Andai Kau Tau Rasaku

Andai Kau Tau Rasaku
Kekasih Bayangan


__ADS_3

" Ini aku yank, Al kamu ."


Ku pandangi mata itu, mencoba mencari jawaban dari rasa bingung dan tak percaya yang mendera ku. Dia AL!! kekasih bayanganku ??


Dia seperti menyadari keterkejutanku, digenggam tangan ini sembari tersenyum.


" Maaf ya, membuat kamu kaget. Dengan cara begini aku mengenalkan diriku " Dia menunduk, tak ada kata yang keluar dari mulutku. Aku benar-benar terkejut dan tak percaya.


" Sebenarnya dari tadi aku bingung harus dengan cara apa mengenalkan diriku agar kamu tak terkejut seperti ini. Maafkan aku yank ."


Spicleess, ini benar-benar kejutan yang luar biasa. Mimpikah aku ?.


Jujur saja aku bingung harus menyikapi keadaan ini, semua rasa bercampur jadi satu. Rasa bahagia, sedih , terharu, bingung dan takut . Aku tak tau harus mengexpresikan yang mana,rasa takut lebih dominan menjarahi seluruh relung hati dan jiwaku . Takut terluka untuk kesekian kali.


" Hey, sayank kenapa bengong sih ."


" Kamu beneran AL ."


" Iya ini aku AL, aku datang menepati janjiku padamu yank. Bukankah aku sudah bilang, kalau dalam minggu ini aku akan datang menemuimu? " Digenggamnya tanganku untuk manyakinkan


" Hey, kok bengong " Coleknya


" Sayank, jangan nakuti lah. Bicaralah sayankku, jangan diam begini. Aku takut lo ."


" Kamu beneran AL, yang suka kirim pesan itu kan ? ." Dia hanya mengangguk.


Aku kembali diam, jujur aku terkejut. AL adalah boss ku?, menghadapi Rio dan Kak Andra aja aku belum ketemu caranya . Ditambah lagi ini boss ku huff


" Aku tau kamu kaget yank, tapi sungguh tak ada maksud lain.Aku sendiri bingung mau memulai dari mana ." AL memelukku


" Maaf kan, maaf atas kebodohanku ini membuat kamu kaget. Maaf untuk yang terjadi hari ini ."


" Ini bukan mimpi,aku hadir di depanmu sekarang, ini aku yank . AL kamu ." AL menangkup wajahku mencoba untuk meyakinkan dan menyadarkanku dari situasi rumit ini. Situasi hati yang aku alami.


Aku hanya mampu mengangguk tanda mengerti. AL kembali memelukku. Aku tidak tau bagaimana mengexpresikan sikapku sekarang.


°°°°°


" Pagi sayankku ."


Eh astaga, masih pagi Al nongol di tempat kost ku. Hanya memakai baju casual. Gak kekantorkah? kenapa santai sekali


" Pagi ." Mencoba terbiasa dan berdamai dengan keadaan .


" Ayo . "


" Kita mau kemana?. Tersenyum sambil memasangkan helm dikepalaku


" Sayank maunya kemana?, jalan-jalan kah? "


" Ih, aku serius, mau berangkat kerja ini ."


" Iya kita berangkat kerja yank, aku sengaja menjemputmu ."


" Tapi...."

__ADS_1


" Ada pakaian ganti dikantor, aku sudah menyuruh Aa Vin menyiapkannya ."


Antara ragu dan canggung. Kenapa pakai motor sih, motor sport lagi


" Pakai jaketku " Ucapny sambil melepas jaket kulit yang menempel di badannya .


Kenapa dia cakep sekali pagi ini, keren. Aku terpesona


Sedikit canggung aku naik, mungkin Al geregetan dengan tingkahku. Dia menarik tanganku dan melingkarkannya di perutnya. Harum, kata yang pertama muncul saat hidung ini menyentuh punggungnya.


Aku terhanyut, aku pasrah dengan perasaan yang membawaku terbang. Kembali setan dalam hatiku berkata, kesempatan tidak akan datang dua kali.


Setelah menempuh jarak empat puluh lima menit kami sampai, tak urung perasaan tidak rela melepas pelukan tangan yang melingkari perutnya aku rasakan ." Kenapa cepat sekali sampai sih " Gerutu hatiku tak terima


Segera aku turun, melangkah lebih dulu setelah melepas helm yang aku pakai. Aku tak ingin ada yang melihat kami dan membuat gosip yang membuat ku pusing nantinya


" Mau kemana sih, buru-buru amat ? "


Al meraih tanganku menariknya agar kembali mendekat padanya.


Astaga Al tak taukah kamu, aku sedang berperang melawan hati dan perasaanku saat ini.


Aku mencoba untuk membentengi diriku dan hatiku, aku tidak mau terluka lagi.


" Mau masuk Al ."


" Kenapa buru-buru, kita masuk bareng ." Al mengandeng tanganku berjalan beriringan memasuki lobi kantor


" Al, nanti ada gosip " Bisikku sambil berusaha melepas genggaman tangannya


" Gosip apa?, biarkan saja aku tak peduli. Kamu pacarku gak ada urusan sama mereka " Tegasnya


Al tak taukah kamu, aku bahagia dan juga sedih sekarang. Rasa takut kembali menjalar diseluruh ruang hatiku.


Al masih kah kamu akan bilang aku pacarmu nanti, suatu hari nanti saat keluarga kamu tau aku yang berjalan disisimu Al.


Jika Rio sepupumu harusnya kamu pun tau hubungan kami yang berjalan 4 tahun itu.


Astaga baru memikirkannya saja aku sudah ketakutan, takut akan rasa sakit yang akan kembali aku rasakan nanti.


" Pagi ."Sapanya pada teman-teman yang kami lewati, aku hanya tersenyum. Yakin aku akan ada gosip tentangku pagi ini. Huff, kau membuatku dalam masalah Al


" Eh, Al ruanganku terlewat ."


" Ikut aku dulu "


" Tapi Al..."


" Jangan membantah ya sayank, aku gak suka " Astaga bagai kucing manis aku hanya menuruti langkahnya membawaku


" Masuklah. " Kembali ke ruang ini lagi, batinku.


" Tunggu sebentar yank jangan kemana-mana!! Aku mau ganti pakaian dulu " Aku hanya mengangguk mengiyakan.


Aku melihat Al masuk ke balik rak buku dibelakang meja kerjanya. Eh, apa ada ruangan disana, kok aku penasaran ya .

__ADS_1


" Permisi pak ." Aku menoleh terkejut mendengar ketukan di pintu, membuyarkan lamunan dan hayalanku yang menari-nari indah diotak kecilku pagi ini


" Iya, silakan." Ucapku setelah membuka pintu


Aku melihat keterkejutan Mbak Wati melihat keberadaan ku dalam ruangan Al.


" Ini taruh mana ya mbak ? " Tanyanya sambil menunjuk bungkusan yang dia tenteng.


" Pesanan Pak Al ya mbak ."


" Iya, tadi pak Al nelfon nyuruh pesankan ini mbak "


Aku menerima tentengan bungkusan yang diberikan Mbk Wati.


" Makasih ya Mbk"


" Sama-sama mbk, saya permisi ya"


Angguknya, aku tersenyum dan membalas anggukannya.


" Sudah datang ya" Al kau selalu saja mengagetkanku.


Dia mengambil alih bungkusan dan kembali menggandengku ke arah sofa.


" Temani aku sarapan ya " Aku hanya mengangguk


" Banyak sekali, ada 5 bungkus" Aku menoleh


" Emang habis ini Al ? "


" Cuma dimsum, kita berdua pasti bisa menghabiskan ini semua "


" Tapi aku sudah sarapan tadi Al "


" Aku liat kok, roti dan segelas susu coklat. Makanya aku pesan dimsum aja ."


Astaga sebenarnya dia sudah berapa lama berada di halaman kost ku tadi sih.


Hakau, siomay, kembang tahu, siu pao dan lo mai kai


" Kamu belum sarapan? emang kenyang ini ?" Tanyaku ragu


" Nanti kalau laper agak siang pesan lagi yank, sementara makan ini dulu "


Dia mengambil hakau dimsum berisi udang itu kesukaanku.


" Makanlah!! " Dia menyodorkan hakau itu ke mulutku


" Aku bisa sendiri Al ."


" Kelamaan, kamu terlalu banyak melamun yank. Jangan paksakan otak kecilmu itu berfikir terlalu keras, nanti kamu stress ."


Kembali dia menyuapiku, kali ini lo mai kai yang mendarat indah di mulutku.


Next ya genk...

__ADS_1


lagi buntu nih otak ..belum dapat ide wkwkkwkkk


Mohon dukungannya. Like komen dan rate ya genk's . Thanks and love you all


__ADS_2