
Lee Ryder membanting keras meja kerjanya ketika membaca undangan dari Chris Fulham.
Kedua sorot mata Lee Ryder benar-benar terlihat sangat marah saat dia mengingat kejadian yang terjadi di Cafe Coffee kemarin.
Lee Ryder menggertakkan gerahamnya seraya menatap tajam kearah undangan yang tergeletak di atas meja kerjanya.
"Chris Fulham !", gumam Lee Ryder emosi.
Tangan Lee Ryder mengepal erat lalu menghubungi anak buahnya untuk datang ke dalam mansion.
"Apa yang diinginkan oleh Chris Fulham sebenarnya ? Dan kenapa dia terus memburuku serta Margot Evans...", ucapnya.
Lee Ryder menyandarkan kepalanya ke bahu kursi kerjanya seraya memejamkan kedua matanya.
Beberapa menit kemudian...
Datang seorang pria berpakaian hitam ke ruangan kerja Lee Ryder lalu berdiri tegak menghadap ke arahnya setelah memberi hormat.
"Kau tahu ulah Chris Fulham yang mengundang wartawan ke Cafe Coffee hanya untuk mencari masalah, bukan", kata Lee Ryder.
"Iya, tuan", sahut pria itu.
"Kemarin dia mengantarkan undangan kepada ku agar aku datang ke acara festival yang dia adakan di resort Disneyland", ucap Lee Ryder.
Lee Ryder mengetuk-ngetuk meja kerjanya dengan menggunakan undangan serta menundukkan pandangannya.
"Chris Fulham juga mengundang Margot Evans untuk ikut lomba pada festival, menurut mu ? Apakah ini harus aku terima ?", kata Lee Ryder.
"Saya rasa sebaiknya anda tidak merespon undangan dari Chris Fulham yang saya rasa hanya merupakan sebuah tantangan agar anda meladeni permainannya", sahut pria itu tegas.
"Menurut mu ini adalah tantangan ?", kata Lee Ryder.
"Saya rasa begitu pendapat saya, tuan", sahut pria itu serius.
"Bagaimana jika kita menerima tantangan darinya, Mario ?", kata Lee Ryder.
"Apa tidak beresiko tinggi ? Saya tidak takut tapi saya agak sedikit mencemaskan jika keadaannya justru berbalik menyerang anda, tuan Lee Ryder", sahut pria yang bernama Mario.
"Jika keadaannya akan seperti itu lalu bagaimana lagi !? Menolak undangannya sama saja dengan lari dari tantangannya jika dia memang bermaksud demikian tapi menerima undangannya juga tidak bisa lepas dari serangan yang telah dia susun dan dia rencana kan untukku...", kata Lee Ryder.
"Seperti dua mata pedang yang sama-sama tajamnya, lari bukan berarti bebas dari kejarannya dan menerima juga sama saja meletakkan kepala kita sebagai taruhannya", sahut Mario.
"Sama-sama memiliki resiko masing-masing", ucap Lee Ryder.
"Benar, tuan", sahut Mario.
__ADS_1
"Tapi aku sangat penasaran dengan rencana Chris Fulham, kenapa dia terus mengincar ku hingga detik ini ?", kata Lee Ryder sambil berpikir.
"Apa sebelumnya anda dan Chris Fulham memiliki persaingan bisnis ?", tanya Mario, anak buah Lee Ryder.
"Seingat Ku tidak ada persaingan ketat antara kami tapi yang aku tahu ada proyek ekspansi yang sedang dikembangkan oleh pemerintah pusat yang melibatkan banyak pengusaha untuk mendapatkan tender tersebut", sahut Lee Ryder.
"Apa anda ikut didalam proyek ?", tanya Mario.
"Aku hanya ditawari sebagai investor pada proyek tapi tidak ikut dalam pengembangan proyek pemerintah pusat karena bagiku tidak menguntungkan", sahut Lee Ryder.
"Apa Chris Fulham ikut serta dalam investasi yang mungkin saja hal itulah yang memicu persaingan diantara anda semakin runcing, tuan !?", kata Mario.
"Aku juga tidak tahu pastinya dan informasi yang aku dapat bahwa Chris Fulham sedang mengembangkan produk baru senjata api, mungkin saja itu berkenaan dengan tender yang dikeluarkan oleh pemerintah pusat", ucap Lee Ryder.
"Hmmm..., semuanya tidak ada yang berkaitan dengan anda bahkan sangat jauh sekali dari urusan pekerjaan dan bisnis, ini aneh sekali...", sahut Mario.
"Itulah yang saat ini selalu aku pikirkan dan aku sendiri tidak mengerti apa kesalahan yang telah aku lakukan padanya !?", kata Lee Ryder.
"Benar-benar sangat sulit untuk dipahami motif Chris Fulham tapi sebaiknya anda tetap berhati-hati dengan sikapnya karena sewaktu-waktu dia dapat memukul telak anda, tuan", ucap Mario.
"Aku tahu itu, hal yang menggangu pikiran ku saat ini adalah Margot Evans karena Chris Fulham juga mengejarnya", kata Lee Ryder.
"Jelas permasalahannya bahwa Chris Fulham hanya ingin mengacaukan kehidupan anda dan motifnya saya kira untuk kepuasannya saja", sahut Mario.
"Mungkin...", sahut Mario.
"Jika motifnya hanya bersenang-senang untuk apa dia harus memanggil wartawan karena dia bisa melakukan hal lainnya jika dia ingin sekedar mengganggu ku", kata Lee Ryder.
"Memanggil wartawan sama saja dengan Chris Fulham ingin menunjukkan kepada anda bahwa dia benar-benar menantang anda dalam permainannya, tuan", sahut Mario.
"Karena dia tahu kalau aku paling tidak suka jika kehidupan pribadi ku di sorot tajam oleh media", kata Lee Ryder.
"Benar sekali, mengundang wartawan sama halnya dia menabuhkan genderang perang karena dia jelas-jelas tahu kalau anda tidak menyukai media meliput kehidupan pribadi anda, tuan Lee Ryder", sahut Mario.
"Dia sengaja menarik pelatuk untuk menembakkan peluru artinya dia ingin aku membalas perbuatannya dan menjadi marah", kata Lee Ryder.
"Tepatnya dia ingin anda hancur, tuan Lee Ryder", jawab Mario.
"Menarik...", sahut Lee Ryder seraya mengangkat kedua alisnya ke atas.
Lee Ryder lalu berpikir serius kata-kata yang dia ucapkan dan Mario utarakan mengenai Chris Fulham.
Motif apa yang ada dibalik semua perbuatan Chris Fulham kepadanya yang terus-menerus berusaha memerangi dirinya.
"Setidaknya jika dia berhasil membuat anda marah atau ibaratnya anda terpancing emosi akan kelakuan Chris Fulham kepada anda maka wartawan segera meliput berita antara perseteruan anda dengan Chris Fulham", kata Mario.
__ADS_1
"Sama artinya dia sengaja ingin menjebak ku masuk ke dalam perangkapnya dan dia langsung segera memberitahukan kepada para wartawan untuk mendapatkan berita tersebut", ucap Lee Ryder.
"Benar sekali, tuan !", sahut Mario.
"Hmmm... !?", gumam Lee Ryder sambil mengetuk-ngetuk meja kerjanya.
"Sekarang apa yang harus saya lakukan ?", kata Mario.
"Aku ingin kamu mengajak Margot Evans berbelanja gaun untuk dikenakan oleh nya menghadiri undangan festival yang diadakan oleh Chris Fulham", ucap Lee Ryder.
"Anda bermaksud menerima ajakan undangan dari Chris Fulham !? Bukankah akan semakin menambah suasana menjadi runyam, tuan ?", kata Mario.
"Biarkan saja dia memainkan dadunya dan ijinkan dia selalu memenangkan game ini sampai dia sendiri merasa bosan dan lelah", sahut Lee Ryder.
"Tapi anda memakan umpannya, tuan Lee Ryder !? Bukannya menghindarinya agar menjauh dari jebakannya, saya benar-benar tidak mengerti", kata Mario.
"Sudah aku katakan biarkan permainan ini berjalan sesuai keinginannya agar aku tahu seberapa kuatnya dia giat memburu ku", sahut Lee Ryder.
"Semakin anda masuk ke dalam permainan Chris Fulham maka semakin giat dia memainkan peran nya. Dan anda akan segera cepat dapat melihat se-gigih apa pria bernama Chris Fulham mengejar anda", kata Mario.
"Dan kamu tahu sebagai salah satu pengawal pribadi ku, apa yang harus kamu lakukan untuk menjaga ku, bukan ?", ucap Lee Ryder.
"Tentu, tuan Lee Ryder", sahut Mario.
"Baiklah, segeralah berangkat dan temani Margot Evans berbelanja beberapa gaun cantik untuk dia pentas nanti", kata Lee Ryder.
"Pentas !?", sahut Mario.
Mario berdiri terdiam saat dia hendak melangkahkan kedua kakinya ke arah pintu keluar ruangan.
"Iya, pentas menyanyi, lomba menyanyi yang diadakan pada festival nanti, bukankah Chris Fulham menginginkan Margot Evans sebagai perwakilan ku ikut serta dalam ajang pertunjukan lomba menyanyi", kata Lee Ryder.
"Anda menyuruh nona Margot Evans mengikuti lomba menyanyi itu !? Apa anda tidak salah melakukannya, tuan ?", sahut Mario.
"Kenapa !?", tanya Lee Ryder.
"Bagaimana jika tuan besar Won Shik Lee mengetahuinya, putri kesayangannya harus bertanding demi membela anda, tuan Lee Ryder ???", sahut Mario.
"Bukan pertandingan gulat, ini hanya lomba menyanyi..., tidak ada salahnya jika Margot Evans mencobanya...", kata Lee Ryder.
"Ya, Tuhanku... !?", ucap Mario.
Lee Ryder memberikan Mario sebuah kartu ATM untuk berbelanja karena dia ingin Margot Evans tampil cantik dan sempurna pada acara festival nanti di resort Disneyland yang diselenggarakan oleh perusahaan milik Chris Fulham.
Tidak peduli berapa banyak jumlah uang yang akan Lee Ryder habiskan untuk menerima tantangan dari Chris Fulham bagi dia yang terpenting Margot Evans dapat tampil memukau semua orang pada pertunjukan lomba menyanyi.
__ADS_1