Andai Kau Tau Rasaku

Andai Kau Tau Rasaku
Masa lalu part 3


__ADS_3

Viandra


" Pagi sayank"


" Pagi Abi."


" Hey, kenapa sembunyi?."


" Malu Bi."


" Malu sama siapa? hey sayang hadap sini."


" Tidak mau Bi." Lidya semakin membenamkan dirinya dibalik selimut.


" Baiklah kalau begitu biar Abi yang masuk."


" Ha, masuk kemana Bi?"


" Menemanimu dalam selimuta sayank."


" Ih Abi jahil, Lid malu Bi."


" Kemarilah! mendekat sini Yank."


Viandra menarik lembut tubuh Lid yang bergelung selimut mendekat kearahnya. Mendekap erat dan melabuhkan ciuman sayank.


" Abi laper istriku, apa kamu tega membiarkan suami gantengmu ini kelaparan?.


" Ah maaf Bi, Lid mandi dulu ya baru bikin sarapan."


" Yakin?"


" Yakin Bi, Lid akan masak yang enak untuk Abi."


Lidya segera membuka selimut dan segera beringsut turun dari ranjang, Dia melupakan kedaan dirinya.


"Ahh." Lidya kembali menarik selimut untuk menutupi tubuhnya


" Hahaha, kau lucu sayang. Kemarilah kita mandi bersama."


Tanpa menunggu jawaban dari Lidya Vin segera menggendong dan membawanya ke kamar mandi.sambil tersenyum melihat Lid yang sibuk menyembunyikan wajahnya.


°°°°°


Kailandar


" Ayy maaf Aku tidak tau, maafkan Aku Ayy."


" Tidak apa-apa Yank, Aku memang ingin menceritakannya padamu."


Aku menunduk menyesali pernyataanku tadi, sungguh Aku tidak tau kebenarannya akan lebih menyakitkan.

__ADS_1


" Queen, dulu mama tinggal di rumah keluarga Rio. Waktu itu Ayah masih mencari lokasi dan tenaga kerja untuk membangun hotel 1. Namun dalam usahanya itu Ayah terpikat dengan wanita, dan sayangnya wanita itu istri teman Ayah sendiri."


" Ayah melakukan kesalahan fatal yang tidak bisa dimaafkan, waktu itu Aku masih 5 tahun dan tinggal bersama nenek sementara waktu sambil menunggu usaha Ayah berkembang."


" Waktu itu Ayah pulang sebulan sekali kerumah nenek, awalnya Kami tidak ada yang curiga. Namun entah naluri Mama yang tajam atau memang naluri seorang istri yang bisa mencium gelagat aneh suaminya. Mama pada akhirnya pergi menyusul Ayah tanpa memberitahu terlebih dahulu."


Aku hanya diam terpaku mendengar cerita AL, Sungguh Aku tidak pernah menduga bahwa Om Rahma menyimpan scandal yang besar dalam cerita hidupnya.


Keluarga terpandang dan disegani memiliki cerita yang pelik, andai di saat itu Aku ada mungkin Aku akan menjadi saksi kisah itu. Usia AL masih 5 tahun itu artinya Aku dan Rio belum hadir.


" Niat awal Mama ingin memberi kejutan namun apa daya mala Mama yang dibuat terkejut seterkejut kejutnya, Ayah tega mendua bahkan mencoreng namanya sendiri dengan mengambil istri temannya."


" Mama waktu itu mencoba tegar Yank, namun sekali lagi ketegaran Mama diuji dengan berita hamilnya wanita itu. Maaf sayank Aku membenci Dia karnanya Aku harus kehilangan Mama yang paling baik, bahkan untuk menyebut namanya pun Aku tidak mau lagi Yank."


AL memelukku, melabukan kepalanya dipundakku, Aku bisa merasakan AL menangis dalam diamnya. Keterkejutanku berlanjut dan bertubi-tubi tak percaya namun itu nyata. Andai saja bukan AL sendiri yang menceritakannya mungkin Aku tidak akan pernah mempercayainya.


Mungkin kenangan-kenangan buruk itulah yang membuat AL menjadi pribadi yang tertutup, AL lebih suka menceritakan masalahnya hanya pada angin dan kesendiriannya.


°°°°


Raga


" Assalamualaikum, Sal ada acara tidak sabtu besok?."


"Wa'alaikumsalam, kebetulan Salma lagi kosong Kak. Kalau hari minggunya mala sibuk kayaknya."


" Oh iya, em Sal boleh tidak Kakak minta tolong?."


" Hari sabtu besok sore kayaknya Kakak mau pulang ke rumah, rencana paginya mau belanja dulu gitu. Tapi Kakak tidak ada teman ini, Salma kalau tidak ada acara bisa nemenin Kakak belanja tidak, mau beliin oleh-oleh buat Eko dan Ibu."


" InsyaAllah bisa Kak, pagi nya jam berapa ya Kak. Salma masih ada perlu sekitar jam 8 pagi Kak."


" Jam 10 gimana? masih sibukkah?"


" Oh jam segitu sudah selesai kayaknya Kak, baiklah bisa Kak."


" Ok deh makasih ya Sal, besuk Kakak jemput ya."


" Iya Kak, sampai ketemu besok."


" Assalamualaikum."


" Wa'alaikumsalam."


°°°°°


Viandra


" Bi, maaf Lid hanya bisa masak sedikit itupun yang simpel-simpel saja. Kalau yang berat-berat Lid belum bisa Bi."


" Tak apa sayank, ini juga sudah enak kok. Kalau senggang nanti bisa belajar masak ya!."

__ADS_1


" Iya Bi, oh ya Bi katanya Yana pinter masak ya. Kalau Lid mau belajar sama Dia kira-kira mau tidak ya Bi?"


" Kok kamu tau Yana pinter masak Yank, siapa yang kasih tau?"


" Maaf Bi waktu itu Lid tidak sengaja mendengar Abi berbicara pada AL kalau masakan Yana enak, maaf Bi."


Lidya menunduk takut, karna selama ini Viandra sangat sensitif jika itu berhubungan dengan Yana. Dia tau suami gantengnya itu menaruh hati pada Yana, oleh sebab itu dia tidak yakin saat Viandra meminta acara pernikahannya dipercepat.


" Tak apa sayang, memang benar kok Yana sangat pintar masak.Dia bisa masak macam-macam masakan dan semuanya enak. Coba besok atau lusa sayang telfone Dia katakan kalau sayang mau belajar masak sama Dia ya."


" Iya Bi makasih banyak, Lid kira tadi Bi mau melarang Lid."


" Jangan suka berprasangka sayank, itu tidak baik. Mulai sekarang usahakan selalu berfikir positif ya." Lidya tak mampu lagi berkata-kata akhirnya mengangguk lah jadi pilihan jawaban paling tepat.


°°°°


Kailandar


" Ayy, jangan teruskan ceritanya jika itu hanya akan membuat Kamu bersedih."


Aku memeluknya, beusaha menyalurkan energi positif agar AL merasa kuat dan bisa bertahan melewati segala gejolak dalam ingatannya.


" Justru Aku butuh untuk bercerita queen, tanpa itu semua Aku akan semakin terluka. Untuk itu Aku butuh seseorang yang bisa mengerti Aku dan keadaanku queen, selama ini jika waktu seperti saat ini tiba Aku hanya bisa mengurung diri."


" Kenapa Ayy? bagaimana dengan Kak Andra?."


" Aa tidak bisa menemaniku sepanjang waktu queen, banyak hal lain yang harus Dia urus. Aa hanya akan menemaniku saat Dia punya waktu dan saat hari kepergian Mama datang. Queen biarkan Aku bercerita, Aku ingin Kamu tau semua. Maukah Queen?."


" Iya ceritakan semuanya Ayy, jadikan Aku sebagai sandaran kekuatanmu. Kamu tidak sendiri lagi Ayy ada Aku yang akan menemanimu melewati ini."


" I love you Queen."


Aku tidak tau ada rahasia besar apa yang ada dalam cerita AL, yang Aku tau AL tidak lagi sendiri. Aku berjanji akan menemaninya melewati segala kesulitan dalam ingatan masa lalu yang selama ini membingkai setiap langkahnya dari waktu ke waktu.


" Love you more Ayy, ceitakan pelan-pelan ya. Jika tak mampu Kamu bisa melanjutkannya nanti."


" Mama meninggal karna bunuh diri Queen, dan itu terjadi didepan mataku sendiri. Aku tidak bisa menyelamatkan Mama dan itu sangat menyakitkan buatku Queen."


Astaga Aku sudah menyiapkan diri dari segala kemungkinan kejutan dalam kisah AL, namun tetap saja Aku terkejut mendengarnya.


°°°°°


☆ ***Ketika suatu masalah datang ingatlah masih ada Tuhan bersama kita.


TBC Genk ..


maaf beberapa hari telat up dikarenakan ada sesuatu hal yang tidak bisa dijabarkan, selebihnya insyaAllah saya akan up teratur.


°Mohon dukungannya


°like koment & favorite serta rate ☆5

__ADS_1


° Makasih & love you all***


__ADS_2