ASALKAN ENGKAU BAHAGIA

ASALKAN ENGKAU BAHAGIA
SAKIT SEKALI ....


__ADS_3

Ken dan Jessica akhirnya meninggalkan acara tersebut dan menuju kamar mereka karena kamar mereka bersebelahan sehingga mereka selalu berjalan berdampingan sehingga orang-orang yang lewat sekilas melihat mereka seperti sepasang kekasih atau suami istri.


"Ken..besok jangan lupa jam 7 pagi kita harus berangkat" ucap Jessica mengingatkan.


"Baiklah..selamat malam Jessica" Ucap Ken sambil membuka pintu kamarnya karena sebelumnya dia mampir ke meja receptionis untuk meminta kunci cadangan karena sudah hampir jam 12 malam dia pikir Clar pasti sudah tidur dan tidak mau mengganggu tidur wanita tersebut. Walaupun Ken menunjukkan sikap cuek dan galak kepada Clar sebenarnya dia tidak membenci wanita tersebut tetapi dia tidak mau memberi harapan kepada Clar karena sampai sekarang dia tidak bisa melupakan Jessica. Seperti saat ini dia hanya bisa mengucapkan selamat malam kepada Jessica walaupun didalam hatinya sangat merindukan wanita tersebut tetapi dia cukup bahagia karena dapat sering bertemu dengan Jessica karena hubungan kerjasama.


"Selamat malam Ken" balas Jessica dengan senyum manisnya.


Ken melangkah masuk ke dalam kamarnya dan melihat Clar berbaring di atas sofa sambil menyelimuti seluruh badannya termasuk wajahnya. Sebenarnya Clar belum tidur, dia mengetahui kedatangan Ken. Clar langsung menyelimuti tubuhnya termasuk wajahnya karena dia tidak mau Ken melihat matanya yang sudah bengkak akibat nangis berjam-jam.


Ken langsung menuju kamar mandi dan membersihkan seluruh tubuhnya. Setelah berganti pakaian Ken langsung membaringkan tubuhnya ke ranjang dan langsung tertidur akibat kelelahan menghadiri acara tersebut.


****


Ken sudah bersiap-siap dan hendak keluar dari kamar. Namun langkahnya terhenti karena panggilan dari Clar.


"Kakak tidak sarapan dulu" tanya Clar.


"Tidak, aku sarapan di luar saja dengan rekan kerjaku." jelas Ken dan berlalu meninggalkan Clar.


Clar hanya bisa menghela napas dan untung saja matanya tidak kelihatan bengkak karena pagi ini Clar bangun kecepatan dan dia sempat mengkompres bagian matanya agar cepat kempes.


Clar menghabiskan waktunya di dalam kamar, dia meminta sarapan dan makan siangnya diantar ke kamar karena dia tidak mau turun kebawah dan makan sendirian. Selang beberapa lama kemudian Handphone Clar berbunyi lalu Clar langsung mengambil Hanphone diatas meja yang berada di samping ranjang kamr tersebut. Tertera nama Helen dan tidak menunggu lama Clar langsung mengangkat telepon tersebut.


"Hallo.." ucap Clar.


"Pagi Clar..gimana bulan madunya" ledek Helen sambil tertawa kecil. Helen mengetahui kalau Clar dan Ken belum pernah berbulan madu makanya Helen menjahili Clar.


"bulan madu apaan.., eh tunggu dulu kamu tahu aku lagi di luar kota" ucap Clar curiga.


"tahulah kan aku..." tiba-tiba ucapan Helen berhenti. "aduh kok bisa keceplosan sih" gerutu Helen dalam hati.


"tahulah kan aku apa Helen" tanya Clar penasaran karena Helen tidak meneruskan pembicaraan mereka.


"Maksudku .. aku tahulah karena kan Om Andry yang kasih tahu aku ketika main ke rumah mertua loe." Jelas Helen sebisa mungkin mengelabui Clar dan nampaknya sukses.


"Oo.." balas Clar singkat.


"Sekarang kita ada dikota yang sama lho.."Ucap Helen antusias.


"Beneran ..?" tanya Clar seakan tak percaya.


"Beneran Clar, baru tadi pagi sampai. Aku menemani Andy untuk menghadiri pernikahan sepupunya. Rencananya kapan kalian pulang Clar?"


"Oh begitu, dari yang kudengar besok pagi kami sudah kembali" Ucap Clar.


"aduhh kenapa cepat sekali sih." gerutu Helen. "nanti kalau sempat aku akan mengunjungimu di hotel atau mau gue jemput sekalian loe sekarang biar sekalian refreshing alias makan sampai kenyang ditempat nikahan.

__ADS_1


"g usah Len..aku lagi males keluar sekarang" Jelas Clar.


"oh..ya sudah, nanti ku kabari lagi ya. Bye..." Ucap Helen.


****


Di tempat yang lain terlihat Ken fokus dengan perbincangan dengan rekan kerjanya diproyek ini dan akhirnya selesai juga dengan hasil yang positif.


Ken sudah bersiap-siap mau kembali ke kamar namun langkahnya tertahan karena Jessica memegang tangannya.


"Ken mau g temani aku ke acara pernikahan temanku, aku tidak enak pergi sendirian" Ucap Jessica dengan wajah memelas.


Ken berpikir sejenak dan kemudian dia menganggukkan kepalanya tanda setuju.


"Kalau begitu satu jam lagi kita berangkat" ucap Jessica dengan senyuman.


Mereka kembali kekamarnya masing-masing dan langsung bersiap-siap untuk pergi ke acara pernikahan temannya Jessica.


Clar melihat Ken sudah rapi dengan pakaian semi formal.


"Mau pergi lagi Kak?" tanya Clar.


"Iya..ada pertemuan dengan teman bisnis sebentar" Jelas Ken..


" Oo.." gumam Clar.


Seperti biasa Ken pergi tanpa pamit, Clar menatap nanar kepergian Ken.


****


"Terimakasih Jes.." sahut temannya Jessica dan mereka mengobrol sebentar sedangkan Ken hanya diam dan sekali-kali menebar senyuman. Setelah selesai dengan sepasang pengantin mereka bergabung dengan tamu yang lainnya.


"Mau minum apa biar ku ambilkan" tanya Jessica.


"g usah nanti biar aku ambil sendiri" balas Ken. Sebenarnya Ken tidak begitu nyaman berada di tempat ini terlebih dia sudah berbohong dan ini kali pertama dia berbohong kepada Clar.


"Gpp Ken aku sekalian mau ngambil minuman" Ucap Jessica.


"kalau tidak merepotkanmu tolong ambilkan aku jus jeruk" Ucap Ken.


"Baiklah, tunggu sebentar ya" Jessica berlalu dari tempat duduknya Ken menuju tempat minuman.


"Kak Ken..kenapa ada di sini" Tanya Helen yang seakan tak percaya bisa bertemu sepupunya di sini.


Ken juga tidak kalah terkejutnya melihat Helen berada disini juga.


"Kamu kok bisa disini?" tanya Ken heran.

__ADS_1


"Inikan acara pernikahan sepupu andy" Jelas Helen.


"Kalau kakak kenapa ada di sini?" tanya Helen penasaran.


"Aku diajak temanku menghadiri pernikahan temannya" ucap Ken, sebenarnya Ken tidak mau Helen tahu kalau dia kesini bersama Jessica.


Helen mengedarkan pandangannya ke kanan kekiri kedepan kebelakang tapi dia tidak menemukan orang yang dia cari.


"Clar tidak ikut Kak?" Tanya Helen sambil celingak celinguk.


"mm..dia tidak ikut. Apalagi kami hanya sebentar disini." Jelas Ken dengan sedikit tidak nyaman karena sepupunya ini termasuk orang yang kepo.


" Ken ini minumanmu " Ucap Jessica sambil memberikan minuman yang dipesan Ken.


Helen terkejut melihat Jessica dan melototkan matanya ke arah Ken, sedangkan Ken hanya pasrah.


****


Drrt..drrt...


"Hallo" Jawab seseorang yang baru bangun dari tidurnya akibar panggilan telepon.


" Clar..ini gue Helen. Loe kenapa tidak ikut Kak Ken ke acara pernikahan temannya si Jessica" tanya Helen ceplas ceplos.


Clar terkejut akan ucapan Helen, setahunya Ken bilang mau bertemu teman bisnisnya.


"Apa jangan-jangan kamu tidak tahu ya mereka pergi berdua" cerocos Helen.


"A..aku tahu kok Len, Kak Ken sudah kasih tahu" Ucap Clar bohong.


"Oo ya sudah..Clar aku udahan dulu ya soalnya Kak Andy manggil karena kami mau foto bersama dan aku tidak bisa menemuimu karena ada acara lagi. Kita temuan pas sudah kembali aja ya" Ucao Helen.


" Iya..bersenang-senanglah" Ucap Clar dengan sedikit menahan rasa sakit dihatinya.


Setelah selesai teleponan dengan Helen, Clar langsung terduduk dilantai sambil memukul dadanya yang terasa sangat sakit sekali akibat kabar dari Helen.


"Kenapa kakak berbohong padaku, kenapa....hiks..hiks.."teriak Clar walauoun sebisa mungkin dia menahan agar tidak sampai terdengar keluar kamar.


Sudah satu jam Clar menangis tanpa henti dan sekali-kali berteriak karena saking tak tahan dengan perasaannya ditambah dia seorang diri saat ini.


Clar memakai kacamata hitam yang sengaja dibawanya mana tahu berguna..ya saat ini kacamata tersebut sangar berguna untuk menutupi matanya yang bengkak sempurna.


Clar pergi dari kamar hotelnya dan menuju ke arah pantai dan kebetulan waktu masih menunjukkan jam 5 sore..


Clar duduk diatas pasir yang bersih sambil menunggu terbenamnya matahari. Jauh dilubuk hatinya masih terasa sakit. Setelah melihat matahari terbenam Clar berencana balik ke kamar tetapi tiba-tiba kepalanya tarasa sakit.


"arghh..sakit sekali, Mama.." Tiba -tiba Clar jatuh pingsan karena tidak bisa lagi menahan rasa sakit dikepalanya..

__ADS_1


**** ***bersambung ....


Dukung dengan cara like, komen dan vote ya 😊😊😊😊***


__ADS_2