
Matahari menyambut pagi hari sepasang suami istri yang sedang berada diatas tempat tidur.
"Hoaaam..." Clar membuka matanya perlahan dan seketika melotot ke arah seseorang yang berada disampingnya yang masih dibawah alam sadarnya. Tangan orang mendarat diperutnya Clar.
Clar belum beranjak dari tidurnya bukan karena ada tangan Ken yang berada di atas perutnya melainkan dia ingin menatap wajah seseorang yang sangat dicintainya karena tidak lama lagi wajah tersebut tidak akan pernah dia lihat dari jarak sedekat ini. Setelah hampir 30 menit Clar hanya diam sambil menatap Ken perlahan tangan Ken digesernya dari atas perutnya kemudian Clar beranjak dari tempat tersebut dan menuju kamar mandi.
Selang beberapa menit Clar masuk ke dalam kamar mandi, Ken terbangun dari tidurnya dan melihat ke arah sampingnya seakan mencari seseorang. Ken mengarahkan setiap pandangannya ke setiap sudut ruangan tersebut sampai terdengar suara gemericik air yang berasal dari kamar mandi.
"Ternyata dia berada di kamar mandi..apa yang sedang aku pikirkan, kenapa aku jadi mencari-cari dirinya" batin Ken sambil mengusak rambut dikepalanya.
Clar sudah selesai bersih-bersih dan memakai pakaian santai karena dia tidak ada rencana keluar rumah karena sudah ada janji dengan Helen.
Ken sedang berada di kamar mandi setelah tadi bergantian masuk setelah Clar keluar dari kamar mandi.
Clar menyiapkan pakaian kantor dan segala pernak-perniknya. Clar ada seseorang yang mengerti fashion jadi tidak ada masalah dalam mencocokkan apa yang harus dipakai oleh Ken. Sebelum Ken selesai dengan kegiatannya di kamar mandi, Clar melangkahkan kakinya keluar dari kamar dan turun menuju dapur karena sudah kebiasaan nya untuk membantu Bi Imah.
1 jam kemudian Ken sudah turun dan menuju meja makan dan Clar sangat bahagia karena pakaian yang dia siapkan pagi ini dipakai oleh Ken dan laki-laki yang dicintainya itu sangatlah tampan seperti pangeran berkuda putih. Clar menggelengkan kepalanyayang sedang menghayalkan Ken menjadi pangeran berkuda putih.
"Kamu kenapa?" tanya Ken yang melihat tingkah Ken yang sedikit aneh padahal baru pagi hari.
"Kamu sangat tampan..ups" Clar langsung menutup mulutnya dengan kedua tangannya.
Bi Imah yang menyaksikan Clar yang salah tingkah hanya bisa tersenyum melihat kelakuan majikan perempuannya itu. Sedangkan Ken terlihat tersenyum tipis.
Setelah acara sarapan paginya selesai, Clar menemani Ken sampai depan pintu karena ini akan menjadi kegiatannya setiap hari sampai hari itu tiba....π
"Kamu siang ini ke kantor?" tanya Ken.
"Tidak sayang..hari ini Helen mau ke sini katanya rindu padaku padahal baru beberapa hari tidak ketemu." Ucap Clar.
"Ya sudah aku berangkat dulu." Pamit Ken tapi langkahnya berhenti ketika Clar berucap.
"Kakak tidak boleh merindukanku nanti" Clar tersenyum simpul setelah mengatakannya.
Ken berbalik, menatap Clar kemudian mendekat dan mencium keningnya. Clar terkejut walaupun ciuman kening tersebut merupakan suatu kesepakatan tapi kali ini tanpa disuruh Ken sudah melakukannya padahal baru berjalan satu minggu kesepakatan tersebut tapi sudah ada perubahan dari sikap Ken. Ken berlalu dari hadapan Clar dan menaiki mobilnya kemudian berlalu keluar dari halaman rumahnya.
******
__ADS_1
Siang harinya sesuai chat mereka kemaren, Helen datang ke rumah Clar dan Bi Imah membukakan pintu dan mempersilahkan Helen langsung menuju ke ruang keluarga karena sebelumnya Clar sudah berpesan sama Bi Imah kalau Helen datang langsung disuruh masuk saja.
"Clarr..aku rindu" peluk Helen.
"Seperti satu tahu tidak bertemu saja" Clar.
"Ha..ha..tapi aku benar-benar merindukanmu" manja Helen di dalam pelukan Clar.
Bi Imah membawakan minuman dan cemilan untuk kedua perempuan tersebut.
"Silahkan nya, non.." Ucap Bi Imah."Nyonya saya permisi keluar sebentar ke supermarket untuk membeli beberapa kebutuhan dapur" Pamit Bi Imah.
"Ya Bi..minta Pak Budi aja antarkan ya Bi" Ucap Clar.
" Baik nyonya. Saya permisi ke belakang dan sekalian pamit keluar rumah."
Setwlah beberapa menit kepergian Bi Imah, Helen berinisiatif menanyakan sesuatu kepada Clar.
"Bagaimana rencanamu?" tanya Helen serius sambil meminum teh buatan Bi Imah. Helen satu-satunya orang yang sudah mengetahui tentang kesepakatan antara Clar dan Ken dan Helen juga yang mengetahui tentang penyakitnya sedangkan kedua orang Clar saja tidak mengetahui tentang penyakitnya ini.
"Sejauh ini lancar.." Balas Clar sambil memegang remot TV untuk melihat acara yang disukainya.
"Kadang-kadang tapi aku ada obat penahan rasa sakitnya kok"
"Apa yang sedang kamu harapkan dari Ken?"Helen merasa kesal karena Clar menyia-nyiakan waktunya untuk bersama orang yang sudah tidak memperdulikannya.
"Aku tidak mengharapkan apa pun sama Kak Ken, semua yang ku harapkan hancur ketika ada penyakit ini." lirih Clar dan matanya sudah mulai berkaca-kaca.
"Kalau memang tidak ada yang diharapkan lagi kenapa kau menyia-nyiakan waktumu? Apa kau tidak dengar apa kata Dr. Bryan lebih baik secepatnya melakukan pengobatan supaya tidak menyebar" Ucap Helen dengan suara sedikit meninggi.
Helen tidak habis pikir mengapa waktu 1 bulan dibuangnya begitu saja, walaupun Ken adalah sepupunya Helen merasa kecewa terhadapnya karena selama ini dia memperlakukan Clar tidak begitu baik.
"1 bulan ini bukan waktu yang sia-sia Len, kamu tahu sekarang Kak Ken sudah memperlakukanku dengan baik, aku merasa seperti seorang istri yang dicintai suaminya walaupun hanya 20% terlihat seperti itu." Clar.
"Aku mau punya kenangan terindah dengan Kak Ken, mungkin ini adalah sebuah kenangan yang akan ku bawa ke alam lain." Clar menatap nanar ke arah Helen.
Helen melihat ketulusan dari Clar, dia masih sering bertanya mengapa sahabatnya ini mendapat pelajaran hidup yang begitu menyedihkan.
__ADS_1
Clar dan Helen menyudahi pembicaraan mereka takut ada yang mendengar mereka nantinya. Kedua sahabat tersebut melakukan kegiatan menonton film kesukaan mereka. Helen satu harian menemani sahabatnya tersebut, terbersit di pikiran Helen kapan lagi mereka akan bersama-sama seperti ini.
*****
Hari berganti hari dan sudah mendekati waktunya ....
Ken merasakan perubahan pada dirinya, dia menjadi terlalu khawatir apabila di pagi hari tidak menemukan Clar disampingnya. Seperti pagi ini Clar sudah bangun lebih awal dari biasanya.
Ken bergegas membersihkan diri dan setelah berpakaian rapi dia turun ke bawah dan tetap tidak mendapati Clar.
" Clar kemana ya Bi.." tanya Ken sambil melihat disetiap sudut ruangan manatahu Clar ada di sana.
"Nyonya lari pagi Tuan" Ucap Bi Imah.
"Mmm...baiklah, makasih Bi.." Ken.
******
Clar mendudukkan badannya disebuah bangku di taman tersebut dan mengambil HP yang ada di sakunya. Clar melihat Calender.
"Tinggal 2 hari lagi Anniversary Aku dan Kak Ken dan tinggal 2 hari lagi kebersamaanku dengannya" gumam Clar tersenyum kecut.
Setelah selesai berolah raga, Clar langsung pulang dan masih melihat Ken sedang sarapan dimeja makan. Ken bukannya tidak tahu Clar sudah berada dibelakangnya tapi dia sedang fokus terhadap makanan didepannya.
Setelah selesai sarapan, Clar memberanikan diri berbicara dengan Ken.
" Kak.." Panggil Clar dengan sedikit pelan.
"Ada apa..apa kamu mau ikut ke kantor?" tanya Ken.
"2 hari lagi adalah Anniversary kita, aku mau membuat kenangan yang terindah dengan Kakak" seru Clar dengan mata berbinar walaupun direlung hatinya begitu sakit karena ini yang pertama dan terakhir baginya π
sedangkan Ken terkejut dengan ucapan Clar karena dia baru ingat bahwa 2 hari lagi adalah Anniversary mereka yang ke -1 tahun.
"Tidak terasa sudah hampir satu tahun aku menikah dengan Clar, apa aku harus memberi dia kejutan yang tidak akan dilupakannya......π
**bersambung....
__ADS_1
(maaf ya agak lama up nya..)ππ
Like, komen dan vote yang banyak ya***