
Tak terasa seminggu sudah berlalu sejak acara pertunanganan Nara,Auliapun berencana untuk kembali ke Desa karena mau mempersiapkan Kelanjutan Profesinya.Diapun segera mencari Nara dan kedua Orang tuanya untuk Berpamitan.Setelah menemui Nara dan kedua orang tuanya dan menyampaikan maksudnya Aulia segera mengemasi barang-barangnya,Karena penerbangan akan di lakukan besok pagi jam 10.
Ketika sedang berkemas,tiba-tiba bunyi pesan masuk
Ting...
"Dimana dek?"
Ternyata Angga yang mengirimkan pesan,Auliapun segera membalasnya.Setelah membalas pesan dari Angga ,Aulia segera kembali membereskan barang-barangnya.
"Akhirnya selesai juga"gumannya
Tak lama dari situ Narapun datang dan mengajak Aulia untuk cari makan di luar karena ada yang mau di kasihkan ke Aulia atas perintah Papinya,kedua gadis manis itupun langsung menuju tempat makan dan menikmati setia hidangan yang ada disana.
*Di Kantor Angga"
"Leh,kamu tau tidak,Yang Mantannya Aulia itu ternyata Adik leting kita loh"Ucap Satria
"Masa sih leh?"
"Iya,diakan yang minggu kemarin datang sama komandannya menghadap komandan kita leh"tukas Satria lagi
"Oh yang Prastyo itukah?ajudan itu?"
"Nah...benar sekali,tumben ecer otak kau"Sambung Tri sambil ketawa
Anggapun segera membuka komputernya dan melihat profil si Prastyo.
__ADS_1
Dibelahan kota lain,Nampak Linda sedang memarahi seorang pria."Dasar orang bego,sudah dibayar mahal-mahal malah kerja ga becus"Gerutunya kepada sang pria itu
Si pria itupun hanya tertunduk tanpa berkata apapun,sedangkan Linda yang dengan perut buncitnya itu masih marah-marah.Kemudian Linda mengambil ponselnya dan menelepon seseorang,hampir setengah jam dia berbicara di telepon lalu dia memutuskan panggilan itu.
"Entahlah rencana busuk apa lagi yang mau dia lakukan"Batin si pria itu
"udin cepat kesini"panggil Linda
"iya nona"Sahut pria itu
"Kamu sekarang pergi lagi ke kota itu dan lihat apakah Prastyo benar-benar melakukan kegiatannya atau tidak"
"Aduh nona Linda maaf sebelumnya,Diakan seorang TNI mana bisa saya memata-matainya,yang ada saya kalau ketahuan bisa-bisa saya yang di hajar sampai hancur"Seru udin
"Kalau begitu saya pecat kamu saja,tidak ada becusnya kamu kalau saya suruh"Linda kembali marah-marah
Udinpun segera meninggalkan Linda sendrian di rumahnya dan pergi begitu saja.
Setelah Aulia dan Nara mendapatkan apa yang di cari,Narapun membawanya ke kasir dan membayarnya.
"Li kita nongkrong dulu yuk disini sambil minim kopi tubruk khas sini"
"oh iya boleh juga"
Merekapun menempati salah satu meja yang ada di luar toko itu dan memesan kopi sesuai selera masing-masing.Tiba- tiba seorang pria berseragam TNI itu mendekati Aulia dan menyapanya.
"Hai dek apa kabar?"
__ADS_1
Aulia segera mengenali suara itu dan ternyata benar itu adalah Prastyo.
"Iya hai juga"jawabnya datar
Mendengar jawaban Aulia yang datar Prastyopun merasa sangat bersalah diapun kembali meminta maaf ke Aulia atas kejadian kemarin-kemarin.Namun Aulia sudah memaafkan dan mengikhlaskannya.
"Boleh Gabung disini?"tanya Prastyo
"oh Silakan Kak "Potong Nara.
Aulia juga mempersilakan Prastyo duduk bersama dia dan Nara.Percakapanpun terjadi antara mereka,hingga tak terasa waktu mulai gelap.Aulia dan Nara segera memohon pamit dari Prastyo.Merekapum meninggalkan Prastyo sendiri di depan toko itu dan melanjutkan perjalanannya.Prastyo yang nampak sedih karena telah di tinggalkan ,namun juga dia merasa ada kebahagiaan karena bertemu Aulia segera juga meninggalkan tempat itu.
Dalam perjalan Aulia terlihat murung,Narapun melihat raut wajah Aulia dan bertanya
"Kenapa kamu Li?"
"Nar,ga nyangka ya kok bisa ketemu dia disini"
"iya yang penting kami sudah maafin dam mengikhlaskannya Li,pasti kamu sudah tenang"
"iya ya Nar benar juga"
"Nah gitu dong,ga usah murung"
"Makasih ya Nar,kami memang sahabat terbaikku"
Setelah setengah jam Nara dan Aulia tiba di kediaman Nara,Satpampun segera membukakan gerbang.
__ADS_1
Keduanyapun langsung masuk ke dalam rumah,dan ternyata disana ada Tri dan Angga yang sedari tadi ada dirumahnya Nara.
"Loh,kok ga kasih kabar kalau ke rumah"ucap Nara