ASALKAN ENGKAU BAHAGIA

ASALKAN ENGKAU BAHAGIA
KESEPIAN....


__ADS_3

Seteleh hampir 2 jam perjalanan menuju kota .... akhirnya sampailah mereka ke kota tersebut dan setelah turun dari pesawat mereka menaiki mobil yang sudah disiapkan perusahaan untuk menuju hotel tempat mereka beristirahat karena tepatnya jam 7 malam mereka akan menghadiri sebuah pertemuan antar pebisnis sedangkan untuk urusan pekerjaan akan mereka lakukan besok pagi. Sesampainya di Hotel mereka mendapatkan masing-masing kunci kamarnya Ken dan Clar satu kamar karena mereka sepasang suami istri dengan nomor kamar 402 sedangkan Jessica mendapat kamar yang ditempatinya sendiri dengan nomor 403 tepatnya disebelah kamar Ken dan Clar dan itu suatu kebetulan antara sengaja atau tidak ya.


Ken dan Clar memasuki kamar mereka dan terlihat tempat tidur satu bad dan satu sofa panjang yang lumayan besar. sudah dipastikan siapa yang tidur di ranjang dan siapa yang tidur di sofa.


"Akhirnya sampai juga ...." ucap Clar berharap dapat sahutan dari Ken tapi harapan tinggal harapan si boneka beku tetap tidak merespon malah meninggalkan Clar ke kamar mandi.


Clar mengeluarkan pakaiannya dari koper untuk disusun ke dalam lemari yang sudah disediakan pihak hotel didalam kamar tersebut, setelah selesai berberes matanya melirik ke koper Ken sebenarnya dia berniat untuk meneluarkan pakaian Ken yang ada di dalam koper untuk disusun ke dalam lemari yang sama dengan pakaian Clar karena lemari tersebut cukup besar dan tentunya muat untuk pakaian mereka berdua malah bisa untuk beberapa orang lagi. Tapi dia mengurungkan niatnya karena takut Ken akan marah kalau dia menyentuh barangnya seketika itu Ken keluar dari kamar mandi dan melihat Clar ada didekat kopernya.


"Apa yang sedang kamu lakukan dekat koperku" tanya Ken sambil mengernyitkan keningnya.


"ti..dak sedang apa-apa kok, aku lagi mengeluarkan pakaianku dari koper dan menyusunnya ke dalam lemari" ucap Clar yang diawal ucapannya sedikit terdengar sedikit bergetar alias kagok karena Ken tiba-tiba muncul dan bertanya pula.


" mm..jam 7 malam nanti ada acara pertemuan antar pebisnis dan sekalian makan malam, kamu persiaplan diri dan setengah tujuh harus siap kalau tidak kamu aku tinggal" ucap Ken dengan nada penegasan.


"Baik Kak.." ucap Clar kemudia dia menuju ke kamar untuk membersihkan diri karena gerah.


Waktu pun berjalan dan tak terasa sudah menunjukkan setengah tujuh, Ken dan Clar sudah bersiap untuk pergi. Pintupun dibukakan oleh Ken dan mereka melangkahkan kaki menuju gedung pertemuan yang ada dihotel tempat mereka menginap, setelah mengunci kamar dan melangkahkan kaki melewati kamar no. 403 tepatnya kamar Jessica seketika pintu kamar Jessica terbuka dan keluarlah Jessica dengan senyum menyapa.


"Ken..kita pergi bersama ya" ucap Jessica dengan senyum simpulnya dan ditatap oleh seseorang dengan rasa kesal.


"Kenapa sih dia selalu ada didekat Ken, apa dia menguping kami dari kamarnya, apakah dinding hotel ini tipis kok kebetulan dia juga mau ke acara tersebut dengan waktu yang bersamaan dengan kami" gumam Clar yang hanya didengar oleh Clar sendiri.


"Ok..ayo cepat nanti acaranya segera dimulai." tutur Ken sambil berjalan mendahului Clar dan Jessica.


Jessica menatap Clar sebentar tanpa berkata apa-apa kemudian meninggalkan Clar yang sedang menatapnya juga.


"apa-apaan sih dia..jangan harap aku kasih kesempatan kamu mendekati suamiku..huuuuu" gumam Clar sambil menjulurkan lidahnya.


Acara pertemuan pebisnis sudah dimulai dan para pebisnis saling berkenalan apalagi pebisnis yang sukses pasti banyak didekati oleh pebisnis pemula dan pebisnis kurang suskes. Nama Kenny Putra Nugraha sudah banyak dikenal walaupun kurang lebih 10 bulan dia terjun kedunia bisnis untuk membantu sang Papi membangkitkan kembali perusahaan Papinya dia sudah berhasil mendapatkan proyek-proyek kelas kakap dengan kepintaran dan kemampuannya di atas rata-rata. Banyak pebisnis mendekatinya sekedar menyapa dan tidak sedikit pula yang menawarkan kerjasama tapi Ken bisa mengatasi semua itu dengan membentengi dirinya agar tidak mudah hanyut dengan rayuan bukan rayuan wanita tapi rayuan pebisnis yang menghalalkan segala cara untuk mendapatkan keuntungan yang besar.

__ADS_1


Ditempat lain yang tidak terlalu jauh dari Ken lebih tepatnya sebuah meja yang dipenuhi beberapa makanan terlihat seorang wanita yang hanya pelangak pelongok karena dia tidak mengenal orang-orang yang ada disana kecuali suaminya sendiri dan rombongan yang ikut bersamanya ke kota ini.


"Tuan Ken..ini istri anda" tanya salah seorang pebisnis karena dari tadi Jessica selalu menempel di dekat Ken.


Jessica tersenyum bahagia karena orang-orang disana menganggapnya istri Ken tapi kebahagiaan tersebut hanya sepersekian detik berubah menjadi kesakitan.


"Bukan..perkenalkan ini Nona Jessica Manager PT. Trijaya Group." ucap Ken.


"Maaf saya kira istri anda" sambil mengulurkan tangannya ke Jessica dan dibalas uluran tangan dari Jessica.


"Maaf saya permisi dulu, saya ada keperluan lainnya" pamit Ken.


Entah mengapa Ken menuju ke arah Clar dan mendekatinya dan sambil berbisik.


"Kalau kamu sudah kenyang lebih baik kembali ke kamar" bisik Ken, setelah itu memberikan kartu kunci kamar mereka.


Di arah lain ada pria paruh baya yang memperhatikan Clar sejak tadi, setelah Ken dan Jessica pergi pria tersebut menghampiri Clar.


"Hallo nona, lagi sendiri" sapa pria tersebut.


Clar tersadar dari lamunannya dan menatap pria tersebut dengan sedikit rasa takut.


"Jangan takut nona, saya Benny Atmaja direktur PT. Angkasa Sejahtera. Kalau boleh tahu nona dari perusahaan mana?" Ucap pria paruh baya tersebut sambil mengulurkan tangannya.


Clar tidak langsung menerima uluran tangan tersebut karena dia curiga mana tahu pria ini lelaki hidung belang.


"Jangan takut saya cuma mau kenalan, apalagi disinikan banyak orang tidak mungkim saya berbuat jahat" Jelas pria tersebut yang sepertinya mengetahu pikiran Clar.


"Clar..Clar Wijaya, saya bukan pebisnis saya hanya menemani suami saya mungkin Bapak kenal Kenny Putra Nugraha" Jelas Clar.

__ADS_1


Pria tersebut sejenak berpikir dan tidak beberapa lama dia bertanya kembali kepada Clar.


"Apakah kamu putrinya Bagus Wijaya dan Intan Wijaya?" tanya Benny.


"Benar, Bapak mengenal Papa dan Mama saya?" tanya Clar kembali.


"Tentu saya kenal, Papamu itu sahabat saya sekaligus rekan bisnis papa kamu" Jelas Benny sambil tersenyum melihat Clar. "Nanti kamu tanyakan saja sama papa kamu ya dan jangan panggi Bapak tapi panggil saya Om karena waktu kecil Om sering ke rumah kamu mungkin kamu tidak ingat karena selama ini hanya ketemu Papa dan Mama mu ditempat-tempat tertentu.


"Sayang balik yuk aku sudah ngantuk" ucap wanita paruh baya yang menghampiri kami.


"Ok sayang, tapi perkenalkan dulu ini anak Bagus dan Intan Wijaya diia kesini bersama suaminya" Ucap Benny kepada istrinya.


"Benarkah ..? kamu cantik sekali sayang" ucap Rita istri dari Benny sambil mengulurkan tangan dan dibalas uluran tangan dari Clar.


Untuk beberapa lama mereka saling bercengkrama dan karena waktu sudah menunjukkan jam 10 malam akhirnya Benny dan Rita pamit kepada Clar.


"Om dan tante kirim salam sama Papa dan Mama mu ya, lain kali Om dan Tante akan main-main kerumah" Ucap Benny.


"Ya Om nanti Clar sampaikan" Ucap Clar.


******


Clar sekarang berada didalam kamar sendirian dan saat ini dia merasakan kesedihan yang teramat dalam mungkin karena kesepian dan tidak ada yang menemani dan seakan-akan semua orang pergi meninggalkannya. Lebih tepatnya ini karena perlakuan Ken terhadapnya yang menyuruh dirinya balik ke kamar dan pergi dengan Jessica.


"*Mengapa Kak..??aku kesepian disini" hiks..hiks..


********bersambung ....


Dukung dengan like, komen dan vote ya teman-teman***....

__ADS_1


__ADS_2