ASALKAN ENGKAU BAHAGIA

ASALKAN ENGKAU BAHAGIA
MAAFKAN AKU KAK ....


__ADS_3

Keesokan harinya kami melakukan aktivitas seperti biasa kerja, kuliah dan sebagainya.


Setelah pulang kuliah dan membersihkan badan secara tidak sengaja aku melewati pintu kamar orangtuaku yang sedikit terbuka dan didalam kamar tersebut sedang ada perbincangan sepasang suami istri.


"ada apa pa? Kenapa raut muka papa sedih" tanya mama sambil mengelus punggung papa secara perlahan.


"tadi siang andry datang ke kantorku dan kami berbicara panjang lebar dan baru kali ini aku melihat raut kesedihan di dirinya. Aku sangat mengkhawatirkan kesehatannya, dia terlalu banyak berpikir mengenai perusahaannya. Andry sudah ku anggap seperti kakakku, sewaktu kami masih kuliah dia pernah menolongku tanpa memperdulikan nyawanya, dia sampai masuk rumah sakit hanya untuk menolongku dan sampai koma tapi aku tidak bisa membantunya saat ini padahal bukan mengorbankan nyawa tapi aku tidak bisa menolongnya"jelas papa sampai membenamkan kepalanya dipangkuan mama dan itu pertanda bahwa papa sangat sedih dengan keadaan ini.


Di arah lain aku hanya bisa tertegun dan tidak bisa berkata apa-apa selain hanya meneteskan air mata "maafkan aku kak.." batinku.


Drrrt..drrrt...HP Andry berbunyi dan tertera nama Bagus dan tanpa berlama-lama dia mengangkat telepon yang berasal dari sahabatnya tersebut.


"apa..benaran gus"jelas andry sekali lagi dengan senyuman mengembang, dan sudah dipastikan bahwa yang dia dapat adalah kabar gembira.


"ada apa Pa" tanya sinta antusias melihat tingkah suaminya yang sangat gembira.

__ADS_1


"akhirnya perjodohan ini sukses ma..Clar menerima perjodohan dengan Kenny"jelas Andry sambil tersenyum lebar.


"benarkah Pa.."ucap sinta tak kalah gembira seperti suaminya.."tapi Ken bagaimana Pa"lirih sinta seketika.


"kemaren malam setelah kita makan malam Ken bicara sama Papa, kalau Clar setuju akan perjodohan ini maka dia akan setuju juga"ucap andry, padahal sebenarnya Ken mengucapkan kata-kata tersebut karena dia sudah mendengar keputusan dari Clar bahwa dia akan menolak perjodohan ini tapi sekarang malah sebaliknya.


Keesokan harinya dikampus ....


"Clar.."panggil Ken dengan raut muka nerah padam.


" i .. Iya kak" gumam Clar karena dia sedikit takut dengan raut wajah Ken yang sekarang menghampirinya.


Bagaimana ini apa yang harus ku katakan sama Kak Ken, tidak mungkin aku mengatakan sebagai balas budi atas kebaikan om andry kepada Papaku sedangkan papa tidak tahu alasan ku menerima perjodohan ini.


" maaf kak .. Bukan maksudku untuk mempermainkan kakak, tapi ini keputusan yang tiba-tiba dariku tapi percayalah kak ini untuk kebaikan keluarga kakak" jelasku.

__ADS_1


" kau tidak tahu yang terbaik untuk keluargaku karena kau orang luar" ketus Ken yang masih dalam mood marah.


"aku memang orang luar kak tapi aku sangat peduli dengan keluarga kakak, jadi terima saja perjodohan ini" aku meninggalkan Kak Ken yang tidak bisa percaya dengan ucapanku barusan.


Aku melangkahkan kakiku untuk beranjak dari hadapan Kak Ken karena jujur aku tidak tahu mau bicara apalagi dengan Kak Ken. Semakin lama jalanku semakin cepat karena kau takut Kak Ken akan mengejarku dan untung hari ini hanya ada satu mata kuliah dan aku bisa segera pulang dengan taxi karena sebelumnya aku sudah menghubungi papa untuk tidak menjemputku karena akan merepotkan karena aku pulangnya lebih cepat dari biasanya dan aku tidak mau mengganggu kerja Papa.


Hari berganti hari, sudah 6 bulan semenjak pembicaraan 2 anak manusia yang telah dijodohkan..dan Kenny Putra Nugraha sudah wisuda dan bekerja diperusahaan Nugraha.


"akhirnya sebentar lagi kamu menikah sayang" ucap mama sambil melihat pakaian pengantin yang akan aku pakai di hari pernikahanku yang lebih kurang satu minggu lagi acaranya.


"wah .. Cantik banget kamu sayang" ucap mama yang sangat bangga akan diriku ini.


"benar intan..Clar memang sangat cantik" celetuk designer pakaian pengantinku sekaligus sahabat kental mama yabg bernama tante Dewi.


"siapa dulu dong mamanya"ucap mama dengan nada sombong tapi penuh candaan.

__ADS_1


Semua yang ada di ruang tersebut tertawa termasuk aku yang walaupun 100% tidak ikut tertawa atas pembicaraan ini. Aku tidak bisa sepenuhnya bahagia atas pernikahan ini karena di sisi lain calon suamiku tidak merasa senang akan keadaan ini walaupun dia sudah memutuskan kekasihnya tapi jauh dilubuk hatinya dia sangat terluka dan melihat keadaannya seperti itu akupun merasa terluka.


******bersambung ......


__ADS_2