
Jam sudah menunjukkan jam 7 malam dan kami sudah berada di dalam mobil menuju restoran mewah dan terkenal makanannya yang serba enakkkk. Setelah sampai kami langsung menuju ke meja reseptionis dan menanyakan menja pesanan Bapak Nugraha.
"meja pak nugraha"
"Pak Nugraha ya Pa..mari silahkan saya antarkan"sahut reseptionis tersebut.
Kami mengikuti langkah reseptionis tersebut dan akhirnya kami sampai juga dimeja pesanan Om Andry.
"silahkan Pak..saya permisi dulu" ucap reseptionis tersebut.
"terimakasih" ucap papa balik.
"silahkan duduk gus" ucap om andry sambil tersenyum.
Kami mendudukkan badan dikursi yang telah tersedia dan tiba-tiba aku terkejut melihat sosok pria yang kukenal dan lebih tepatnya ku cintai tapi berbanding terbalik dengan tatapan matanya yang membuat ku takut karena menunjukkan ada kemarahan didalam sana.
"Hi..Clar, apa kabarnya" sapa om andry yang membuatku langsung mengalihkan perhatian ku ke arah om andry dan tante sinta dan langsung tersenyum.
"baik om, om dan keluarga sendiri bagaimana? Tanyaku balik.
"kami baik, kamu masih kenal Ken?"tanya om Andry.
"ke..kenal om" ucapku sambil menundukkan kepala karena dari tadi Kak Ken menatapku dengan tatapan yang menakutkan.
"Ken..kamu pasti kenal sama Clar kan, sapa dong Clar nya" pinta andry kepada Ken.
Beberapa saat hanya ada keheningan semata dna itu membuat andry dan sinta cemas karena Ken hanya diam walaupun diauruh menyapa Clar..tapi tiba-tiba Ken menyapa Clar.
__ADS_1
"hi..Clar " sapa Ken singkat dan padat, tapi itu terasa tidak menyenangkan ditelingan Andry.
Untuk mencairkan suasana papa langsung mengucapkan sesuatu.
"apakah kita kesini hanya untuk saling menyapa? Karena aku sudah lapar" tanya papa sambil menggoda.
Semuanya tersenyum tapi hanya satu orang yang tidak ada responnya ya..siapa lagi kalau bukan Kenny alias Ken.
Akhirnya setelah pesanan sudah tersedia, kami langsung menyantap makanan yang terhidang karena benar kata papa sudah waktunya mengisi perut.
Setelah selesai makan tiba-tiba Ken memintaku menemaninya ke Taman kecil yang berada di samping restoran tersebut.
"Clar..ayo ke taman untuk menghirup udara segar" ajak Ken.
"boleh kak..ma, pa, om, tante kami ke taman dulu ya" pamitku.
Akhirnya kami sampai juga ditaman yang berada disamping restoran tersebut. Tiba-tiba Kak Ken melontarkan sebuah pertanyaan kepadaku.
"Apakah kau menerima perjodohan ini? Aku yakin kamu sudah tahu soal perjodohan ini kan?" tanya Ken.
Aku menatap Kak Ken sebelum menjawab pertanyaannya dan aku bisa menebak kalau Kak Ken tidak suka dengan perjodohan ini. "Sebenarnya aku tidak suka karena aku pikir bukan Kak Ken yang mau dijodohkan denganku tapi ternyata laki-laki yang aku cintai yang mau dijodohkan denganku. bagaimana ini.."batinku.
" apakah kakak tidak menerima perjodohan ini?"tanyaku basa basi karena dari raut mukanya aku sudah tahu jawabannya hanya untuk memastikan saja.
" ya .. Aku tidak menerima perjodohan ini bukan karena semata prihal cara perjodohan ini tetapi karena aku mempunyai kekasih dan aku sangat mencintainya" jelas Ken.
Aku hanya bisa terdiam dengan penjelasan Kak Ken dan terasa sakit hati ini mendengarnya dan hampir bulir air mata jatuh dipelupuk mataku tapi aku harus kuat menahan air mata ini karena aku tidak ingin Kak Ken melihat air mataku.
__ADS_1
"tenang saja Kak..aku tidak akan menerima perjodohan ini karena papa dan mama ku pasti menerima keputusanku ini" ucapku sambil menahan tangis yang hampir keluar, bagaimana tidak menangis setelah mendengar pria yang dicintai ternyata sudah mempunyai kekasih.
"benarkah Clar.."ucap kak ken sambil memegang bahuku dan aku hanya menganggukkan kepala untuk memberi dia kepastian akan jawabanku.
Setelah perbincangan kami berdua selesai, kami masuk ke dalam restoran menemui kedua orang tua kami.
"bagaimana pendekatannya?"tanya om andry sambil menatap bergantian antara aku dan Ken.
Kami hanya bisa terdiam dan tidak bisa menjawab apapun sampai papa memecah keheningan ini.
"Andry lebih baik kita membicarakan hal perjodohan ini dilain waktu saja ya"ucap papa.
"pa.." ucapku sambil menatap papa dan mamaku secara bergantian.
" ya sayang..ada apa" tanya papa dengan mengernyitkan keningnya.
" Clar masih ada tugas kuliah, bisakah kita pulang lebih cepat" ucapku sambil memegang lengan papaku.
"baiklah sayang tapi kita pamit dulu ke om andry dan keluarganya dulu ya"jelas papa.
"andry .. Kami balik duluan ya, clar ada tugas kuliah jadi tidak bisa berlama-lama disini" kata papa kepada om andry.
"baiklah..jangan lupa soal pembicaraan kita kemaren ya" ucap Andry dengan penuh harap kepada Bagus.
Setelah berpamitan kami sekeluarga keluar dari restoran dan menaiki mobil menuju ke rumah.
.****bersambung
__ADS_1