Alisya & Albar

Alisya & Albar
Chapter 21


__ADS_3

Semenjak kejadian kemarin, Alisya terus terbenung dan memikirkan sesuatu.


Untuk menghilangkan ke gelisah nya,ia pun ke rumah Ani.


"Nona,nona Alisya seperti nya masih memikirkan kejadian kemarin yah." Ucap Ani


"Saya hanya penasaran siapa yang melakukan itu dan untuk apa." Ucap Alisya


"Nona..jangan terlalu di pikirkan nanti nona sakit.ucap Ani


"Oh iya non,tahu nggak barsya mulai bisa merangkak.ucap Ani


"Benarkah." Ucap Alisya


"iya..ucap Ani yang segera memperlihatkan nya,Alisya pun segera menggendong Barsya, Barsya yang melihat Alisya dengan senyuman manis di wajahnya membuat Alisya merasa senang.


Pak Albar yang tak sengaja melihat Alisya dari rumah Ani, melihat istrinya yang sangat menyayangi Barsya anak Ani membuat nya tak tega melihat istri nya yang seperti nya hanya seorang anak yang mampu membuat nya tersenyum.


Keesokan harinya nya...


"Alisya jika kamu tidak lagi menganggap hubungan kita setidaknya kita tetap bisa sebagai adik kakak,saya mengenal kamu dari sejak SD, saya tahu kamu sedang menyembunyikan sesuatu,katakan saja kepada ku." Ucap Ronal


Alisya menghelai nafas panjang kemudian menceritakan semuanya dari awal. Ronal yang mendengar hal tersebut...


"Rahasia sebesar ini kenapa kamu menutupi nya." ucap Ronal

__ADS_1


"Iya aku minta maaf,aku merasa terpojok di lain sisi aku tidak bisa menceritakan ke orang aku takut terutama ke pak Albar." ucap Alisya


"Saran aku sebaiknya kamu memberitahukan semua ini ke pak Albar." ucap Ronal sambil menatap Alisya dengan serius.


Mendengar hal tersebut Alisya hanya terdiam dan masih memikirkan harus bagaimana dan langkah apa yang ia harus lakukan.


"Alisya kamu tidak perlu takut aku ada di samping kamu."ucap Ronal yang di balas Alisya dengan menganggukkan kepalanya.


Di rumah Vania pak Albar yang baru tiba segera menyapa dan menggendong anaknya tersebut. Sudah dua hari ia tidak pulang karna merawat Alisya.


"(Mas aku tahu kamu sangat mencintai Alisya tapi setidaknya apa tidak ada sedikit rasa untuk aku di hati kamu)."ucap Vania dalam hati sambil melihat pak Albar bersama anaknya Toni.


"Mas,mas malam ini di sini kan." ucap Vania


"Maaf Van sepertinya saya akan kembali ke rumah Alisya." ucap pak Albar yang membuat Vania terlihat tak menyukai hal tersebut yah tentu cemburu.


"Lihat itu lihat..ucap Rani sambil melihat ke Vania yang lagi menjemur pakaian.


"Vania?,kenapa dengan dia." ucap Mona


"Dia itu manusia berbulu domba dari penampilan nya aja kayak so lugu gitu." ucap Rani


"Emang ada manusia berbulu domba?." Tanya Mona


"itu perumpamaan Mona Lisa....ucap Rani yang geregetan dengan kepolosan Mona.

__ADS_1


"Gak baik tahu berbicara yang enggak enggak." ucap wanita lainnya


"iya nih lagian Rani suka aja ngurusin orang lain enggak ada kerjaan apa." ucap wanita lainnya.


"Kalau gak ada yang percaya yaudah gak penting juga kalian percaya atau tidak.ucap Rani yang segera pergi sambil mengibas rambut panjang nya.


"hemmm dari dulu Tani tidak pernah berubah selalu membicarakan orang lain." ucap wanita tersebut sambil melihat Rani dan Mona yang berlalu pergi.


Entah apa yang di pikirkan Alisya ia terus melihat pak Albar yang sedang memotong kayu, terlihat Alisya ingin mengatakan sesuatu namun ia selalu mengurungkan niatnya,pak Albar yang mengetahui hal tersebut segera bertanya..


"Sayang dari kemarin saya lihat kamu seperti ingin mengatakan sesuatu,jika ada sesuatu bilang saja tidak perlu merahasiakan nya." Ucap Pak Albar


"Tapi mas.. bagaimana kalau rahasia yang saya sembunyikan itu sangat besar apakah mas akan marah dan benci kepada saya." Ucap Alisya


"Rahasia sebesar apa si yang bisa membuat aku marah, tidak ada, mana bisa aku marah kepada istri kecilku ini." ucap pak Albar sembari mencubit hidung Alisya


"mm..mas sebenarnya..ucap Alisya


"Pak Albar." Teriak salah satu lelaki dari kejauhan.


"Boni ada apa?." tanya pak Albar


"itu pak di sana,meninggal..ucap Boni yang belum bisa melanjutkan ucapannya karna capek habis lari.


"Siapa yang meninggal?." Tanya pak Albar dengan penasaran.

__ADS_1


"Siapa yang meninggal Boni?." Tanya Alisya


__ADS_2