ASALKAN ENGKAU BAHAGIA

ASALKAN ENGKAU BAHAGIA
ARTI SEBUAH MIMPI ..


__ADS_3

Setelah berpamitan Ken langsung pergi dari restoran dan diikuti Jessica tapi dengan arah yang berbeda....


"auww kepalaku...." terdengar suara ringisan kesakitan dari mulut Clar.


Helen langsung melihat ke arah Clar yang sedang kesakitan sambil memegang kepalanya.


"Kenapa Clar" tanya Helen khawatir atas keadaan Clar.


"Kepalaku sedikit sakit Len.."jawabku walaupun sebenarnya terasa sangat sakit tapi aku tidak mungkin memberitahu Helen karena tidak mau membuat Helen khawatir.


"tapi sepertinya kamu kesakitan sekali Clar, kita ke dokter ya" ajak Helen.


"tidak usah, ini sering terjadi kalau aku terlambat makan" jelasku agar Helen percaya akan alasanku. Sebenarnya sakit kepala ini sudah dirasakan beberapa tahun lalu tapi entah mengapa sekarang kambuh lagi.


Selang beberapa lama sakit dikepalaku menghilang dan alhasil Helen begitu cerewet menyuruhku menghabiskan makanan yang ada di depanku dan mau tak mau aku harus menghabiskan makanan tersebut dari pada sepanjang hari mendengar ocehan dari Helen yang lebih tepatnya adik sepupu suamiku.


Setelah selesai makan siang, kami langsung pulang sesuai instruksi Ken. Helen sebenarnya mau mampir ke rumah tetapi didalam perjalanan dia mendapat telepon dari Mamanya untuk menyuruh segera pulang karena harus menemani mamanya berbelanja keperluan bulanan.


Setelah mengantarku pulang, Helen melajukan mobilnya untuk langsung pulang ke rumahnya. Setelah mobil Helen tidak terlihat lagi dari pandangannya, Clar melangkahkan kakinya untuk masuk ke dalam rumah sebelum melangkah masuk dia tidak melihat mobil Ken dan itu artinya Ken belum pulang dari kantor.


Ting..tong..tong..tong..suara bel berbunyi, tidak berapa lama Bi Imah membukakan pintu.


"Nyonya sudah pulang" ucap Bi Imah.


"Iya Bi..saya langsung ke kamar ya Bi.." ucap Clar sambil melangkah menuju kamar utama.


"Baik nyonya.." Jawab Bi Imah sambil menutup pintu dan berjalan dibelakang Clar dan menuju ke dapur.


Setelah masuk ke dalam kamar Clar langsung masuk ke kamar mandi untuk membersihkan diri karena badannya terasa lengket karena satu harian di luar rumah. Setelah selesai bersih-bersih, Clar merasa badannya letih sekali dan karena Ken belum pulang jadi dia berinisiatif mau merebahkan badannya sebentar dikasur yang berukuran besar tersebut.


Waktu sudah menunjukkan jam 7 malam, Ken baru saja sampai di rumah dan langsung menuju ke kamar. Cek..lek..pintupun terbuka dan pandangannya langsung menuju ke arah tempat tidur dan melihat Clar yang tertidur tetapi nampak gelisah. Perlahan Ken mendekati Clar, Ken menatap Clar sambil mengernyitkan keningnya "apa yang dia mimpikan sampai gelisah seperti ini" batin Ken. Ken hampir membangunkan Clar dari tidurnya tetapi secara perlahan Clar sudah tidak gelisah lagi dan Ken mengurungkan niatnya untuk membangun Clar. Ken meletakkan tas kantornya di meja dekat sofa yang ada di dalam kamarnya dan berjalan menuju ke kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya. Suara gemericik air terdengar dari luar kamar mandi, setelah Ken masuk ke kamar mandi sebenarnya Clar baru bangun dari tidurnya dan karena terdengar suara air berarti Ken sudah pulang.


"aduh..apakah dia marah karena aku tidur di tempat tidurnya? tapi kenapa dia tidak membangunkanku" gumam Clar dalam hati.


Terdengar suara pintu kamar mandi terbuka dan terlihat ken yang suda lengkap dengan baju gantinya sekilas dia menatap Clar yang sudah duduk di sofa "ternyata dia sudah bangun.."gumam Ken yang hanya bisa terdengar oleh dirinya.


"Maaf aku tadi tertidur dikasurmu, ....apakah Kak Ken sudah makan" tanya Clar untuk menghapus kecanggungan antar keduanya.


"Sudah.." jawab singkat Ken.

__ADS_1


"ooh..begitu, ya sudah berarti aku akan makan malam sendiri hari ini" ucapku dengan wajah pasrah.


"Clar.." panggil Ken.


"Iya Kak.." Jawab Clar.


"Lain kali jagan pernah perhatian kepadaku, kamu urus dirimu sendiri, kamu masih ingatkan ucapanku sebelumnya kepadamu" ucap Ken dengan nada penegasan didalamnya.


"aku masih ingat kok Kak, tapi aku tidak bisa bersikap acuh tak acuh kepada orang yang ada didekatku" balas Clar.


"terserah.." celetuk Ken sambil mengambil laptopnya.


Clar meninggalkan Ken yang sedang memeriksa pekerjaannya di dalam laptop. Clar tidak habis pikir mengapa Ken tidak bisa menerima perhatian darinya.


"Nyonya makanan sudah siap di meja" sapa Bi Imah.


"Bi..temani saya makan ya sekalian ajak Pak Budi karena Kak Ken sudah makan dan Clar hanya sendirian makan di meja ini" ucap Clar melas.


"Jangan nyonya, tidak pantas kami makan semeja makan dengan majikan" Jelas Bi Imah


"Tapi Bi..saya kesepian kalau makan sendiri" rayu Clar.


Clar hanya bisa menghela napas panjang, sekali lagi dia merasa bahwa dia benar-benar anak kos an selalu melakukan segalanya mandiri termasuk makan sekarang ini. Selesai makan Clar tidak langsung ke kamar, dia mendudukkan dirinya di sofa ruang keluarga. Clar merasa bosan tidak seperti dulu sewaktu dia masih tinggal sama keluarganya, mereka selalu bercengkerama selesai makan malam saling bercanda dan bertukar pikiran. Tapi saat ini dia merasa berada di pulau terpencil yang hanya ditemani nyamuk-nyamuk nakal.


Sudah sekitar 4 jam Clar di ruang keluarga sambil menonton TV dan tak terasa hari sudah hampir tengah malam, dengan langkah gontai dia melangkah menuju kamar utama dan kembali ke tempat tidur kesayangannya alias sofa yang ada didalam kamar.


Keesokan harinya seperti biasa Clar akan ke kampus sedangkab Ken berangkat ke kantor.


"Kak..aku habis pulang kuliah singga ke rumah mama dulu ya" ucapku yang bermaksud minta izin.


"terserah kamu mau kemana Clar" Ken melewati Clar dan menuju ke mobilnya dan pergi begitu saja.


Clar membuang napas yang panjang karena melihat tingkah Ken "sekali lagi maafkan aku Kak Ken, tapi aku tidak akan menyerah untuk mendapatkan cintamu" gumam Clar dalam hati.


Setelah selesai kuliah Clar akan langsung ke rumah orang tuanya dan dia sudah memberitahu Pak Budi untuk tidak menjemputnya karena dia akan menggunakan taxi online untuk pergi ke rumah orang tuanya.


Sesampainya didepan rumah orang tuanya ada semacam ketenangan yang dirasakan oleh Clar.


"akhirnya sampai juga.." gumam Clar yang sudah keluar dari taxi online nya, Clar disambut oleh mamanya karena saat menuju ke rumah orang tuanya dia sudah menelepon mamanya terlebih dahulu.

__ADS_1


"Sayang.." peluk mama dengat erat. Clar pun membalas pelukan mamanya dengan erat pula.


"apa kabarmu sayang? apa ken tahu kamu kemari? kamu sudah makan? " tanya mama yang menanyainya lebih dari satu pertanyaan.


" satu-satu dong nanya nya ma" ucapku sambil mengerucutkan bibirnya.


"maaf sayang..mama sangat rindu padamu padahal baru beberapa hari saja kita tidak bertemu" ucap mama smabil membelai kepalaku.


"Clar juga sangat merindukan mama dan papa, tapi kan Clar sudah nikah jadi tidak boleh manja lagikan " jelas Clar dengan tampak lebih dewasa setelah menikah.


"Kabar Clar baik begitu juga Kak Ken, Clar juga sudah izin sama Kak Ken mau kesini (walaupun jawabannya membuat Clar lemes) dan untuk pertanyaan terakhir Clar pastinya belum makan Ma.." jelas ken sambil memperlihatkan senyum termanisnya.


Intan hanya bisa tersenyum dan menggeleng-gelengkan kepalanya melihat putri satu-satunya sudah lebih dewasa setelah menikah.


"kalau begitu makan, kebetulan mama masak makanan kesukaanmu" ajak Intan sambil menarik tangan Intan dengan pelan.


Setelah acara makan siang selesai, Intan dan putrinya beristirahat di ruang keluarga dan mereka membahas seputar pernikahan Clar yang masih seumur jagung.


" Ma..Clar mau tanya ni.." ujar Clar sambil menatap wajah mamanya.


"tanya soal apa sayang.." balas Intan.


" Clar sudah dua kali bermimpi yang membuat Clar sangat berpikiran tentang maksud dari mimpi ini" jelas Clar.


" Kamu mimpi apa sayang" tanya Intan dengan penasran.


Sebenarnya Clar merasa ragu menceritakan ini kepada mamanya tapi dia akan terus kepikiran tentang mimpinya mungkin kalau dia berbagi sama mamanya mungkin pikirannya tidak akan terbebani.


" Clar bermimpi akan pergi dari Mama, Papa dan Kak Ken dan itu membuat kalian bersedih dan di dalam mimpi itu Clar terus meminta maaf (sebenarnya lebih tepatnya dia minta maaf kepada Ken)".


Sejenak Intan terdiam akan cerita mimpi Clar tapi dia langsung menjawab agar anaknya tersebut tidak perlu khawatir.


"itu hanya bunga mimpi sayang dan terkadang kalau kita mimpi buruk malah yang terjadi sebaliknya" ucapnya sambil tersenyum.


"*mengapa mimpi kita hampir sama sayang" gumam Intan dalam hati dan menatap nanar ke arah Clar....


******bersambung......


Jangan lupa dukungannya ya man teman semua dengan LIKE, KOMEN DAN VOTE, Terimakasih***....

__ADS_1


__ADS_2