Alisya & Albar

Alisya & Albar
Chapter 29


__ADS_3

Di lain waktu,Vania kembali mendekati pak Albar,kali ini ia membawah anaknya Toni ke rumah pak Albar.


"Mas..ucap Vania


"Van.ucap pak Albar


"Maaf mas anak kita semenjak mas gak ke rumah,dia rewel dan kangen sama mas." ucap Vania


"Maaf kan bapak yah,akhir akhir ini saya sibuk mengurus beberapa pekerjaan dan juga moci sehingga lupa sama toni." ucap pak Albar sembari menggendong Toni.


Untuk menebus rasa bersalahnya karna selama kepergian nona Alisya pak Albar tidak lagi peduli ke anaknya.ia pun akan mengadakan makan malam bersama mendegar hal tersebut betapa senangnya Vania.


Pak Albar kemudian mengumpulkan semua istrinya...


"Saya mengumumkan kalian semua karna ada yang ingin saya sampaikan." ucap pak Albar yang membuat Vania semakin berbunga bunga


"(aduh mas enggak usah di umumkan seperti ini juga,aku jadi malu)".ucap Vania dalam hati


"ih kenapa tuh si Vania senyum senyum sendiri." ucap Rani dari kejauhan melihat Vania di samping pak Albar

__ADS_1


"iya dia terlihat senang banget." ucap Mona


"Jangan jangan pak Albar mau mengumumkan bahwa mereka berdua akan tinggal bersama menggantikan nona Alisya." ucap wanita lainnya.


"Saya ingin mengatakan bahwa..malam ini saya akan mengadakan makan malam."ucap pak Albar.


"wah mereka akan mengadakan makan malam." ucap Mona


"(hem kamu lihat kan siapa yang lebih cocok di dekat pak Albar)".ucap Vania dalam hati


"ih kesel jali aku lihat muka dia." ucap wanita lain yang melihat ke Vania


"dia sudah seperti ratu aja yang sedang naik tahta."ucap Mona


"Saya akan mengadakan makan malam bersama kalian semua jadi saya mengundang kalian semua dan juga kepada anak anak kita."ucap pak Albar yang membuat Vania kaget.


"(ha?! apa makan malam bersama mereka semua,bukannnya hanya kita berdua,ih!)" ucap Vania kesal.


Mendengar ucapan Pak Albar dan melihat muka Vania yang kesal membuat Rani dan yang lainnya ingin tertawa.

__ADS_1


Setelah pak Albar pergi ia pun melepaskan ketawa nya dengan puas.


"Kamu lihat enggak muka si Vania tadi,ia terlihat kesal,ia kira pak Albar akan makan malam berdua di bawah bulan yang terang benderang di sangsikan oleh indahnya bintang, hilang seketika karna itu hanyalah angan angan semata,hhhhh.ucap Rani


"udah ran lagian orangnya juga sudah berlalu pergi gak usah di cerita lagi." ucap wanita lainnya


"Tapi aku sangat puas,hhhh.ucap Rani


Pak Albar memberitahukan ke semua istrinya bahwa ia akan makan bersama para istrinya dan juga kepada anak anak mereka.


Di rumah pak Mayor,ia terlihat sedang menceritakannya kisah kisah mereka ke Lilis (Alisya)...


"(Pak Mayor sangatlah baik betapa ia sangat menyayangi Lilis)."ucap Alisya dalam hati


Gandar memegang tangan Alisya yang membuat seketika tangan Alisya bergerak, melihat hal tersebut betapa bahagianya pak Mayor,ia segera memanggil pak Narun untuk memeriksa Alisya.


Tak beberapa lama semua orang sudah berada di rumah pak Mayor melihat keadaan Alisya.Termasuk pak Albar,Dony, Rendi, Radinal, Sona dan yang lainnya.


Pak Narun mengatakan bahwa kesehatan istri pak mayor semakin membaik,ia telah sadar namun belum mampu berbicara atau membuka mata,saat ini ia hanya mampu menggerakkan tangan nya. Semua orang merasa bersyukur dan senang termasuk pak Mayor.

__ADS_1


Saat pak Mayor mengantar pak Narun pulang,tinggallah Pak Albar dan Alisya di dalam kamar tersebut. Alisya yang merasakan keberadaan pak Albar di samping nya seketika air matanya terjatuh,ia sangat ingin memeluk pak Albar namun tak mampu.


Pak Albar yang melihat hal tersebut,perlahan mendekat kan dirinya dan menghapus air mata Alisya,pak Albar terhanyut akan momen tersebut ia seakan merasakan cinta yang dulu hilang kini kembali namun ia kembali tersadar bahwa yang di depannya lilis,ia pun segera keluar dari kamar tersebut.


__ADS_2