ASALKAN ENGKAU BAHAGIA

ASALKAN ENGKAU BAHAGIA
IDE CEMERLANG


__ADS_3

"Kak...." lirih Clar.


Seperti ada hubungan telepati antara Ken dan Clar, seketika itu juga Ken mengarahkan pandangannya ke arah Clar yang sedang berdiri di samping mobil yang membawa dirinya ke tempat tersebut padahal suara Clar yang memanggil nama suara Ken hanya terucap pelan.


Tatapan antara Ken dan Clar sangat begitu intens walaupun dari jarak jauh....


Clar berjalan secara perlahan mendekati Ken dan akhirnya sekarang Clar sudah berhadapan langsung dengan pria yang sangat dirindukan dan dicintainya. Clar merasa sedih melihat keadaan Ken yang hanya bisa duduk di kursi roda di tambah lagi raut wajahnya yang sangat tidak bersemangat, Clar menahan agar air matanya tidak terjatuh di depan Ken.


"Kak..Ken..apa kabar" Tanya Clar secara perlahan karena dia merasa canggung di hadapan pria yang sudah lama tidak di temuinya.


Ken hanya terdiam dan tidak membalas sapaan Clar, tatapan pria tersebut sangat berbeda dengan tatapan terakhir Ken bertemu Clar di rumah sakit karena sewaktu ketemu Clar di rumah sakit tatapan pria tersebut sangat mendambakan sosok wanita yang sangat di cintai nya tetapi sekarang tatapan tersebut berubah seperti menjadi sangat dingin bahkan lebih dingin dari sewaktu awal mereka menikah.


"Kak.." lirih Clar yang sangat merasa sedih karena sapaannya tidak di balas oleh Ken.


"Pergilah jangan pernah kemari lagi" usir Ken sambil memalingkan mukanya menatap ke arah laut.

__ADS_1


Clar terkejut dengan reaksi Ken yang langsung mengusirnya, tapi bukan Clar namanya kalau dia langsung menyerah. Clar berpikir keras mencari cara agar dirinya tidak pergi dari tempat ini dan akhirnya timbullah ide cemerlang yang dari sejak dipikirkannya.


"aduh..aduh...." rintih Clar.


Karena mendengar suara rintihan kesakitan dari Clar, secara cepat Ken menoleh ke arah Clar melihat keadaan wanita yang sangat dirindukannya karena jujur dirinya merasa takut penyakit Clar kembali lagi.


"Kamu kenapa say....Clar" tanpa di sengaja Ken hampir memanggil Clar dengan kata sayang, bukan hanya Ken yang terkejut tapi Clar juga merasa mendengar bahwa Ken akan mengatakan sesuatu yang dulu pernah mereka sebutkan satu sama lainnya.


"A..aku sakit perut Kak" sahut Clar dan ucapan tersebut membuat Ken merasa lega tapi sedikit kesal karena dikiranya sesuatu terjadi pada Clar dan ternyata sakit perut alias dirinya mau BAB.


"Terimakasih Kak..aku masuk dulu ke dalam" Clar melangkahkan kakinya ke dalam rumah tersebut sekaligus merasa lega ternyata rencananya berjalan dengan lancar.


Clar menyusuri setiap sudut rumah tersebut dengan perlahan, bukannya ke toilet malahan dia memperhatikan setiap sudut rumah tersebut tapi memang begitulah adanya karena sebenarnya dirinya tidak perlu ke toilet karena perutnya memang tidak sakit itu hanya rencana nya saja supaya tidak pergi dari tempat ini.


Langkah kaki Clar menuju sebuah ruangan yang penuh dengan aroma masakan dan tak lain adalah dapur. Clar melihat wanita paruh baya yang sangat dikenalnya.

__ADS_1


"Bi Imah.." Panggil Clar.


"Nyonya Clar.." Jawab Bi Imah yang sangat terkejut dengan keberadaan Clar.


"Apa kabar Bi.." Tanya Clar tersenyum.


"Saya baik Nyonya, bagaimana dengan Nyonya" Tanya balik Bi Imah.


"Saya baik Bi, jangan gugup Bi..saya ini manusia kok" Canda Clar.


"Nyonya ini bisa saja. Bagaimana Nyonya bisa sampai disini?" Tanya Bi Imah.


"Panjang ceritanya Bi..nanti saya ceritakan. Tapi ada yang mau saya tanyakan ke Bibi terlebih dahulu" Ucap Clar dengan nada serius yang membuat Bi Imah menjadi kembali gugup.


Segini dulu ya ceritanya, besok pasti ceritanya lebih panjang lagi. Selamat malam .....

__ADS_1


Jangan lupa dukungannya ya LIKE, VOTE DAN KOMENTAR nya ...Terimakasih.


__ADS_2