ASALKAN ENGKAU BAHAGIA

ASALKAN ENGKAU BAHAGIA
DIA ADALAH ISTRIKU


__ADS_3

Sesampainya Clar di kantor Ken, dia langsung ke meja receptionis untuk menanyakan ruangan Ken karena selama ini dia tidak pernah datang ke kantor Ken. Ketika Clar sedang berbicara dengan receptionis tiba-tiba ada yang memanggilnya dan suara itu tampak tidak asing ditelinganya.


"Clar.." panggil orang tersebut yang tak lain dan tak bukan suaminya sendiri.


Clar berbalik badan dan membelakangi receptionis tersebut. Clar tidak langsung membalas panggilan tersebut malah dia melototkan matanya ke arah Ken, seakan-akan memberi kode kepada Ken.


Sedangkan Ken sendiri merasa heran dengan pelototan Clar dan seketika dia sadar akan kesalahannya.


"Sayang..kamu datang kesini kok tidak memberitahuku" Ucap Ken dengan akting yang sangat sempurna sebagai seorang suami.


Clar tersenyum puas mendengar perkataan Ken, kebetulan disamping Ken ada Jessica yang menatap heran ke arah Ken setelah mendengar capan Ken. Dan didekat Ken bukan hanya ada Jessica tetapi ada beberapa rekan kerja yang lainnya.


Clar langsung berjalan ke arah Ken dan langsung memegang tangan Ken dengan sebelah tangannya karena tangannya yang satu lagi sedang memegang bekal makanan yang dibawanya dari rumah.


"Suprise sayang...." sahut Clar dengan manjanya.


Membuat salah seorang di dekat mereka menatap tidak suka, siapa lagi kalau bukan Jessica. Sebenarnya Jessica sudah berusaha untuk melupakan Ken tapi karena mereka ada hubungan kerjasama sehingga sering bertemu dan itu membuat Jessica sulit berpaling dari Ken ditambah lagi dia swring melihat Ken yang selalu mengacuhkan Clar dan itu membangkitkan kembali harapannya untuk bersama dengan Ken.


"Aku kesini untuk membawakan bekal makan siangmu" Clar.


"Tapi kami saat ini mau keluar makan siang" Ujar Ken sambil melirik ke arah rekan bisnisnya.


"Sayang..aku sudah memasak makanan kesukaanmu" Ucap Clar manja.


"Tidak apa-apa Tn. Ken kita bisa makan siang bersama lain waktu, kasihan istri anda sudah menyediakan waktunya untuk membawa makanan kemari" Ucap salah seorang rekan kerja Ken dan disetujui dengan yang lainnya sedangkan Jessica hanya diam saja menyaksikan drama sepasang kekasih ini.


"Maaf ya..tapi saya lagi manja-manjanya dengan suami saya dan makanan yang saya bawa tidak banyak hanya cukup untuk kami berdua" Ucap Clar sambil tersenyum simpul dan sesaat melirik ke arah Jessica.


Entah mengapa Clar saat ini sangat cemburu melihat Ken dekat dengan Jessica, walaupun sebatas teman padahal sebentar lagi Ken bisa saja kembali kepelukan Jessica setelah semuanya berakhir.


Setelah pembicaraan tentang makan siang ini berakhir, Clar dan Ken hendak menuju ke ruangan Ken sedangkan yang lain tetap melanjutkan rencana mereka makan siang termasuk Jessica.


"Sayang bisa tidak kamu umumkan ke karyawanmu bahwa aku ini istrimu supaya aku tidak perlu lagi memperkenalkan siapa diriku ketika ke kantormu" pinta Clar sambil mengedipkan matanya.


"Apalagi rencananya?" pikir Ken dalam hati.


"Baiklah.." Ken menuju ke meja reseptionis dan tidak lupa Clar tetap memegang tangan Ken.

__ADS_1


"Dia adalah Istriku, jadi apabila beliau datang kemari tolong dilayani dengan baik" Perintah Ken.


"Baik Pak.." Jawab resceptionis tersebut sambil tersenyum ramah.


Ken dan Clar menuju ruangan Ken, setelah sampai Ken terlebih dahulu memperkenalkan Clar kepada sekretarisnya yang terlihat cantik dan modis tetapi tetap yangbpaling cantik dan modis adalah Clar.


"Erika .. perkenalkan Dia adalah istriku jadi apabila istriku datang langsung disuruh masuk saja" Perintah Ken.


"Baik Pak.." Jawab Erika sambil melihat Clar dari atas sampai bawah.


Walaupun pernikahan Clar dan Ken mewah dan mengundang banyak tamu khususnya juga karyawannya, tapi belum tentu semuanya mengingat wajahbistrinya, makanya dia memperkenalkan Clar apalagi itu juga permintaan si empunya.


Ken dan Clar memasuki ruangab kerja Ken dan langsung menuju sofa yang ada di sana. Ken langsung mendudukkan badannya di sofa yang berukuran panjang dan disampingnya sudah ada Clar yang sedang mempersiapkan makanan yang dibawanya.


" Tadi dia bilang hanya cukup untuk 2 orang tapi ternyata yang dibawanya sebanyak ini" Gumam Ken dalam hati.


"Cla..eh sayang, kamu bilang tadi hanya cukup untuk 2 orang, tapi kulihat lima orang bisa memakannya" Ucap Ken.


"Aku kan makannya banyak sayang.." Clar berkata sambil menyendokkan nasi dan lauk pauk untuk Ken.


Ken tidak mau bertanya lagi karena dia sudah capek, bukan capek karena kerja tapi karena kelakuan Clar.


"Mau diapakan makanan tersebut" Tanya Ken.


"Mau dibuang...." Clar.


"Ya ngga lah sayang, aku akan membawanya pulang lagi. Atau ada orang yang mau kasih?" tanya Clar.


"Tunggu sebentar.." Ken mengambil Handphone yang ada di atas meja.


Terlihat Ken mengetik nomor kontak yang akan dipanggil.


"Ren ..kamu ke ruangan aku sebentar" Perintah Ken.


"Baik Tuan.." sambungan telepon pun ditutup dari oihak Ken.


5 Menit kemudian Rendra masuk ke ruangan tersebut setelah mengetuk terlebih dahulu pintu ruangan tersebut.

__ADS_1


"Apa Tuan perlu bantuan saya" Tanya Rendra.


"Kamu sudah makan" Tanya Ken yang tatapannya tidak melihat kearah Ken malah memainkan handphonenya.


"Belum Tuan tapi sebentar lagi saya akan keluar makan siang" Jawab Rendra bingung karena tidak seperti biasa Ken menanyakan dia makan atau belum.


"Kamu tidak perlu makan siang diluar, Istriku membawa banyak makanan. Jadi kamu bisa memakannya" Jelas Ken masih dengan memainkan handphone nya.


"Terimakasih Tuan, Nyonya" Ucap Rendra sambil menerima bekal makan siang yang disodorkan Clar.


"Kalau tidak ada lagi, saya permisi Tuan. Mari Nyonya" Pamit Ken.


"Silahkan.." Clar.


Sedangkan Ken hanya menganggukkan kepalanya menanggapi Asistennya.


Rendra berbalik badan tapi dia merasa heran dengan keadaan yang baru saja dia lihat dengan mata kepalanya sendiri.


" Aku lagi tidak halusinasi kan, matahari masih terbit dari timur kan" Ucap Rendra sambil berjalan keluar dari ruangan tersebut. Entah berapa banyak pertanyaan yang bergelayut dikepalanya saat ini.


******


" Kamu tidak pulang sayang.." Tanyakan. Sebenarnya Ken malas menanyakan ini kepada Clar tetapi kalau tidak ditanyakan Clar seperti betah saja berada di ruangannya.


" Kenapa..? apa aku mengganggumu kerja sayang"? tanya Clar sambil mengerucutkan bibirnya.


" Ada apa dengan dirinya? apa dia terlalu menghayati perannya sebagai istri. Huuu..lama-lama ini membuatku tersiksa lebih dari sebelumnya" gerutu Ken.


"Bukan begitu, kamu nanti bosan. Lebih baik kamu jalan-jalan dan bertemu temanmu atau pulang untuk istirahat" Bujuk Ken.


"Mmmm....tapi aku mau pulang bersamamu" Ucap Clar sambil memasang wajah imutnya.


Clar benar-benar tidak menyia-nyiakan waktunya bersama Ken. Satu detik pun sangat berharga baginya.


Karena tidak ada gunanya membujuk Clar pulang, Ken memutuskan melanjutka kerjaannya yang sedikit menumpuk karena belakangan ini perusahaannya banyak mendapatkan proyek dan itu membuat Andry sangat bangga kepadanya.


bersambung ....

__ADS_1


jangan lupa like, komen dan vote πŸ˜€πŸ˜€πŸ˜€πŸ˜€


__ADS_2