Andai Kau Tau Rasaku

Andai Kau Tau Rasaku
Tentang Rasa


__ADS_3

Raga pove


Semalam ku melihatmu, melihat pahitnya dan merasakan lukanya. Semua aku coba selami agar tidak lagi Aku melakukan kesalahan dalam melangkah.


Sakit bagiku adalah obat nestapa yang ampuh, dengan sakit itu aku bisa belajar banyak hal. Belajar mencintai, belajar menerima, belajar merasakan, dan belajar mengerti arti dari semua rasa mencintai


Sepulang pesta aku mencoba menelaah semua kejadian yang telah usai, mencari kesimpulan dan memutuskan. Aku harus bangkit bukan hanya untukku tapi untuk para sahabat aku tidak ingin merepotkan mereka lagi, untuk Dirinya karna aku tidak mau membuatnya terlalu berharap padaku Dia sudah ada Rio disisinya, memang sudah tak seharusnya ada aku. Dan untuk diriku sendiri, aku tidak mau terkungkung dalam satu masalah yang tak berkesudahan.


Bukan karna Aku tak cinta atau pun sayang, tapi ini adalah terbaik bagi semua. Kulepas rasaku padamu Cantika.


°°°°°°°


Cantika pov


Malam ini Aku melihat ada yang beda dengannya, awalnya aku bingung untuk mengartikan itu apa. Namun, akhirnya Aku menyadari. Mata itu tak lagi sama, mata yang biasa memandangku kini sedang memandang kearah yang lain.


Fokus itu tak juga lagi sama, Dia telah fokus pada yang lain. Tawanya, candanya, perhatiannya telah berpindah ke yang lain . Bukan lagi Aku fokusnya, bukan lagi aku targetnya.


Mungkin Aku egois namun Aku tak mau melihat ini. Apakah Kamu juga merasakan sakit yang begini Ga saat dimana harus melihatku dan Rio? apa Kamu lakukan ini hanya untuk memanasiku saja atau rasa itu sudah mulai memudar.


°°°°°°


" Capek?"


" Dikit, kakiku pegel."


" Rendam air panas sana biar ototnya yang kaku bisa lentur kembali."


" Iya, ehm aku harus panggil gimana sekarang?."


" Panggil seyaman kamu saya."


" Panggil Abi boleh?."


Viandra tidak menjawab, namun dia mengangguk sebagai jawaban. Mereka sedang berada disebuah kamar hotel, kamar yang sengaja di sewa oleh Pak Rahma sebagai hadiah pernikahannya.


Lidya tersenyum bahagia, dari sejak awal berkenalan dengan Viandra baru kali ini Lidya melihat dan merasakan perhatian Viandra seperti tadi dalam pesta saat Lidya harus Vin dengan senang hati mengambilkannya minuman dan sekarang mengijinkannya memanggil sesuai yang Lidya inginkan.


Viandra melangkah kebalkon kamar sementara Lidya segera masuk kekamar mandi untuk berendam sesuai anjuran Viandra tadi.


" Hallo Bim, bagaimana hasilnya?."


" Sudah bos, rencananya besok pagi baru saya kirim laporannya bos."

__ADS_1


" Kenapa?"


Viandra mengerutkan dahi mendengar jawaban Bimbim.


Bim bim adalah salah seorang anak buah Vin, Bim selalu bisa diandalkan dalam menjalankan tugas-tugas rahasia.Dia bisa melakukan tugas tersulit yang kadang orang tidak akan mampu memecahkannya seperti tentang tes DNA Lidya beberapa waktu yang lalu. Bim lah orang yang berjasa membongkar kebenaran bahwa Lidya bukan anak kandung Pak Tyo.


" Maaf boss, saya tidak mau mengganggu acara malam pertama boss lah." Bim berujar sambil mengulum senyum.


" Kau ini, kirim sekarang juga Bim!, biar aku bisa mempelajarinya segera."


" Baik boss, siap laksanakan perintah."


" Makasih Bim, Aku tutup ya. Assalamualaikum."


" Wa'alaikumussalam, elah si boss tadi tidak pakai salam sekarang pakai salam. Bos oleng sepertinya, makhlum malam pertama jadi agak-agak hahaha." Bim bim terkekeh sendiri dengan ucapannya.


°°°°°


AL pove


Setelah mengantar Yana pulang kekostnya, AL melaju cepat keapartementnya. AL sengaja tidak pulang kerumah karna ada sesuatu yang harus dia lakukan setelah ini.


klik.


AL masuk setelah menempel kartu kunci apartementnya, langkahnya mantap kearah lantai dua dikamar ujung. Perlahan AL membuka pintu kamar dan menyalahkan lampu.


" Maaf kan aku, sampai saat ini pun aku belum mampu menyelesaikan rencanaku. Aku harus memikirkan semuanya dari awal lagi, sepertinya aku membutuhkan waktu lebih untuk semua rencanaku itu."


AL berucap sambil membelai lembut album foto ditangannya. Matanya berkaca-kaca membayangkan masa itu, masa dimana Dia harus merasakan sakit dan menyaksikan orang yang paling disayanginya terpuruk dalam kesedihan.


Setiap hari AL harus menyaksikan tubuh lemah dan isakan tangis yang tiada henti, hatinya pilu mengenang masa itu. Dan sakitnya tidak bisa dihapus dalam waktu sekejap. AL sendiri membutuhkan bertahun-tahun untuk memendam rasa itu hingga Dia harus memilih pergi ke luar negri dengan alasan study.


AL beralih pada lemari yang berjajar rapi, apartement ini memang tidak berpenghuni namun setiap minggu akan ada tenaga kebersihan yang datang untuk merawat semua barang-barang yang masih ada didalamnya.


Dalam dilema AL selalu berharap bisa melewati masa-masa kelam dalam kenangan. Ya AL bertekat mengubur semua kisah dalam kenangan namun sangat sulit membuat segala ingatan buruk benar-benar terkubur. Kadang masa itu hadir menghias mimpinya membangunkan gusar dalam jiwa AL yang mencoba membangun dinding kuat dalam jiwanya.


Dendam pernah tersemat dalam hatinya, namun kehadiran Viandra memberi sedikit pencerahan dalam dirinya. AL tersadar dari segala kelakuan buruknya, Vin bagai penyelamat tak bersayap bagi AL.


Malam ini AL bahagia sekaligus sedih, malam ini Dia bisa melihat orang tersenyum dalam luka dan itu adalah Kakak Angkat yang selalu menjadi Kakak terbaik untuknya. Bahkan dengan sadar AL pun tau penyebabnya.


" Queen."


AL membelai foto yang terpajang didinding kamar pribadinya, kamar ini didesain berdampingan dengan ruang kerja AL, hingga memudahkan Dia dalam beraktifitas didua ruangan itu tanpa harus repot keluar ruangan karna ada pintu khusus dibalik rak buku ruang kerjanya sebagai jalan masuk ke kamar sebelah.

__ADS_1


" Aa Vin mencintaimu apa kamu tau tentang itu queen? atau kamu pura-pura tidak tau? bahkan mungkin kamu tau namun kamu berpura-pura tidak tau karna menjaga hubungan kami?." AL tertunduk


Hatinya kalut, dalam satu sisi AL bahagia karna Yana sudah menyatakan perasaannya, namun AL juga terkadang meragu akan semuanya. Penghianatan dalam masa lalu yang selalu AL saksikan dan alami membuatnya selalu memendam curiga pada orang lain termasuk Queen.


" Assalamualaikum, hallo sayank sudah tidurkah?"


" wa'alaikumussalam, belum Ayy. Belum bisa tidur ini."


" Kenapa? ada yang kamu pikirkan Yank?."


" Gak ada sih, mungkin kekenyangan hehehe tadi tidak berhenti makan sih. Perut rasanya begah Ayy, gak enak banget."


" Tadi kebanyakan minum cola ya Yank, makanya sampai begah gitu."


" Iya tadi mau minum jus yang deket cuma cola Ayy jadi ya minum itu."


" Gimana sekarang, obat apa yang bisa ngilangin begah itu Yank?."


" Gak tau juga, tapi biasanya sembuh sendiri kok Ayy. Jadi gak usah khawatir."


" Kangen Queen, coba kamu disini. Aku pengen memelukmu semalaman."


" Ngaco ah, Ayy sendiri kenapa belum tidur? besok ada pertemuan kan Ayy?"


" Sama gak bisa tidur tapi bedanya aku gak bisa tidur karna kangen kamu Yank."


" Besok kita ketemu kan? jadi simpan rindumu sampai besok ya, sayank kamu Ayy"


" Love you Queen, usahakan tidur ya. Jangan sampai sakit!."


" Pasti met bobo Pangeran."


°°°°°°°


☆ Cinta itu bukan hanya tentang kata tapi tentang rasa


***TBC Genk's


°Mohon dukungannya


°Like komen rate ☆5 & favorite


°Makasih & love you all***

__ADS_1



mampir juga cerita ke 2 ku ya ..terima kasih .


__ADS_2