ASALKAN ENGKAU BAHAGIA

ASALKAN ENGKAU BAHAGIA
MENJEMPUT ISTRIKU


__ADS_3

Sebelum Rendra menjawab permintaan Ken, tiba-tiba Andry datang dengan muka yang memerah.


"Untuk apa kamu masih mencari wanita itu" Bentak Andry.


Ken dan Rendra tersentak karena tidak menyangka akan kedatangan Andry. Keduanya saling menatap ......


Andry mendengar percakapan di antara Ken dan Rendra yang membicarakan prihal pencarian keberadaan Clar.


"Apakah karena wanita itu kamu tidak hadir dalam meeting dewan direksi kemaren? Kalau memang benar karena hal tersebut jangan salahkan Papi untuk berbuat tegas terhadapmu." Ancam Andry.


"Wanita itu bernama Clar Pi dan dia juga masih berstatus istriku dan menantu Papi. Alasanku tidak menghadiri meeting tersebut memang benar karena aku mencari istriku. Sekarang Papi sudah mengetahui alasanku kan, apa yang akan Papi lakukan sekarang?" Ucap Ken dengan tatapan tajam terhadap Andry.


"Dasar anak tidak tahu diri, sekarang ambil surat cerai itu dan tanda tangani sekarang juga. Biar semua Papi yang ngurus perceraian kamu dengan Clar, kamu konsentrasi dengan perusahaan dan untuk istri Papi akan carikan" Jelas Andry tegas.


Ken menuruti perintah Andry dengan langkah yang cepat dan Andry tersenyum karena dipikirnya anaknya mau menuruti perintahnya. Tak berselang lama Ken pun kembali dari kamarnya dan menuju ruang tamu kemudian dia hendak memberikan amplop yang berisi surat cerai tersebut kepada Andry, amplop tersebut tidak tebal karena hanya berisi beberapa lembar kertas saja. Tanpa diduga Andry, Ken merobek surat cerai yang telah di tanda tangani Clar di hadapan Andry. Andry menatap penuh amarah melihat aksi Ken.


"Apa yang sedang kau lakukan Ken." Teriak Andry sambil mengepalkan tangannya.


"Apa Papi tidak lihat kalau aku merobeknya, sekarang tidak ada lagi pembicaraan mengenai perceraian antara aku dan Clar."


"Sekarang kamu sudah berani melawan Papimu Ken, mulai sekarang kamu keluar dari perusahaan kecuali kamu mau menuruti Papi" Ancam Andry lagi.


Ken tersenyum kecut mendengar ancaman Andry, kemudian pandangannya beralih ke Rendra. Mereka saling menatap dan terbit senyum tipis dari mereka berdua.


"Tidak masalah Pi..aku dengan senang hati keluar dari perusahaan Papi dan satu lagi jangan pernah menjodohkan ku dengan wanita manapun karena aku masih mempunyai istri dan belajarlah dari pengalaman sebelumnya karena perjodohan dari Papi lah hidupku jadi seperti ini." Tegas Ken.


Andry langsung pergi dari rumah Ken tanpa sepatah kata.

__ADS_1


"Apa langkah tuan sekarang?" Tanya Rendra.


"Seperti permintaan ku tadi tolong kamu cari keberadaan istriku terlebih dahulu. Dan soal perusahaan kamu urus secepatnya karena kita sudah memprediksi dari jauh hari" Jelas Ken.


"Baiklah Tuan, akan segera saya lakukan." Ucap Rendra.


Ketika Ken ingin kembali ke kamarnya tiba-tiba pandangannya kabur dan Brukk......


Rendra pun langsung mendekati Ken dan memanggil-manggil nama Ken sedangkan Bi Imah yang ingin mengantarkan minuman dan cemilan tiba-tiba terkejut dan meletakkan bawaannya ke sembarang tempat.


"Ada apa dengan Tuan Ken, Tuan?"tanya Bi Imah khawatir dengan keadaan Ken.


"Saya juga tidak tahu Bi, tolong bantu saya mengangkat Tuan Ken ke kamar." Perintah Rendra.


"Sebentar saya panggilkan suami saya dulu untuk membantu mengangkat Tuan Ken." Pamit Bi imah.


******


Tak beberapa lama setelah diperiksa oleh Dokter, Ken pun terbangun dari pingsannya. Ken membuka matanya dan merasakan sedikit pusing.


"Ada apa denganku Ren.." tanya Ken yang merasa bingung kenapa ada dokter pribadinya di sini.


"Tuan tadi pingsan" Jawab Rendra.


"Apakah Tuan makannya tidak teratur" tanya Dr. Faro.


"Hmm.." Ken menjawab singkat, sebenarnya itu entah termasuk jawaban atau tidak.

__ADS_1


"Begini Tuan melihat riwayat kesehatan anda yang mempunyai penyakit maag sebaiknya lebih menjaga pola makan anda dengan benar. Jangan pernah menyepelekan sakit maag apalagi kalau sudah terkena maag kronis" Jelas Dr. Faro.


Ken hanya menganggukkan kepalanya mendengar nasehat Dr. Faro. Setela kepergian Dr. Faro dan Ken yang tertidur setelah makan obat, Rendra pun pamit ke Bi Imah.


Tak berselang lama dari kepergian Rendra, Bi Imah mendapat panggilan telepon dari seseorang.


******


Waktu sudah menunjukkan Pkl 09.00 Malam, Ken berselonjor di tempat tidur dengan memangku laptopnya untuk meng ecek beberapa email yang masuk tapi kali ini Ken sudah makan malam dengan drama pemaksaan dari Bi Imah.


Drrt....drrt....drrttt.....drrrt...


"Hallo.." Ucap Ken.


"Tuan saya sudah tahu keberadaan Nyonya Clar" Ucap Rendra.


Tersirat wajah kebahagiaan di raut muka Ken. Rendra memberitahukan semua informasi yang dia dapat mengenai keberadaan Clar.


"Akhirnya aku menemukanmu......AKU AKAN MENJEMPUT ISTRIKU ...." gumam Ken.


******


Ken sudah berada di pesawat menuju suatu tempat dan Rendra pun mendampinginya, LONDON I'M COMING, CLAR I'M COMING ......😘


bersambung......


Jangan lupa like, komen dan vote ya......biar semangat nulisnya 😘😘😘😘😘😘

__ADS_1


__ADS_2