Andai Kau Tau Rasaku

Andai Kau Tau Rasaku
Masa lalu part 2


__ADS_3

Raga


Awal menjalin hubungan dengan Cantika bukanlah suatu yang disengaja, Kami bertemu dan berkenalan. Cinta belum hadir membungkus jiwaku walau kata komit sudah terucapkan. Trauma masa lalu dengan pasanganku membuatku teguh menutup hati, namun kehadiran Cantika bisa meluluhkan batu karang dihatiku perlahan-lahan.


Namun sangat disayangkan cinta itu hadir dipenghujung kebersamaan, kenyataan datang memporak-porandakan semuanya. Cintaku pupus lah sudah.


" Can, mungkin kisah Kita memang harus berakhir disini. Cintaku datang terlambat, meski begitu Aku sangat menghargainya. Maaf untuk waktu-waktu yang terbuang kemarin."


Aku selalu berharap Kamu akan baik-baik saja setelah ini Can, mungkin Aku harus menjauh darimu agar rasa ini pun ikut menjauh. Namun aku tidak yakin dengan waktu, berapa lama yang Aku butuhkan untuk itu.


Aku mencintaimu Can, namun kenyataan tak mampu untuk Aku takhlukkan. Biarlah cintaku ini mengendap dalam jiwaku, berbahagialah Cantika.


°°°°°°°


Viandra


" Bim, bisa minta tolong? sorry Aku tau besok jadwal Kamu padat tapi Saya butuh bantuan Kamu Bim."


" Elah Boss aman ada Ikbal sama Karto yang bisa batu disini, jadi Boss apa yang bisa saya bantu?" ( Bim)


" Kamu memang bisa diandalkan Bim, besuk tolong Kamu kesini ya. Bawakan Saya semua laporan tentang Istri Saya. Termasuk copian hasil tes DNA, akte, kartu keluarganya yang asli dan juga semua data tentang orang tua asli Istri saya."


" Siap Boss ada data lain yang diperlukan tidak Boss?, biar Saya siapkan sekarang." ( Bim)


" Ada, tolong pasang orang disekeliling Adikku. Kamu lupa ini bulan apa?."


" Kalau soal itu sudah beres Boss, Dindin yang menanganinya." ( Bim)


" Bagus, dimana lokasi mereka sekarang?"


" Apartement nyonya Boss." ( Bim)


" Ok awasi terus ya Bim, jangan sampai teledor!!."


" Siap, ohya Boss. Boss kecil tidak sendirian disana." ( Bim)


" Sama Yana bukan?"


" Bagaimana Boss tau? kan Saya belum bilang Boss."


" Aku yang menyuruhnya untuk selalu mendampingi AL dalam waktu ini."


" Oh pantas saja, ok Boss nanti kalau ada yang ingin saya bawa Boss hubungi Saya lagi." ( Bim)


" Ok makasih ya Bim"


" Sama-sama Bos." ( Bim)


Sayank maaf Aku harus mengacaukan liburan singkat Kita, semoga Kamu bisa menerima semua dengan baik.


°°°°°


Kailandar


" Ayy ini foto siapa?" Tunjukku pada dua lembar foto yang terselip diantara lembaran album foto


Sepertinya Aku mengenal foto ini tapi dimana Aku lupa. Dengan seksama Aku perhatikan detail difoto itu, memang benar seperti tidak asing lagi Aku bahkan pernah kepekarangan yang jadi latar foto itu


__ADS_1



Dua lembar foto wanita cantik, apa wanita dalam foto mama AL? saat Aku ingin bertanya ternyata AL sedang tertidur pulas. Astaga tidur lagi, bukannya tadi siang sudah tidur dikantor?.


°°°°


Rio


" Rio, kapan kamu berniat meresmikan hubunganmu dengan Cantika?" ( Pak Rahma)


" Belum Rio pikirkan Ayah"


" Mau sampai kapan Rio? lebih cepat kalian resmikan itu lebih baik." ( Pak Rahma)


" Tapi Rio belum mau menikah Ayah, Rio masih pengen bersenang-senang."


" Kapan Kamu mau dewasa Rio, tidak baik mengikat Cantika begitu. Seharusnya Kamu bisa lebih tegas lagi dan berani memberi Dia kepastian status." ( Pak Rahma)


" Bukankah sekarang juga sudah jelas Ayah? Dia sudah mempunyai status sebagai tunanganku."


" Tunangan Rio bukan Istri." ( Pak Rahma)


" Nantilah Ayah setidaknya untuk waktu dekat ini Rio belum mau memikirkannya."


" Jangan terlalu lama, Ayah menunggu kabar darimu."


Rio hanya berlalu tanpa mau menanggapi ucapan Pak Rahma walau hanya sekedar menganggukkan kepala.


" Kau memang keras kepala seperti Ibumu Rio" Pak Rahma menghela nafas panjang.


°°°°


Viandra


" Belum ngantuk Bi." ( Lidya)


" Bener? apa karna nunggu Abi?."


" Belum ngantuk Bi." ( Lidya)


" Beneran gak lagi nunggu Abi? ya sudah kalau gitu Abi keluar lagi ya."


" Bi mau kemana?" ( Lidya)


" Mau keruang kerja lagi kenapa?."


" Abi gak mau tidur?." ( Lidya)


" Istri Abi belum ngantuk, jadi Abi mau lanjutkan pekerjaan dulu."


" Istirahat Bi, katanya liburan masa masih kerja Bi?."


" Mau istirahat sayanknya Istriku bilang belum mengantuk, ya sudah lebih baik Saya mending kerja lagi saja."


" La Abi merajuk hihihi, lucu Bi." Lidya terkekeh melihat tingkah Vin yang aneh menurutnya.


" Sini Bi, Kita istirahat." Lid mengala juga akhirnya.


Tuhan bantu Aku jadikan malam ini pembuka pintu hatiku untuk Istriku, berikan dan hadirkanlah rasa cinta dalam hatiku untuknya. Tuhan engkau mengetahui kebenaran isi hatiku, hapuskanlah semua rasa yang Aku punya dan kembalikan pada masing-masing porsi sebenarnya. Aamiin

__ADS_1


Vin semakin memantapkan hatinya untuk melindungi Lidya, tidak tau kapan cinta itu akan hadir namun Vin selalu berusaha untuk menumbuhkan rasa itu.


Malam ini Vin memberikan segalanya hatinya, tubuhnya juga jiwanya. Malam ini segala kewajiban dan hak mereka saling berbagi pada porsi masing-masing. Menjadikan mereka satu dalam ikatan batin. Cinta bukan segalanya, tanpa cinta pun manusia bisa berkomitmen. Namun tanpa kata cinta semua akan terasa hampa, pepatah itu akan ditampik oleh Vin, karna dalam segala usahanya menumbuhkan cinta pada istrinya Dia tidak akan membiarkan ruang hampa itu tercipta.


°°°°


Kailandar


" Queen, maaf Aku ketiduran lagi. Enak sekali tidur dipangkuanmu queen, Aku bisa tertidur nyenyak."


AL semakin membenamkan wajahnya diperutk, memeluknya dengan erat. Aku tau Dia merindukan Mamanya.


" Ayy, bukannya Aku tidak suka Kamu bermanja seperti ini. Tapi Aku juga tidak bisa membiarkan perutku kelaparan."


" Ah, maaf Sayank Aku lupa." AL segera bangkit setelah menciumku, ais selalu tiba-tiba.


" Queen hanya ada sedikit sayur dan mie instans, Aku lupa menyuruh mbak Na belanja tadi siang. Pesan dulu saja gimana Sayank? nanti malam baru Kita keluar belanja."


" Iya Ayy, apa saja Aku lapar dari tadi siang Kamu menyita waktu makanku." Rajukku


" Hehehe, maaf Sayankku. Nanti Aku janji akan membayar semuanya."


" Bayar apaan dah, dikira kreditan panci."


" Bayar dengan hati dan jiwaku."


" Aish Ayy kamu ini selalu saja serius, aku kan bercanda Ayy."


" Aku tau, tapi Aku sedang serius."


" Kalau debat terus yang ada sampai besuk juga tidak akan kelar Ayy, lapar pesan gih buru Ayy."


AL tertawa menanggapi rajukanku, Aku suka melihatnya setidaknya hari ini AL bisa bahagia.


" I Love you queen"


AL memelukku, menyandarkan kepalaku didadanya. Dapat Aku rasakan detak jantungnya, detak yang entah ada namaku atau tidak disana. Aku hanya tau pasti kalau Aku bahagia.


AL memberiku segalanya, cintanya, perhatiannya dan rasa sayangnya melebihi apapun yang Aku punya selama ini.


" Ayy, boleh Aku bertanya?."


" Katakanlah queen, apa yang mau Kamu tau."


" Tadi tanpa sengaja Aku menemukan dua lembar foto terselip diantara lembaran album foto, sepertinya Aku pernah lihat foto itu tapi Aku lupa dimana Ayy."


" Itu Mama Sayank, foto itu diambil waktu Mama masih tinggal dirumah Kakeknya Rio."


" Ha, Ayy jadi Mama pernah tinggal disana? pantas saja Aku seperti pernah melihat latar foto itu."


" Ya Mama pernah tinggal bersama madunya tanpa Mama sadari."


" Ayy maksudmu..!!


°°°°°°


***NEXT...


°Mohon dukungannya

__ADS_1


° like komen rate ☆5 & favorite


° Makasih & love you all***


__ADS_2