ANAK GENIUSKU

ANAK GENIUSKU
Bab 62


__ADS_3

Mobil Jeep hitam berhenti tepat di dekat sebuah pelataran bangunan megah dari salah satu butik fashion terkenal di dunia.


Jhon memarkirkan mobil Jeep hitam dekat butik agar Margot Evans dan Aaron Lee dapat mudah turun dan cepat berjalan menuju ke butik.


Tampak Jhon turun lalu berlari kecil menghampiri pintu mobil Jeep yang terletak di belakang.


Jhon membukakan pintu mobil Jeep untuk Margot Evans.


"Terimakasih Jhon...", ucap Margot Evans.


Gadis bermata indah itu segera keluar turun dari dalam mobil Jeep ketika pintu mobil terbuka lebar.


"Sama-sama, nona Margot Evans", sahut Jhon.


Muncul Aaron Lee dari dalam Jeep, menyusul Margot Evans yang turun mendahuluinya serta berdiri di dekat sisi lain mobil.


Dilihatnya Margot Evans yang menunggunya untuk masuk ke dalam butik.


Aaron Lee meraih tangan Margot Evans saat mereka hendak melangkahkan kaki menuju butik yang jaraknya hanya beberapa langkah dari mereka.


"Margot, apakah kau akan belanja banyak di butik ini ?", tanya Aaron Lee.


"Kenapa kau menanyakannya ?", sahut Margot Evans.


"Aku ingin sekali membeli Donat kentang", ucap Aaron Lee.


"Donat kentang !?", kata Margot Evans.


"Iya...", jawab bocah kecil itu sambil menganggukkan kepalanya.


"Kenapa harus sekarang kamu menginginkan donat kentang ? Karena aku harus segera membeli gaun baru untuk tampil di acara lomba nanti, Aaron Lee", sahut Margot Evans.


"Aku ingin Donat kentang, Margot", rengek Aaron Lee.


Margot Evans terdiam sejenak sambil menatap ke arah Aaron Lee yang menggoyang-goyangkan tangannya saat dia menggandeng tangan Margot Evans.


"Bagaimana jika kita membelinya setelah aku membeli gaun baru untuk lomba di festival ? Setelah itu kita pergi mencari toko yang menjual Donat kentang kesukaan mu", ucap Margot Evans.


Margot Evans mencoba membujuk Aaron Lee yang merengek meminta untuk membeli Donat kentang sedangkan toko penjual khusus Donat kentang tidak berada di dekat area butik.


Terlihat Aaron Lee yang masih merengek agar keinginannya terpenuhi.


"Ayolah, Margot ! Belikan aku Donat kentang !", kata Aaron Lee.


"Aduh..., Aaron Lee..., ini sangat mendesak karena waktu ku tak banyak untuk membeli gaun baru ditambah lagi dengan harus mencari toko Donat kentang...", sahut Margot Evans.


"Tapi, Margot...", ucap Aaron Lee.


Margot Evans lalu menoleh ke arah sekelilingnya tapi dia tidak menemukan toko khusus yang menjual Donat kentang di area butik.


Gadis cantik itu kembali menatap Aaron Lee yang memandangi dirinya dengan penuh iba.


"Ayolah, Margot... !", kata Aaron Lee.


"Hmmm... Bagaimana ya !? Aku jadi bingung, Aaron Lee... !?", jawab Margot Evans.

__ADS_1


"Ayolah... Margot... !!!", rengek Aaron Lee.


Margot Evans memalingkan wajahnya ke arah Jhon yang masih berdiri di dekat mobil Jeep lalu dia memiliki ide.


"Jhon !", panggil Margot Evans.


Jhon yang namanya dipanggil langsung berjalan cepat ke arah Margot Evans.


"Ada apa nona memanggil saya ?", tanya Jhon.


"Mmmm..., begini... Aaron Lee meminta padaku untuk membelikan sekotak Donat kentang, dapatkah kau menolongku, Jhon ?", sahut Margot Evans.


"Donat kentang !?", ucap Jhon.


Jhon menjawab sambil melirik diam-diam ke arah Aaron Lee yang merupakan putra tunggal bosnya.


"Dimana saya harus membeli Donat kentang itu, nona Margot ?", lanjut Jhon.


Jhon sadar bahwa Aaron Lee merupakan bos kecilnya dan dia harus menjalankan perintah dari bocah kecilnya meski umurnya masih lima tahun.


"Aku juga tidak tahu karena aku belum pernah datang ke tempat ini maupun ke Anaheim sebelumnya", kata Margot Evans.


"Sebentar...", ucap Jhon.


Jhon lalu mengeluarkan ponsel pribadinya dari dalam saku jasnya kemudian terlihat serius saat dia melihat ponsel miliknya.


"Apa yang kau lihat di ponsel mu, Jhon ?", tanya Margot Evans.


Saat dia melihat pria kekar didepannya sedang memperhatikan ke arah ponsel pribadinya.


"Oh !? Ternyata kau juga tidak paham dengan daerah sini...", kata Margot Evans.


"Hmmm..., bukan tidak paham daerah sini melainkan saya tidak pernah membeli Donat kentang secara khusus untuk saya pribadi karena itulah saya tidak tahu tentang toko Donat...", sahut Jhon.


"Mengerti dan cukup dimengerti tapi apa kau sudah menemukan toko khusus yang menjual Donat kentang ?", tanya Margot Evans.


"Masih dicari...", sahut Jhon yang sibuk memperhatikan ke arah ponsel pribadinya.


"Jika kau sudah menemukan toko khusus yang menjual Donat kentang itu, aku meminta tolong padamu untuk menemani Aaron Lee kesana", kata Margot Evans.


Pandangan Margot Evans teralihkan perhatiannya kepada Aaron Lee yang masih berdiri didekatnya sedang menggenggam erat tangannya.


"Baik, nona", sahut Jhon.


Jhon menyahut dengan menganggukkan kepalanya sedangkan kedua tangannya sibuk mengotak-atik ponsel pribadinya.


"Aaron Lee...", panggil Margot Evans.


Gadis cantik itu melanjutkan ucapannya kepada Aaron Lee.


"Kau pergi lah dengan Jhon karena aku harus membeli gaun baru untuk acara lomba festival nanti, waktu yang kita miliki tidak cukup untuk pergi secara bersama-sama", ucap Margot Evans.


"Pergi bersama dengan Jhon !?", kata Aaron Lee.


Tatapan Aaron Lee beralih cepat ke arah Jhon dan mendadak raut wajah bocah lima tahun itu langsung berubah drastis.

__ADS_1


"Aku ingin kau menemaniku, Margot", sambung Aaron Lee.


"Tidak mungkin, sayang... Aku harus segera membeli gaun baru jika kita tidak segera membelinya maka kita tidak punya waktu untuk datang ke festival...", sahut Margot Evans.


Aaron Lee terdiam saat Margot Evans berkata kepadanya dengan wajah serius.


"Tapi...", ucap Aaron Lee.


"Dengarkan aku, Aaron Lee ! Bukankah kau juga menginginkan aku menang pada festival menyanyi dan membuktikan pada Chris Fulham yang merupakan pesaing berat ayahmu kalau aku dapat ikut lomba serta tidak takut pada tantangannya !?", kata Margot Evans.


"Yah..., aku tahu itu... !?", jawab Aaron Lee.


"Karena kau sudah memahami maksud ucapan ku maka biarkan aku berbelanja gaun baru untuk dipakai tampil di acara lomba festival dan kau pergilah dengan Jhon membeli Donat kentang", kata Margot Evans.


Aaron Lee menundukkan pandangannya kemudian kembali menatap Margot Evans.


Namun, tatapan bocah kecil itu benar-benar sangat penuh iba sehingga membuat hati Margot Evans tidak tega saat melihatnya.


"Ayolah, Aaron Lee ! Jangan melihat ku seperti itu !'', kata Margot Evans.


Bocah lima tahun itu tetap diam sembari menggenggam erat tangan Margot Evans.


"Pergilah bersama Jhon dan belilah Donat kentang sebanyak-banyaknya selagi ada waktu sekarang", kata Margot Evans.


Margot Evans menoleh ke arah Aaron Lee lalu bertanya kepada pria kekar itu.


"Bagaimana Jhon, sudahkah kamu menemukan toko khusus yang menjual Donat kentang itu disekitar sini ?", tanya Margot Evans.


"Sudah ketemu, jaraknya tidak jauh dari lokasi butik ini, nona Margot", sahut Jhon.


"Baiklah, Jhon ! Segera pergilah ke sana dan belilah beberapa kotak Donat kentang untuk Aaron Lee ! Dan jangan lupa untuk membeli minumannya karena akan kita bawa langsung ke tempat festival diadakan di resort Disneyland", kata Margot Evans.


"Baik, nona Margot Evans", sahut Jhon.


"Aaron Lee, sekarang ikutlah dengan Jhon untuk membeli Donat kentang. Dan belilah sebanyak-banyaknya Donat kentang untuk kita karena saat di festival nanti kita tidak tahu kapan kita dapat keluar membeli makanan", ucap Margot Evans.


Aaron Lee melepaskan pegangan tangannya saat Jhon menggendongnya.


"Aku akan kembali membeli banyak kotak Donat kentang untuk kita, Margot", sahut Aaron Lee.


"Ya, anak pintar !", kata Margot Evans.


Margot Evans menganggukkan kepalanya seraya tersenyum kepada Aaron Lee sebelum bocah lima tahun itu pergi bersama dengan Jhon untuk membeli Donat kentang.


Mereka saling melempar senyum serta saling melambaikan tangan ketika mereka berjalan ke arah berlainan.


"Daaaghhhh, Margot !!!", ucap Aaron Lee sambil melambaikan tangannya.


"Daaaghhhh, Aaron Lee !!!", sahut Margot Evans membalas lambaian tangan bocah lima tahun itu dengan ramah. "Hati-hati di jalan !!!", sambungnya.


Margot Evans melangkah ke arah butik yang ada di depannya sedangkan Jhon membawa Aaron Lee ke mobil Jeep untuk pergi membeli Donat kentang.


Mereka bertiga berpisah di area pelataran butik yang luas.


Tampak mobil Jeep bergerak cepat meninggalkan area butik menuju ke lokasi toko Donat kentang sedangkan Margot Evans telah menghilang dari pandangan saat dirinya memasuki butik.

__ADS_1


__ADS_2