ASALKAN ENGKAU BAHAGIA

ASALKAN ENGKAU BAHAGIA
HARI PERTAMA HIDUP BERSAMANYA ..


__ADS_3

Matahari pagi menyapa kehidupan baruku bersama status baru yang bernama ISTRI.


Badanku seperti rontok semua karen acara pernikahan semalam. Aku bangun dari tempat tidur yang berukuran king namun hanya ditempati satu orang saja karena ada satu orang lagi yang lebih memilih ditempat yang lebih sempit.


Aku beranjak menuju kamar mandi hotel ..ya karena kami menginap di hotel tersebut setelah acara resepsi pernikahan kami selesai. Setelah selesai mandi dan berpakaian aku melangkahkan kakiku menuju pintu karena dari tadi sudah diketuk oleh pelayan hotel untuk mengantarkan sarapan pagi buat kami. Setelah semua makanan diletakkan dimeja, pelayan tersebut pamit undur diri. Aku mengarahkan mataku ke arah sofa karena sampai sekarang Kak Ken belum juga bangun dari tidurnya, "padahal bukannya lelah seperti pengantin lainnya eh..malah kelamaan bangunnya" gumamku.


"Kak..bangun sudah pagi..bangun kak" ucapku sambil menggoyang-goyangkan tubuhnya.


"apaan sih....jangan ganggu" ucapnya walaupun tanpa membuka mata.


"kak..kita harus check out dari sini, kedua orang kita pasti sudah nunggu di lobby hotel saat ini" kataku mencoba memperingatkannya.


Matanya perlahan terbuka dan sesekali menguap tanda dia memang masih mengantuk. Tanpa membalas ucapanku dia langsung menuju kamar mandi.


Setelah selesai sarapan, kami menuju lobby hotel karena sudah 30 menit di telepon oleh papa agar kami segera datang ke lobby. Akhirnya kami sampai juga ke lobby.


"kalian kerumah papi kan"ucap andry.


"tidak pi..kami langsung menuju rumah kami karena sebelum pernikahan kami sudah berdiskusi mau langsung menempati rumah kami yang baru karena mau belajar mandiri, iya kan Clar.."ucap Kak Ken sambil melemparkan pertanyaan kepadaku.


"i..iya Kak.." padahal ntah kapan dia bicara padaku, dasar jadi suami seenak jidatnya saja.

__ADS_1


"ya sudah kalau begitu, tapi kalian seharusnya honeymoon?" tanya andry balik.


"Clar masih kuliah pi..aku juga mau fokus mengembangkan perusahaan papi, jadi ditunda saja dulu" jelas Ken dengan raut wajah datar.


"huu..apa salahnya sih honeymoon, sayangkan disia-siakan rezeki itu. Lagian kuliah bisa cuti paling lama satu minggu bisa kok, bilang aja memang tidak mau" batinku sambil menundukkan kepala. Ternyata mama memperhatikan diriku yang dari tadi menundukkan kepala.


"ada apa sayang" tanya mama, sehingga semua orang melihat ke arahku.


"a..apa ma.." sahutku.


"dari tadi mama lihat kamu nunduk terus, apa yang sedang kamu pikirkan?" tanya mama balik.


"tidak ada apa-apa ma, hanya saja kepala Clar agak pusing" jawabku untuk menutupi kekecewaanku atas penolakan honeymoon dari Kak Ken tapi kalau pusing memang sudah beberapa hari ini kepalaku mudah pusing, padahal sudah 2 tahun tidak pernah pusing seperti ini.


Sesampainya dihalaman rumah yang akan kami tempati bersama sebagai pasangan suami istri dan hari pertama hidup bersamanya di rumah yang baru pula.


"pakaianku .." teriakku setelah masuk ke dalam rumah.


"bisa g suaramu dikecilkan, kupingku bisa peka ni" gerutu Ken.


"maaf Kak..tapi pakaian dan buku-buku kuliahku bagaimana?" tanyaku sambil memanyunkan mulutku.

__ADS_1


"aku sudah atur semuanya, kau akan menerima semua milikmu itu sebentar lagi"jelas ken sambil berlalu menuju kamar.


Aku mengikuti langkah ken menuju kamar dan sudah tiba dipintu kamar tapi tiba-tiba dia menoleh ke belakang dan menatapku.


"kamu ngapain ikut aku masuk, kamarmu di sana" ucap ken sambil mengarahkan telunjuknya ke arah kamar yang satunya.


"maksudmu kita pisah kamar" tanyaku balik tak percaya akan penjelasan kak ken.


"kamu ini dengar g penjelasanku kemaren, bahwa kita akan menjalani pernikahan ini seperti anak kos yang berarti kita punya kamar sendiri-sendiri" ucap ken sambil melengos masuk ke dalam kamar.


Aku masuk ke kamar yang sama dimasuki kak ken..


"kak..anak kos ada juga kok yang berdua dalam satu kamar jadi itu tidak jadi masalahkan dengan kita" ujarku tak mau kalah.


"bagaimana bisa aku berjuang kalau kamarnya sudah pisah gini" batinku.


"kamu jangan membantah Clar..ini semua kan karena keputusanmu yang mau menerima perjodohan ini" ketua Ken sambil menatap Clar.


"ya..semua salahku, kakak puas.."sejenak aku terdiam setelah mengucapkan kata-kata tersebut. "walaupun kakak tidak menganggapku istrimu tapi jangan perlakukan aku sesuka hatimu, aku tidak akan menuntut apa-apa darimu sebagai suamiku tapi tolong biarkan kita satu kamar karena aku tidak mau kedua orang tua kita curiga, walaupun mereka jarang ke rumah ini tapi di rumah ini juga ada ART yang akan melihat kita berpisah ranjang" jelasku dengan bulir airmata yang terjatuh tak tertahankan lagi.


"Maafkan aku kak..ini satu-satunya caraku agar kita semakin dekat". Ucapku dalam hati.

__ADS_1


****bersambung ....


ayo like, komen dan vote ya teman-teman biar author semangat terus nulis novelnya πŸ˜„πŸ˜„


__ADS_2