
Akhirnya hari pernikahanku akan segera terlaksana dan diruang make up aku sudah disulap bak putri raja, semua orang yang memandangku sangat takjub dan memberi pujian yang hampir sama.
"benar-benar seperti putri raja"celetuk salah satu perias pengantin. Tiba-tiba pintu ruangan ku berada ada yang membuka cek..lek.."sudah siapa?" ucap mamaku dan langsung menuju ke arahku.
"sudah siap tante.."ucap perias wajahku.
"kalau begitu ayo kita keluar sayang..papa sudah nunggu di luar"kata mama sambil membantuku untuk berdiri.
Akhirnya janji suci telah diikrarkan dan aku resmi jadi Nyonya Muda Nugraha alias istri sah dari Kenny Putra Nugraha. Tibalah suasana resepsi yang megah bak putri raja yang menikah tetapi sayangnya ada satu orang yang tidak menikmati malam ini ya benar dia adalah suamiku sendiri dari semenjak kami berdiri di atas panggung untuk menyalami tamu sekalipun dia tidak mengajak ku bicara seperti aku tidak berada disampingnya saja, tapi aku maklum atas semuanya ini. Kami menyalami semua tamu undangan yang datang dan ada satu tamu undangan yang membuatku tertegun ya dia adalah mantan Kak Ken yang bernama Jessica.
"Selamat ya Ken atas pernikahanmu" ucapnya sambil menyalam Kak Ken dan Cipika cipiki dan aku hanya bisa terdiam melihat adegan tersebut walaupun sudah biasa orang cipika cipiki antar lawan jenis tapi ini berbeda karena dia adalah mantan suamiku dan sepertinya dia agak menggoda Kak Ken dengan lirikan matanya. Kemudian dia beralih menyalamiku dan mengucapkan selamat tapi tanpa cipika cipiki.
"selamat ya kak...."tiba-tiba helen datang dengan kekasihnya, ya dia sudah jadian dengan andy beberapa bulan yang lalu, mereka menyalami Kak Ken terlebih dahulu baru giliranku.
__ADS_1
"selamat ya kakak ipar dan sahabatku tersayang" goda helen sambil mengedipkan salah satu matanya ke arahku, aku hanya bisa malu melihatnya.
"sukses ya kakakku dengan malam pertamanya.." ucap Helen sambil tersenyum ke arahku dan Kak Ken. Sekali lagi aku merasa malu namun beda dengan Ken yang menatapku dengan wajah datar dan dingin.
Acara akhirnya selesai dan kami kembali ke kamar kami masing-masing. Karena acara dilaksanakan di hotel milik Papa jadi kami langsung menempati kamar pengantin yang disediakan khusus untuk anak pemilik hotel.
Setibanya dikamar pengantin sementara, aku duduk di pinggir ranjang sambil meregangkan otot badanku sedangkan kak ken langsung ke kamar mandi untuk membersihkan badan, setelah beberapa menit Kak Ken keluar dari kamar mandi dan sudah berganti baju santai. Setelah kak ken keluar dari kamar mandi sekarang giliranku masuk ke kamar mandi untuk membersihkan badan. Akhirnya selesai juga ritual mandiku tapi aku tidak memakai baju tidur yang dikasih oleh Helen dan pasti kalian tahu itu apa kan..??.
"clar aku mau bicara sebentar.." ucapnya.
"ya Kak silahkan bicara saja " ucapku sambil duduk di tepi ranjang yang tidak jauh dari sofa yang diduduki Kak Ken.
"aku memang sudah menikah denganmu tapi jangan mengharapkan lebih dariku, kita jalani pernikahan ini seperti kita tidak pernah menikah, jadi anggap saja bahwa kita hanya tinggal satu rumah seperti anak kos dan saling tidak peduli satu sama lain. Aku tidak mungkin meminta pisah denganmu walapun dalam keadaan apapun karena aku sudah berjanji dengan papiku tapi kalau kamu mau berpisah nantinya aku pasti akan menerimanya dengan senang hati, karena kalau kamu yang minta pisah papiku pasti tidak akan marah kepadaku karena bukan aku yang minta pisah. Jadi jangan terlalu berharap aku akan memberi perhatian kepadamu sebagai seorang istri. Walaupun aku sudah putus dengan jessica tapi dia adalah cinta sejatiku dan tak kan tergantikan oleh siapa pun termasuk juga dirimu. Aku tidak akan menyakitimu Clar karena kau adalah anak yang baik selama ku kenal, tapi aku tidak mengerti mengapa kau mengambil jalan kehidupan seperti ini" jelas Kak Ken panjang lebar.
__ADS_1
Aku sejenak terdiam, rasanya dadaku mau meledak mendengar semua perkataan Kak ken tapi aku tidak bisa menyalahkannya karena ini ada keputusan yang sudah ku ambil. Aku mengambil nafas sejenak dan menahan tangisku agar tidak terjatuh dan terlebih lagi supaya Kak Ken tidak melihat aku lemah.
"aku terima penjelasamu tadi kak..tapi aku minta padamu jagalah kesucian pernikahan ini jangan pernah menodainya terlebih lagi dengan wanita lain karena itu dosa. Walaupun kamu tidak menganggapku sebagai istrimu tapi aku akan tetap menganggapmu sebagai suamiku dan akan tetap melayanimu" ucapku dengan berpura-pura tegar.
"terserahmu menganggapku apa, tapi yang jelas aku tidak perlu kau layani termasuk melayaniku di atas ranjang karena aku tidak akan pernah memberikan hatiku maupun tubuhku kepadamu" balas Ken sambil berdiri mengambik bantal dan berbaring di sofa.
Apa-apaan dia ini, tadi yang mengajak bicara siapa tapi tanpa kata penutup langsung berbaring untuk tidur. Aku langsung membaringkan tubuhku di atas ranjang dan membelakangi kak Ken yang tidur di sofa.
" mengapa kau tidak memberiku kesempatan untuk menjadi istrimu, padahal aku mau memperjuangkan cintamu. Tapi aku tidak akan menyerah yang penting kau tetap setia pada ikatan suci pernikahan ini, maka aku akan berusaha untuk membuatmu mencintaiku" lirihku dalam hati. Tapi sekian detik wajah yang semula semangat untuk memperjuangkan cintanya jadi berubah menjadi sendu "memang benar ini adalah pernikahanku bukan pernikahannya .. " batin Clar..
******bersambung ....
ditunggu like, komen dan vote nya ya man teman....ππ
__ADS_1