
Acarapun selesai dan selanjutnya bertemu orang tua masing-masing.
Nampaknya Orang tua Aulia,Rois,dan Nara saling mengenal satu sama lain.Karena terlihat begitu akrab,sehingga timbul pertanyaan di benak Aulia, "kok bisa ya mereka saling kenal dan sedekat itu?" batinya yang penuh rasa penasaran.
disisi lainnya juga terlihat Nara dengan keadaan pikiran sama seperti Aulia.
"???" dalam benaknya Nara.
Tiba-tiba Angga dan Tripun datang mengagetkan kedua gadis itu, "woiii,melamun terus"tegur Tri.
"huuu ganggu saja"sahut Nara.
__ADS_1
Angga berdiri tepat di samping Aulia sedangkan Tri dan Nara duduk di sebelah mereka.Rois dan Saripun menghampiri mereka dan mengatakan kalau nanti malam akan makan malam di rumahnya.
Malampun tiba,Aulia,Nara,Tri,Angga dan Satria tiba di ruma Rois,dari kejauhan Mereka sudah melihat orang tua mereka yang asyik duduk di taman belakang denga menikmati indahnya malam.
Para pelayan sibuk dengan membakar ayam dan ikan
"bbq/barbequ" time.
Para orang tua masih menikmati hidangan di meja,dan anak-anak merekapun berpamit untuk duduk di tepian kolam.
"Abang Rois,kok bisa Papaku,Papinya Nara dan Ayahnya abang saling kenal?" tanya Aulia.
__ADS_1
Roispun menjawab dan menjelaskan ke Aulia dan Nara
"sebenarnya ceritanya pajang dek,tapi abang akan jelaskan ke kalian secara singkat,biar kalian mengerti ya!!!
Dulu ,waktu Abang masih SD kira-kira,Ayahnya Abang Tugas di Perbatasan negara kita yaitu di kalimantan,waktu itu Ayah selaku Danpos melalakukan Patroli malam.Sepanjang perjalanan Patroli Ayahku ketemu dengan beberapa pria yang menggunakan stelan Jas hitam dan kacamata dan ada beberapa mobil,lalu Ayahku memeriksa mobil tersebut dan didalamnya Ada Om Bima (papanya Aulia) dan Om Narendra(Papinya Nara) sedang di sekap oleh pria-pria berjas hitam.Lalu Ayahku menugaskan anak buahnya untuk melepaskan tawanan itu dan bicara dengan pemimpin Pria tersebut.Tetapi mereka tidak mau melepaskannya,dan terjadilah baku tembak,antara Ayah dan para penjahat itu.Salah satu peluru mengenai kaki ayahku,namun ayahku masih bisa melangka dan membalas tembakan tersebut,dan para penjahat itupun kabur meninggalkan om Bima dan om Narendra.Disitulah awal mula mereka kenalan.Ayahku membawa Om Bima dan Om Narendra ke Pos dan tim medispun menangani peluru yang masuk ke kaki ayah.Semalam penuh mereka bercerita dan ternyata waktu itu Om Bima dan Om Narendra di culik karena akan melakukan kontrak kerja yang di menangkan oleh mereka dengan pihak negara tetangga.Tapi Al Hasil mereka bisa selamat karena Ayah dan anak buahnya.Disitulah mereka menjadi seperti saudara,dan satiap saat selalu berhubungan di manapun mereka berada.Om Narendra dan Om bima setiap ke kalimantan selalu mencari Ayahku begitupun sebaliknya.Mereka bertiga dimanapun berada selalu bertukar kabar dan apa bila ada waktun senggan,pasti akan ada pertemuan antara mereka,hingga suatu ketika om Narendra pergi ke Irak untuk tujuan kerjanya dan om Bima waktu itu tidak bisa ikut karena tante Rina lagi sakit,akhirnya dia mengajak Ayahku untuk menemaninya dan Ayahkupun diangkat menjadi ajudan oleh Om Narendra.
"oh jadi begitu ceritanya" sahut Nara dan Aulia.
"itu belum semuanya dek abang ceritakan ,baru sepenggal kisah mereka itu"sambung Rois..
"wow berarti panjang sekali !!!" tukas Aulia.
__ADS_1
Mendengar para anak-anak bicara Narendra,Bima dan Ayahnya Rois mendekati mereka.