
Waktu terus berjalan Aulia pun melirik jam yang ada di layar ponselnya,
" Ayu,Ayo kita pergi .Aku sudah lupa kalau harus mengantar Papa dan Angga di pelabuhan"
"Ayo"
Kedua Gadis itu langsung memasuki mobil milik Aulia dan pergi ke arah pelabuhan.
"Yu ,pake sitbelt mu.Aku mau ngebut"
"ok Aulia"
Aulia pun melajukan mobilnya,sambil memakai earphone untuk menghubungi Nara.
tut...
tut ...
tut...
"Ya Halo Li?"
"Nar,kamu sudah di mana?''
"Ini sudah di gerbang masuk,Aku sama Hana"
"ok,aku mungkin agak telat soalnya ini masih di depan Casablanka"
"baiklah, tidak usah balapan Li.Ini juga rombongannya baru masuk semua"
"ok"
Aulia menyudahi panggilan tersebut.
***
Di pelabuhan
Angga dan rombongan kini memasuki Gerbang dengan Truk Milik Kantornya.Dia mencoba mencari dimana Aulia berada,namun yang di lihatnya Hanyalah Nara dan Hana.Angga meraih ponselnya dan menghubungi Aulia,namun panggilan tidak tersambung.Pikiran Angga belum tenang,Dia berpikir Apakah mungkin Aulia tidak akan mengantarnya.Saat Angga dan yang lainnya mulai turun,Tiba-tiba Angga melihat Ada Papanya Aulia dan Beberapa Lelaki berjas Hitam bersamanya juga ada Mamanya Aulia.Karena Angga malu untuk mendekat,Akhirnya Dia mencoba menghubungi Nara.Tidak lama setelah itu,Nara menjawab panggilan dari Angga.
"Halo Angga,Ada apa?"
"Nar,Aulia tidak kesini ya?"
"Sudah di jalan Angga,Dia bilang sama saya tadi kalau Dia akan terlambat sedikit "
"oh iya,makasih banyak atas informasinya"
Mendengar jawaban dari Nara,Angga kini bersemangat kembali.Dia segera menysul yang lainnya untuk mengangkat barang-barangnya ke dalam Kapal.Sedang Tri dan Satria kini mulai menuruni tangga kapal karena telah selesai mengantar barang mereka masing-masing.
"Kita duluan turun ya Angga''Ucap Tri
"iya"Sahut Angga
__ADS_1
"Soalnya Para bidadari sudah menunggu kita di bawah"Ejek Satria
"Hmmm"Jawab Angga sambil menaiki anak tangga kapal.
Waktu terus berjalan Kapal pun Memberikan Bunyi peringatan untuk para penumpang yang Pertama kalinya, pertanda bahwa satu atau dua jam lagi kapal akang berangkat meninggalkan pelabuhan.
Tri dan Satria Akhirnya bertemu dengan Hana dan Nara,mereka berempat kini duduk di depan Cafe yang ada di dalam ruang tunggu sambil minum Kopi.
"Potong cerit ya,Aulianya mana Nar?"Ucap Tri
"Nomornya dari tadi aku hubungi tidak ada jawaban"Jawab Nara
"Terus bagaimana?Kasihan sih Angga"
"Saya sudah kasih tahu Angga kok tadi kalau Aulia sudah di jalan"
"Oh...Baguslah kalau begitu"
Mereka pun Asyik bicara di cafe yang sangat ramai dengan pengantar pengunjung di dalam ruang tunggu tersebut.
***
Di mobil Aulia
Aulia mencoba mencari ponselnya yang sedari tadi bergetar,namun tak kunjung Dia dapati karena jatuh di bawah jok mobil.Diapun Meminta Ayu untuk mengambilkannya karena tepat di kakinya Ayu.Setelah Ayu mendapatkan ponselnya,Dia segera memberikan ponsel tersebut ke Aulia.
Aulia kini mencoba menghubungi Mamanya
"Halo Nak"
"Ini di Ruang Tunggu sama Papa dan Groupnya"
"Mama ada lihat Rombongannya Angga tidak?"
"Banyak sekali ini Anggota Tentara Nak,Mama tidak bisa melihat Angga.Hanya tadi Pas Mama Ke Toilet Mama melihat Nara dan Lainnya."
"oh iya makasih Ma"
"Kamu sudah dimana Nak?"
"Ini Ma baru masuk Gerbang"
"Iya Nak."
Setelah menyudahi Panggilan dengan Mamanya Aulia segera memarkir mobilnya di parkiran.Dua Gadis itupun keluar dari mobil dan langsung menuju ke arah ruang tunggu.
"Aulia,sungguh banyak sekali manusia saat ini?"Seru Ayu dengan heran melihat keramaian di area pelabuhan
"Iya,Ayo Yu.Jangan sampai kita terlambat lagi"
Pom.......
pom......
__ADS_1
Bunyi Kapal kembali memperingatkan kepada seluruh penunmpang untuk Segera memasuki area pelabuhan karena kapal akan segera di berangkatkan.
"Bunyi Apa ya tadi Aulia?"Tanya Ayu bingung
"Bunyi Stom Namanya itu Yu"
"oh iya,maklum ya Aulia.Aku tidak pernah melihat pelabuhan.ini saja baru Pertama kalinya"
"Iya tidak apa Yu."
"Hehehe"jawab Ayu terkekeh
Mereka akhirnya tiba di depan pintu masuk ruang tunggu setelah berjalan berhimpitan dengan orang banyak.Tak di Sangkah di dalam ruang Tunggu ternyata lebih banyak lagi Orangnya Ayupun semakin terheran-heran melihatnya,Namun Dia tidak lagi bertanya dan hanya mengikuti langka kaki Aulia.Akhirnya Aulia bertemu dengan Papa dan Mamanya serta Rombongannya Pak Adinandra yang sedang berjalan ke luar dari ruang tunggu menuju Ke Kapal Penumpang.Tak lama setelah itu,Ada Juga Hana,Nara,Tri dan Satria tepat di belakang Groupnya Pak Adinandra.
Pom....
Pom...
Pom.....
Terdengar kembali bunyi peringatan dari atas Kapal.
"Panggilan kepada Seluruh Pengantar dan Pengunjung untuk segera turun karena Kapal akan segera di berangkatkan"
Terlihat Angga yang sudah menetap di Anjungan Kapal melihat ke arah pintu keluar terminal pemumpang.Dalam Hatinya Angga berdoa semoga Tuhan mau mempertemukan Aulia dengannya Walau hanya sebentar.
para rombongan kini mulai menaiki anak tangga kapal,sedang Aulia dan yang lainnya berada di belakang rombongan itu.
Papanya Aulia dan Rombongannya juga mulai naik ke atas Kapal,dan Aulia kini belum juga bertemu dengan Angga.Karena kapal akan segera berangkat akhrinya Angga memutuskan untuk naik ke ruang Komando.Sesampainyq di ruang komando kapal,Angga meminta ijin Ke Komprador dan Kapten Kapal untuk meminjam mikrofon karena ada hal yang akan di sampaikan.Mendengar keluhan dari Angga akhirnya Sang Kapten mengijinkan Angga untuk menggunakan mikrofon tersebut.Anggapun langsung mengucapkan terimakasih kepada Kapten dan Yang lainnya.Anggapun menggunakan mikrofon
"Panggilan ini di tujukan untuk Nona Aulia Permana Putri"
Mendengarkan Suara mikrofon dari atas kapal,semua mata yang mengenal Aulia tertuju padanya yang kini tepat berada di depan Kapal.
Selanjutnya Anggapun kembali berbicara di mikrofon
"Jika Kamu ada di disini sekarang, Tolong datanglah walau hanya sedetik saja"
Aulia yang tadinya merasa malu,kini menyerang dirinya untuk mendekat ke arah kapal bersama dengan Nara ,Hana dan Ayu.Saat itu juga Aulia melambaikan tangan ke arah Ruang komando kapal agar Angga berhenti dan bisa melihatnya.Di dalam ruang komando Kapten melihat lambaian tangan dari seorang gadis di bawah,Langsung memanggil Angga
"Pak Komandan, Apakah itu Wanita yang Kau panggil tadi?"
Mendengar perkataan Kapten, Anggapun secepatnya melihat ke arah bawah dan benar dugaannya Aulia dan yang lainnya tepat di depan Tangga kapal.Angga segera keluar dan Berteriak Kembali
"Aku Mencintai mu Aulia Permana Putri "
Aulia yang mendengar teriakan Angga kini tersipuh malu dan juga berlinang air mata karena kapal pun sudah Lepaskan tali dan Tanggapun mulai di Angkat.
"Aku tunggu Kamu Kapten Angga"Teriak Aulia juga
"Aku PASTI KEMBALI "Ucap Angga dengan Melambaikan tangannya.
Semua orang yang melihat dan mendengarkan Kata-katanya Angga merasa terharu dan ada juga yang berkata "So sweetnya"
__ADS_1
Ada juga para anak buahnya Angga yang berada di Anjungan mulai senyam senyum dengan perkataan Kapten mereka.Akhirnya Kapalpun lepas tali lepas cinta, Seperti Lirik lagu.
Yang tertinggal kini Hanya Aulia dan Teman-temannya.Sedangkan Para Ibu-Ibu dan pengantar yang lainnya mulai meninggalkan Area pelabuhan.