Alisya & Albar

Alisya & Albar
Chapter 19


__ADS_3

Alisya yang baru pulang ke rumah dengan sedikit luka di kepalanya membuat pak Albar bertanya..


"Sayang kepala kamu kenapa?,kamu habis dari mana?." Tanya pak Albar yang khawatir segera mengobati luka Alisya


"Mas saya gak apa apa ini luka ringan doang habis jatuh." Ucap Alisya yang mencoba menutupi sesuatu


"Kenapa bisa jatuh?." Tanya pak Albar


"karna tidak hati hati,maaf yah." ucap Alisya


"emang kamu dari mana." ucap Pak Albar


"Dari itu..apa..habis dari rumah Lilis iya rumah lilis.ucap Alisya yang berbohong yang sebenarnya ia habis mengejar seseorang tapi entah mengapa ia mengejar seseorang tersebut.


"lain kali hati hati." ucap pak Albar


"iya mas...ucap Alisya


Di meja makan,Alisya terus terbenung ia hanya mengaduk aduk makanan di piringnya pak Albar yang melihat hal tersebut segera menegur Alisya.


"Sayang..kamu kenapa? kamu sedang memikirkan apa?."Tanya pak Albar


"enggak ada mas,ini lagi mikirin istri Boni aja mudah mudahan kehamilan istri Boni baik baik saja karna kemarin istrinya sempat sakit." Ucap Alisya yang beralasan.


"Oh iyaa dia pasti akan baik baik saja dan sekarang supaya pasiennya sehat ibu bidannya juga harus sehat dong." ucap pak Albar yang menyuapi Alisya


Terlihat Alisya, Ani dan Istri Radinal yang bernama Sora yang pernah membantu persalinan Alisya sedang berkumpul bersama dan terlihat membicarakan sesuatu yang sangat serius.


"Yuhuuuu, para istri kesayangan kayaknya lagi ngerumpi nih,ikutin boleh kali." ucap Rani yang mengganggu mereka bertiga


"Dia lagi,males aku lihat wajah kau." ucap Sora


"Kalau malas tinggal tutup mata aja susah amat." ucap Rani sewot


"Gak punya teman yah makanya gangguin kita mulu." ucap Ani


"eitsss jangan so tahu anda." ucap Rani


"lagian kalian bertiga lagi ngumpul enak enak di sini tuh di sana masih banyak kerjaan." ucap Rani


"eh Rani bisa diam nggak mulut kamu." ucap Alisya


"iya nih Rani kemarin baik eh sekarang kok berubah lagi." ucap Mona

__ADS_1


"lupa makan obat kali." ucap Sora yang tertawa begitupun yang lainnya.


Sebelum pulang ke rumah, Alisya mampir di kebun bunga untuk memetik beberapa bunga untuk ia simpan di kamar nya karna bunga yang Minggu lalu sudah tampak layu.


"Alisya. panggil Ronal


"Ronal." ucap Alisya yang sedikit terkejut dengan kedatangan Ronal


"Alisya kamu ngapain di sini,ini sudah hampir malam kenapa belum pulang." ucap Ronal


"Saya mau ambil beberapa bunga dulu sebelum pulang, kamu? kamu habis dari mana?." Tanya Alisya


"ini habis dari ambil beberapa kayu di hutan bersama laki laki lainnya namun mereka pulang terlebih dahulu." ucap Ronal


Setelah selesai memetik beberapa bunga Alisya dan Ronal pun pulang bersama.


Di tempat lain, pak Albar, Rendi dan Dony sedang memeriksa beberapa kayu yang mereka sempat bawah dari hutan.


"Bagaimana, semuanya sudah ada tidak ada yang tertinggal kan." ucap pak Mayor


"Siap pak tidak ada,kecuali yang di bawah Ronal namun dia belum sampai." ucap Rendi


"Palingan dia lagi istirahat gak kuat angkat kayu sebesar itu, ganteng doang lemmah."ucap Dony yang tertawa


"Udah udah,nanti kalau Ronal sudah ada susun kayu kayu itu untuk besok kita mengganti perabotan yang sudah tidak layak pakai." ucap Pak Mayor


"Baik pak.ucap Rendi dan Dony.


Sesampai di rumah Dony..


"Ani kamu dari mana keringatan gitu." Tanya Dony


"ini mas dari belakang habis cuci pakaian Barsya." Ucap Ani


"lalu yang jagain barsya siapa?."Tanya Dony


"Ada mas saya tadi minta tolong ke orang untuk jaga barsya sebentar." Ucap Ani


"oh yaudah saya hanya ke sini hanya ingin melihat barsya setelah itu saya akan ke rumah Fina karna hari ini giliran saya di sana." Ucap Dony


"iya Mas." Ucap Ani


Sedangkan di rumah Alisya, Pak Albar sedari tadi menunggu Alisya kembali ke rumah namun tak kunjung pulang terlihat pak Albar mulai khawatir dengan keberadaan Alisya. Ia pun segera keluar mencari keberadaan Alisya,pertama ia ke rumah Boni namun Alisya tak berada di sana ia pun ke rumah Lilis.

__ADS_1


Tok tok....


"Pak Albar." ucap pak Mayor


"Mari masuk.ucap pak mayor


"Tidak perlu pak,saya hanya ke sini mencari Alisya apa Alisya ada di sini? karna mulai tadi pagi dia keluar sampai sekarang dia belum kembali." tanya pak Albar


"Pak Albar jangan khawatir dulu,nona Alisya mungkin saja sedang menangani istri yang lain yang lagi hamil sehingga belum pulang." Ucap pak Mayor yang mencoba menenangkan pak Albar yang terlihat khawatir


"iya pak." ucap pak Albar


"Mari saya bantu mencari nona Alisya." Ucap pak Mayor


Pak Albar dan pak Mayor kemudian ke rumah Ani tempat yang sering Alisya pergi dan sekaligus tempat terakhir bagi pak Albar untuk menemukan Alisya karna tempat lain sudah ia kunjungi namun tak menemukan keberadaan Alisya.


Sesampai di rumah Ani,Dony yang hendak keluar dari rumahnya melihat kedatangan Pak Albar dan pak Mayor...


"Pak Albar pak Mayor. ucap Dony kebingungan dengan kedatangan pak Albar di rumahnya semalam itu.


"Siapa mas?." Tanya Ani yang juga keluar dari rumah saat mendengar suara suaminya memanggil seseorang


"Ini pak Albar dan pak Mayor datang ke rumah kita, tolong hidangkan tea." ucap Dony


"tidak perlu Don,saya ke sini hanya mau mencari Alisya,apa Alisya ada di sini?." tanya pak Albar


"Tidak ada pak, saya juga baru sampai tidak tahu kalau istri saya,Ani apa Alisya sempat ke sini?."Tanya Dony


"Tidak mas,nona Alisya Tidak ada di sini." Ucap Ani


Melihat keadaan yang benar benar serius semua orang pun segera berpencar mencari Alisya.


"Tunggu, tunggu, si Ronaldo Wati itu di mana." ucap Dony


"tidak tahu dari sore saya menunggu dia untuk saya susun kayu yang ia bawah tapi belum kunjung datang juga akhirnya saya pulang ke rumah saja." ucap salah satu laki laki di sana.


"wah jangan jangan kehilangan Alisya ada kaitannya lagi sama si Ronaldowati itu." ucap Dony


"Jangan berprasangka buruk dulu meningan kita cek ke rumah Ronal dulu." Ucap Rendi


"iya betul itu.ucap semua orang.


Yang segera menunju ke rumah Ronal begitu pun dengan pak Albar, pak Mayor ,Radinal ,Rendi, Dony dan juga yang lainnya

__ADS_1


__ADS_2