan lagi, aku kembali keruanganku duluan," kata Clara.


"Oke," balas Kenzo.


Clara yang sudah selesai mengutarakan apa yang ingin disampaikan kepada Kenzo langsung kembali keruangannya, lalu Kenzo langsung mengatakan kepada keluarganya bahwa lusa akan diadakan pertemuan orangtua membahas mengenai kapan mereka akan tunangan, orangtua Kenzo yang mendengar hal tersebut langsung menyetujui waktu kapan diadakan acara pertemuan orangtua tersebut berlangsung.


***************


Hari yang ditunggu pun tiba, hari dimana kedua keluarga besar tersebut akan mengadakan pertemuannya.


Di Aryani Restaurant tempat Kenzo dan Clara mengadakan pertemuan orangtua, semua anggota keluarga dari kedua belah pihak sudah berkumpul.


Mama Clara yang melihat Kenzo merasa tidak pernah diperkenalkan kepada Kenzo merasa bingung dan mulai mempertanyakan mengenai pria yang ada dihadapannya saat ini.


"Clara oh ini yang namanya Kenzo, dikirain yang kemarin sama kamu kerumah itu Kenzo," kata Florence.


Kenzo yang mendengar ucapan mamanya Clara merasa kaget dan berpikir siapa yang diajak Clara kerumah Clara.


"Clara siapa pria yang sama kamu yang mamamu bilang kerumah bersamamu?" tanya Kenzo.


lalu kenzo melihat tingkah Clara yang mulai aneh dan Kenzo mulai bertanya-tanya didalam hatinya siapa pria tersebut.


Clara yang salah tingkah langsung berusaha mengalihkan perhatian Kenzo.


"Bukan siapa-siapa sayang hanya teman lama yang kebetulan ada dikota yang sama," ucap Clara kepada Kenzo sambil memberikan kedipan mata kepada mamanya.


Mama Clara yang melihat kedipan mata dari anaknya langsung menutup mulutnya agar tidak membahas perihal kekasih Clara yang datang kerumah karena tidak ingin membuat rencananya mendapatkan menantu yang kaya sirna hanya karena kesalahan kecil.


Setelah membahas mengenai apa saya yang hatus ada saat acara tunangan, kedua keluarga besar tersebut langsung memakan makanan yang sudah tersaji di hadapan mereka.

__ADS_1


Acara pertemuan tersebut akhirnya kelar dan Kenzo mengajak seluruh anggota keluarganya dan keluarga Clara untuk berbelanja di Novi mall dulu sebelum mengakhiri pertemuan mereka.


Mama Clara dan Clara yang diajak pergi belanja oleh Kenzo merasa sangat senang dan saat sudah sampai di Novi mall, kedua orang tersebut langsung memasuki semua toko dan membeli barang serta baju yang banyak.


Kenzo yang melihat hal tersebut hanya dapat menggelengkan kepalanya melihat tingkah laku keluarga Clara dan membuat Kenzo merasa ilfeel.


Setelah Clara dan ibunya selesai berbelanja yang banyak Kenzo langsung mengantarkan Clara dan calon mertuanya pulang.


Kenzo yang memutuskan untuk pulang setelah mengantar Clara mendadak mendapatkan telepon dan langsung dia angkat.


"Hallo ada apa bro?" tanya Kenzo.


"Aku ingin menyampaikan hasil penyelidikan yang dilakukan oleh detektifku mengenai penggelapan dana di perusahaanmu telah membuahkan hasil, dia berhasil menangkap pelakunya namun orang tersebut tidak mau mengatakan siapa yang menyuruhnya," kata Steven.


"Steven kamu masih ingat ruang bawah tanah yang berada di kantorku?" tanya Kenzo.


"Tentu saja aku mengingatnya ruangan tersebut sangat menyeramkan," jawab Steven.


"Aku ingin kamu menyekapnya disana dan besok aku akan menemuinya," balas Kenzo.


"Oke bro," kata Steven.


Sabungan telepon terputus setelah pembicaraan tersebut, Kenzo langsung melajukan mobilnya menuju rumahnya.


Saat sampai dirumah Kenzo langsung menuju kamarnya dan langsung mengganti bajunya lalu mengistirahatkan badannya dikasurnya yang empuk dan nyaman.


*************


Malam hari yang menampilkan bulan yang indah perlahan berganti dengan matahari yang menampilkan dirinya lalu mulai menyinari seluruh dunia dengan kehangatannya.


Kenzo yang sudah rapi pagi-pagi sekali menggunakan pakaian kerjanyadan sudah menyelesaikan sarapannya langsung berjalan keluar rumahnya dengan tergesa-gesa lalu langsung mengendarai mobilnya menuju kantornya.


Saat sudah sampai di kantor, Kenzo langsung menuju lift khusus yang akan mengantarkan dirinya keruangan khusus dibawah tanah.


Ruangan tersebut adalah ruangan yang dirancang untuk menghukum siapa saja yang menjadi penghianat di perusahaan milik Kenzo.


Ruangan tersebut memiliki pencahayaan yang sangat sedikit dan lubang udara yang sangat minim dan tempat tersebut sangat mengerikan.


Kenzo berjalan hingga sampai di ruang bawah tanah dan langsung melihat orang yang menggelapkan dana perusahaan.


Orang tersebut ternyata adalah orang kepercayaan Kenzo bernama Hasan yang bekerja dibagian keuangannya. Kenzo yang melihat bahwa karyawan yang dia banggakan ternyata seorang penghianat, Kenzo langsung berjalan mendekati orang tersebut.


"Siapa orang yang menyuruhmu menggelapkan dana perusahaan?" tanya Kenzo kepada Hasan.


Hasan tidak bergeming sama sekali dan hanya diam saja, Kenzo yang melihat hal tersebut langsung murka dan menyuruh para bodyguard yang berada disana untuk memukul Hasan.


Bodyguard itu memukul karyawan tersebut berkali-kali namun Hasan tetap tidak mau mengaku siapa yang menyuruhnya sehingga Kenzo semakin murka dan mengambil pisau yang berada diruangan tersebut.


Kenzo melangkahkan kakinya ketempat pisau tersebut diletakkan dan mengambilnya lalu dia mendekat kearah Hasan.


Saat kenzo sudah berada didepan karyawan kepercayaannya dia menyiksa Hasan dengan pisaunya dan Hasan yang disiksa oleh Kenzo merasa sangat takut dan mau mengakui siapa yang menyuruhnya.


"Pak Kenzo ampuni saya, saya akan mengaku siapa yang menyuruh saya," kata Hasan sambil berlutut.


"Cepat bicara siapa yang menyuruhmu menggelapkan dana perusahaan?" tanya Kenzo.


"Yang menyuruh saya adalah tuan Samuel pak, dia mengancam saya akan menyakiti keluarga saya jika tidak bekerjasama dengannya," jawab Hasan.


Bersambung......


.


.


.


.


.

__ADS_1


.


Mohon beri kritik dan saran. Update setiap senin sampai jumat, hari sabtu dan minggu diusahakan author update😁. Terima kasih yang sudah membaca cerita yang kubuat 😊 jangan lupa like dan votenya.


__ADS_2