Alisya & Albar

Alisya & Albar
Chapter 35


__ADS_3

Keesokan harinya, setelah selesai memandikan Gandar, Alisya bersiap siap untuk ke rumah pak Albar.


"Maa..ucap Gandar


"Iya sayang."ucap Alisya


"Kita mau kemana?.tanya Gandar


"kita akan ke rumah pak Albar dan gandar akan bertemu teman baru di sana." ucap Alisya


"Gandar tidak ingin teman baru Gandar hanya ingin mama." ucap Gandar yang memeluk Alisya yang ia kira pun ibunya.


Melihat Gandar seperti itu membuat Alisya bersedih teringat kembali Lilis.


"Anak papa kenapa.ucap pak Mayor yang tiba tiba datang.


"Gak papa mas.ucap Alisya lembut.


Setelah semuanya selesai mereka pun bergegas pergi,di perjalanan menuju rumah pak Albar,ia bertemu dengan Dony beserta para istri nya.


"selamat pagi pak.sapa Dony


"pagi don.ucap pak Mayor


"Dony ,Ani mana? kenapa tidak pergi?.tanya Alisya


"Dia sudah duluan,semenjak barsya di rumah pak Albar Ani lebih sering menghabiskan waktu nya di rumah pak Albar mengurus Barsya." ucap Dony


"Yaudah kita ke sana mungkin semuanya sudah nungguin kita." ucap pak Mayor.

__ADS_1


Sesampai di sana,Alisya yang melihat barsya sedang bersama Ani,ia sangat bahagia melihat anaknya.


"Pak.sapa pak Albar


"eh pak Albar selamat pagi." ucap pak Mayor


"pagi pak.ucap pak Albar


"Bagaimana keadaan nona Lilis?." tanya pak Albar yang melihat ke Alisya (Lilis) namun pertanya tersebut tidak di jawab oleh Alisya karna fokus melihat anaknya dari kejauhan.


"sayang..ucap pak Mayor lembut


"eh iya mas?." ucap Alisya


"Pak Albar bertanya bagaimana keadaan kamu."ucap pak Mayor


"Baik, Alhamdulillah baik." ucap Alisya


Setelah makanan selesai di hidangkan,mereka pun makan bersama, terlihat Alisya duduk bersama Pak mayor dan juga Gandar sedangkan pak Albar duduk di depan Alisya.


Alisya yang hendak mengambil laut yang tempatnya jauh dari ia duduk,pak mayor pun segera berdiri dan mengambilkannya.


"Terimakasih mas,tapi mas gak usah lakuin itu saya gak enak.ucap Alisya


"gak perlu gak enak saya suami kamu.ucap pak Mayor yang tersenyum ke Alisya


"Mama...ucap Gandar


"iya sayang..ucap Alisya lembut

__ADS_1


"Gandar mau di suapin." ucap Gandar


"oke.ucap Alisya yang segera menyuapi Gandar setelah Gandar di suapin,Gandar meminta agar Alisya menyuapi pak Mayor juga,mereka sempat menolak karna malu namun demi anaknya Alisya pun menyuapi pak Mayor,pak Albar yang melihat kemesraan mereka entah mengapa ia merasa cemburu dan membuat hatinya bimbang.


Setelah mereka makan bersama...


"Lilis, bersyukur kamu sudah semakin membaik, oh iya tentang barsya pasti kamu sudah tahu jadi akhir akhir ini saya lebih sering di sini.ucap Ani yang menghampiri Alisya


"iya pak mayor juga sudah menceritakan kepada saya." ucap Alisya


"boleh aku gendong barsya.ucap Alisya yang terlihat sudah tidak sabar memegang anaknya.


Setelah di persilahkan,Alisya segera menggendong dan memeluk anaknya dan menciumnya.


"(sayang mama kangen sama Barsya)" ucap Alisya dalam hati yang hendak menangis namun ia menahannya.


"seperti nya kamu sangat menyayangi Barsya." ucap Ani


"iyaa karna bagaimana pun nona Alisya teman terdekat kita jadi anaknya juga anak kita yang harus kita sayangi." ucap Alisya yang mencoba beralasan agar Ani tidak curiga.


"iya itu benar." ucap Ani.


"Semenjak semua orang tahu barsya anak Alisya dan pak Albar,si Ani itu semakin sering aja ke rumah pak Albar kita aja sebagai istrinya jarang ke sana." ucap Rani yang melihat Ani dan Alisya dari kejauhan


"Yah kamu kan tahu Barsya masih memerlukan sosok seorang ibu dan juga Ani yang merawat Barsya dari kecil yah wajar lah." ucap Mona


"Tetap aja, perempuan sama laki laki kalau semakin lama selalu bersama itu akan menimbulkan rasa." ucap Rani


"maksud kamu apaan si Ran?." Tanya Mona

__ADS_1


"Au ah mikir sendiri." ucap Rani


__ADS_2