Alisya & Albar

Alisya & Albar
Chapter 36


__ADS_3

Alisya diam diam masuk ke kamarnya, kamar yang ia rindukan dan juga kepada hewan peliharaannya yaitu moci dan juga Momo.


"Moci...Momo...panggil Alisya pelan.


Melihat Alisya tuan kesayangannya moci dan Momo tampah ragu mengenali Alisya,moci dan Momo segera berlarian menuju ke Alisya.


"Aku sangat kangen dengan kalian." ucap Alisya


"Apakah kalian baik baik saja, kamu pasti sedih semenjak saya tidak ada,manfaatkan Alisya yah.ucap Alisya


Setelah melepas rindu kepada moci dan Momo, Alisya kembali melihat lihat kamarnya. Alisya perlahan duduk di kasurnya memegang bantal yang pernah ia pakai bersama pak Albar membuat nya teringat akan kebersamaan tersebut.


Namun khayalan Alisya seketika terhenti ketika mendengar langkah kaki menuju kamarnya,ia pun segera bersembunyi di lemari bajunya. Alisya terlihat melihat seseorang namun ia tidak tahu siapa seseorang tersebut karna ia hanya bisa melihat kaki seseorang tersebut.


seseorang tersebut perlahan mendekati moci dan Momo kelinci kesayangan Alisya kemudian memberikan makanan kepada moci dan Momo, melihat hal tersebut Alisya mengira itu adalah pak Albar.


Setelah seseorang tersebut pergi,Alisya segera keluar dari lemari dan bernafas lega karna ia tidak ketahuan,ia pun bergegas pergi dari kamarnya.


"Mama...panggil Barysa yang melihat ke Alisya yang baru tiba membuat semua orang kebingungan.

__ADS_1


"Mungkin Lilis hampir mirip dengan nona Alisya membuat barsya teringat akan ibunya nona Alisya." ucap Sona


Mendengar Barsya memanggilnya mama membuat hati Alisya sangat senang. Ia yang hendak menggendong Barsya seketika di hentikan oleh Gandar yang merasa cemburu.


"Mama...hemm.ucap Gandar yang terlihat ngambek yang membuat semua orang tersenyum melihat kecemburuan Gandar terhadap Barsya.


"sayang..Gandar jangan ngambek dong,mama kan sayang sama gandar.ucap Alisya sambil mengelus kepala Gandar.


"Mama aku gak ngambek, Gandar tidak bisa ngambek sama mama .ucap Gandar yabg memeluk Alisya dan tersenyum begitupun Alisya.


"Gandar kamu lucu banget si,sama mama kamu aja sesayang itu apalagi sama calon istri nya nanti." ucap Sona yang tersenyum


"Nanti kalau Gandar sudah dewasa menikah dengan anak om yah,anak om cantik cantik tau, tinggal Gandar pilih yang mana Gandar suka." ucap Dony


"lalu maunya gimana?." tanya Dony


"Aku mau semuanya." ucap Gandar yang membuat semuanya tertawa.


"Waduhhh habis dong semua wanita di ambil Gandar ,nanti untuk Barsya gak ada." ucap Dony

__ADS_1


"biarin." ucap Gandar dengan tingkah lucunya membuat semua orang terhibur.


Mereka yang lagi asik berbincang bincang seketika Mendengar tangisan barsya dari dalam rumah, Alisya yang mendengar nya segera bergegas melihat barsya bersama Gandar.


Alisya melihat barsya terlihat lagi sendiri dan tak ada yang menjaganya,sehingga ia segera menggendong Barsya dan menenangkan nya.


"Barsya sayang kenapa kamu sendiri mana pak Albar dan juga Ani." ucap Alisya yang terlihat khawatir.


"Barsya..ucap pak Albar yang tiba tiba datang dan segera mengambil barsya dari gendongan Alisya.


"Kenapa barsya di tinggal kan sendiri." ucap Alisya


"Tadi bukannya Ani yang menjaganya tapi saya tidak tahu juga mengapa ia sendiri disini dan Ani kemana." ucap pak Albar


"Pak Albar, barsya.ucap Ani yang baru datang yang terlihat bersalah.


"maaf pak saya habis dari dapur mematikan api karna saya lupa,sekali lagi saya minta maaf." ucap Ani


"Iya gak papa." ucap pak Albar

__ADS_1


"lain kali kalau kamu ada kesibukan minta tolong ke orang untuk menjaga barsya tidak baik dia di tinggalkan sendiri,dia masih kecil atau kamu bisa meminta bantuan ke saya,saya siap menjaga Barsya." ucap Alisya


"iya sekali lagi saya minta maaf." ucap Ani.


__ADS_2