Aulia Dan Cinta Tulusnya

Aulia Dan Cinta Tulusnya
Bab 29 Target utama


__ADS_3

Keesokan harinya Aulia telah kembali ke Desanya,papa dan mamanyapun menjemputnya di bandara.Dalam perjalanan pulang ke rumah mereka berbincang tentang semua yang terjadi di kota.Sesampai dirumahpun Aulia segera memberikan oleh-oleh titipan orang tuanya Nara ke papa dan mamanya,setelah itu Diapun segera ke kamarnya dan barang-barangnya di rapikan oleh bibi Marwa.


Dalam kamar Aulia segera meraih ponselnya dan menelpon Nara untuk memberitahukan bahwa yang mana dia telah tiba di desanya.Setelah memutuskan sambungan telepon itu Aulia segera ke kamar mandi.


Di kota yang lain nampak Linda menghubungi seseorang dalam ponselnya,Lindapun berbicara agak lama dengan orang tersebut.


Matahari mulai terbenam,pertanda malamun tiba,terdengar ketukan pintu rumah Aulia,mendengar hal itu bibi Marwa segera membuka pintu.


"Mau cari siapa Tuan?"


"Aulia Ada ga?" tanya pria itu ke Bi Marwa


"ada Tuan,tapi lagi istirahat"


Si priapun segera mengatakan apa maksud kedatangannya.Bibi Marwa yang mendengarnyapun segera ke arah kamar Aulia dan mengetuk pintu,tak lama a?kemudian Auliapun terbangun.


"Ada apa bi?"


"anu non,di luar ada cowok yang cari non"


Mendengar hal tersebut Aulia segera mengganti pakaiannya dan menemui pria itu,ketika Aulia menemuai pria tersebut Aulia merasa ada hal yang aneh,namun Dia tetap menyembunyikannya.


"Ada apa ya Kak menemui saya?"


"Dek,aa bisa kakak ajak Adek jalan malam ini?"


"aduh maaf ya kak,saya masih capek"


Kembali penolakan dari Aulia yang di terims pria itu,sehingga membuat pria tersebut merasa minder dengan sikap Aulia.Pria itupun segera pamit dari hadapan Aulia dan pergi.


"sebenarnya apa sih maunya"Gerutu Aulia


Dalam kemarahannya Aulia,dering ponsel memecah kesunyian malam itu,diapun segera meraih ponsel dari tasnya dan menjawab panggilan tersebut.Seperti biasanya mereka saling berbincang sampai tertidur.


Di tempat pria misterius itu Dia kembali menelpon Linda dan membicarakan rencana mereka kembali,saking lamanya berbicara Lindapun memutuskan panggilannya.Pria itupun segera menyusun strtegi untuk target utamanya yaitu Aulia.


"Sekarang kamu mungkin menolakku,tapi tunggu nanti kamu tak akan bisa menolakku lagi"guman pria itu


Keesokan harinya Aulia sudah terbangun dari tidur nyenyaknya dan segera keluar untuk mengambil sesuatu di dapur,dilihatnya bi Marwa yang tengah sibuk dengan pekerjaan seperti biasanya.


Ketika itu Orang tua Aulia juga sudah berpakaian rapi untuk melakukan pekerjaan masing-masing,mereka segera duduk di meja makan untuk sarapan bersama.Setengah jam berlalu sarapanpun selesai

__ADS_1


"Papa sama mama berangkat dulu ya Nak"ucap papanya


"iya pa ma hati-hati" jawab Aulia


Pasangan suami istri itu pun segera masuk ke dalam mobilnya masing-masing dan keluar dari gerbang rumahnya.


Seperti biasanya di rumah hanya tersisa Aulia dan Bi Marwa.Tiba-tiba bel pintupun berbunyi dan Aulia segera berlari menuju ke depan untuk membuka pintu,Eh taunya si pria misterius itu lagi.


"Selamat pagi"seru pria itu


"selamat pagi juga,ada apa pagi-pagi ke rumah saya ?"tanya Aulia judes


"Mau ajak kamu bersepeda manis"goda pria itu


"kok dia tau ya aku hobi bersepeda"batin Aulia


Auliapun segera menjawab kalau dia tidak bisa karena masih harus istirahat dan tidak boleh kecapean


"maaf ya ,saya tidak bisa soalnya saya harus banyak istirahat"pinta Aulia


"ok ga apa"jawab pria itu


Di Kota


Nara yang mendapatkan telepon dari Aulia segera beranjak dari tempa tidur,dan menjawab panggilan dari sahabat karibnya itu


"Halo Li"


"halo juga Nar"


"Bagaimana kabarmu,sudah sehatkah? Li?


"Iya Nar udah mendingan,Obat dokter Okta memang manjur dan membuat nafsu makanku bertambah loh Nar"


Kedua gadis itu berbicara cukup lama dalam telepon.Sehingga Nara melupakan Tunangannya Tri yang sedari tadi mengirimkan pesan untuknya.


Di Kantor Angga...


Angga yang selalu menyelidiki akan geral - gerik dari Linda mulai gelisah karena dia teringat ucapan pria yang di pergokinya itu memberitahukan bahwa yang mana Linda telah menyewahseseorang untuk megikuti Aulia selama di Desanya.Anggapun segera menelepon Satria untuk melacak Ponsel Aulia,agar Angga bisa tau Aulia kemana saja.


"Maafin aku ya Aulia,terpaksa aku harus melacakmu karena aku takut kamu kenapa-kenapa"batin Angga

__ADS_1


kembali di Desa Aulia


Waktupun sudah mulai sore,Aulia yang tengah asyik menonton ruang TV tiba-tiba Menerima sebuah panggilan dari nomor Asing lagi,namun kali ini Aulia mengabaikannya karena Dia pikir tidak penting,Auliapun melanjutkan tontonannya .


Ting....


Sebuah pesan masuk di ponsel Aulia


"Nanti malam bisa tidak saya ajak kamu keluar?"


Aulia yang membaca pesan itupun segera membalasnya.


"Maaf ya saya tidak bisa".


dan langsung mematikan ponselnya.


Aulia segera ke kamarnya dan berganti pakaian karena ada sesuatu yang mau dia cari di minimarket,Dia segera menghidupkan mobilnya dan melaju ke arah minimarket.Selama perjalanan dari rumah ke minimarket Aulia melihat dari kaca spionnya seperti ada motor yang mengikutinya,namun saat sampai di minimarket Aulia sudah tak melihat motor itu lagi.


...Malampun tiba,Aulia yang selesai belanja di minimarket,segera ke Cafe favoritnya yang ada di desa itu,Cafe Kenzo itu tak jauh dari minimarket makanya Aulia smpai sebelum waktu lima menit.Sesampainya di cafe kenzo diapun segera memesan Kopi andalannya dan roti bakar kesukaanya....


Dalam Cafe itu ternyata sudah ada seorang pria yang mengikut Aulia tadi ,merasa ada hal yang sedikit Aneh dengan pria tersebut,Aulia segera mengirimkan pesan ke papanya,namun setelahnya itu ponsel Aulia tiba-tiba lowbatt.Rasa cemas di hati Aulia sangat terlihat karena dia begitu panik saat itu.Aulia segera mengeluarkan Charger miliknya dan meminta seorang pelayan disitu untuk mencars ponselnya,dengan begitu kepanikan dihatinya mulai berkurang.Suasana Cafe yang tadinya sunyi kini sudah mulai ramai,Auliapun menikmati Kopi dan Rotinya,sedangkan Pria misterius itu sudah tak terlihat lagi.


"Ah untunglah si penguntit sudah tak ada lagi"batinnya sambil menarik nafas.


Waktu telah menunjukkan pukul 9 malam Auliapun berniat untuk pulang,dia segera membayar ke kasir dan mengambil ponselnya yang di cars.Setelah itu Aulia segera keluar dari cafe tersebut dan masuk ke mobil,di dalam mobil Aulia merasa pusing sehingga diapun berusaha untuk menelpon Mamanya tak lama kemudian Terhubunglah dia dan mamanya di telepon,Aulia meminta mamanya untuk menjemputnya karena kepalanya sangat sskit.Tiba-tiba sambungan telepon itu terputus,signal di tempatnya Aulia hilang.


"hu...pake acara hilang signal juga"ucapnya .


Tak lama kemudian Aulia tertidur dalam mobilnya.


Dari sudut jalan ternyata si pria misterius sedang memperhatikan Aulia terus menerus.


"Akhirnya masuk juga kamu "batin pria itu


Pria itupun segera menghampiri mobil Aulia dan menggendong Aulia keluar dari mobil.Pria misterius itu membawa Aulia ke sebuah mobil Van yang sudah di parkirnya di parkiran cafe tersebut,setelah masuk dalam mobil Van itu si pria misterius mengemudi menuju ke arah rumah kosong yang ada di dalam perkebunan jagung dan membaringkan Aulia disebuah tempat tidur dari kayu.Diapun mengikat tangan dan kaki Aulia serta membungkam mulut Aulia dengan kain.


Pria itu segera menelpon Linda dan memberitahukan bahwa yang mana Aulia sudah ada dalam genggamannya.


***Di Kota Angga***


Angga mulai gelisah karena GPS menunjukkan Aulia tengah berada di perkebunan Jagung,Dia segera menelpon Satria dan memintanya untuk melacak Lokasi perkebunan jagung tersebut.

__ADS_1


__ADS_2