Aulia Dan Cinta Tulusnya

Aulia Dan Cinta Tulusnya
Bab 19 Kepulangan Aulia


__ADS_3

Malampun mereka lalui dengan kegiatan masing-masing,


Nara chat dengan Tri,begitupun Aulia sibuk teleponan dengan Angga,sambil teleponan dia juga mengirimkan pesan ke Nara kalau dia akan pulang kampung besok.


Selesai dengan pembicaraan via telepon, Auliapun membereskan barang-barangnya.


"bakalan merindukan tempat dan suasana disini"batinya.


Setelah packing selesai Aulia keluar dari kamarnya untuk mencari Orang tuanya,Diapun berjalan ke arah ruang tamu dan ternyata mereka semua sedang duduk disana.


"kesini Aulia gabung sama kita" Ajak Ibunya Rois.


"ia Tante"Auliapun menuju ke ruang tamu.


Mereka duduk sambil menikmati teh hangat dan kue kering buatan Sari.Malampun semakin larut membuat semuanya pun mengantuk ,merekapun kembali ke kamar masing-masing untuk beristirahat.


seperti biasanya di dalam kamar Aulia kembali dengan kegiatan sebelum tidurnya yaitu video call dengan Angga,semenjak Kenal Angga Handphone Aulia tidak pernah mengenak kata sunyi,Angga selalu memberikan Kabar dimanapun dia berada.Mereka selalu menghabiskan waktu melalui panggilan video.


Pagipun tiba,Aulia dan Orang tuanya bersiap-siap untuk ke bandara.Rois tidak bisa mengantar mereka karena hari ini dia ada kegiatan bersama komandan.


Setelah semua barang di kemas dan di taruh dalam bagasi mobil,merekapun langsung berangkat menuju bandara.Sari dan Aulia mengendarai mobil lain,sehingga mereka leluasa untuk bicara.


"ada yang bakal rindu ni nantinya "ucap Sari.


"ahhhh...mbak Sari bisa saja"Auliapun menjawab Sari dengan malu-malu.


"sudah begitu Li kalau LDR,pasti yang jadi penyakitnya Rindu sama kangen.Intinya saling percaya saja Li."tukas Sari


"ia mbak,makasih nasihatnya"


Setengah jam kemudian tibalah mereka di bandara,Pak Bimapun langsung mengeluarkan barang-barang mereka dari dalam bagasi,dan menuju ke tempat check-in.


dari gerbang masukpun Sari dan mertuanya mengucapkan selamat jalan untuk keluarga Aulia,Tak lupa juga Sari berkata "Li,kalau sudah mau balik berkabar ya?"


"ia mbak,pasti."jawab Aulia.


Bunyi hiruk- pikuk suasana bandarapun begitu terdengar di tambah kebisingan pesawat yang datang dan pergi,Aulia dan orang tuanya telah memasuki pintu pesawat tandanya sebentar lagi akan lepas landas dan meninggalkan kota tersebut.Ponsel semuanya pun sudah di mode penerbangan.


Sari dan mertuanyapun masuk ke dalam mobil masing-masing untuk kembali ke rumah.


Setelah menempuh penerbangang yang memakan waktu 3jam,Aulia sekeluargapun tiba di kampungnya.Untuk kesekian tahun karena studynya,Aulia baru menginjakkan kakinya lagi di kampung halamannya.


jemputan merekapun tiba dan langsung membawa mereka pulang,"ma,kampungnya sudah banyak perubahan ya" seru Aulia.


"ia sayang,kan sekarang sudah jadi ibu kota kabupaten makanya sudah banyak pembangunannya" jawab mamanya.


"syukurlah kalau begitu,semoga semakin berkembang dalam hal apapun,terutama sarana pendidikannya ya ma."


10menitpun berlalu terlihat sudah gerbang pintu rumahnya Aulia,Seorang wanita paruh bayapun segera keluar dan membukakan gerbang untuk mereka.


"halo nona",sapa Bibi Marwa.

__ADS_1


"halo Bi,apa kabar,?lama tak berjumpa bibi,Aulia kangen sekali" jawab Aulia dan langsung memeluk Wanita tersebut.


Selesai acara kangen-kangenan bibi Marwapun membawa sebagian barang dan yang lain dibawa masuk oleh supir.Auliapun langsung menuju ke kamarnya yang terletak di lantai 2,Suasana di kampung memang sangat berbeda dengan kota.


Rumah Aulia terletak dekat dengan Pelabuhan,dan posisi kamarnyapun bisa langsung menikamti suasana Laut dan ibukota kabupaten tersebut.


Aulia pun membersihkan dirinya dan rehat sejenak.


***Kantor Angga***


Dikota Angga sangat sibuk bersama yang lainnya,Diapun meraih ponsel dari saku celana untuk melihat jam,Dilihatnya juga ada pesan teks masuk dari nomor Aulia,Diapun menelpon Aulia.


Deringan ponsel yang berbunyi membangunkan Aulia.


"Ya halo Kak" sapa Aulia


"halo dek,gimana kabarmu,sudah sampaikah?" tanya Angga


"ia sudah kak"


Merekapun mengobrol seperti biasanya.


Terdengar ketukan pintu Auliapun menyudahi panggilannya.


"Nona,ini susu sama kue kesukaan Nona" Suguh Bibi Marwa.


"wow...makasih ya bi,sudah hampir setahun Aulia tidak pernah memakannya" jawab Aulia.


"ia bi.skali lagi terimakasih"


Aulia langsung melahap kue itu sampai habis sambil menonton TV. Usai memaka semuanya Aulia keluar dari kamar untuk membawa piring dan gelas bekasnya.


"Mama sama papa kemana Bi?" tanya Aulia


"Tuan dan Nyonya lagi ke rumah pak Lurah Nona" jawab bi Marwa.


"oh,ia bi."


Kesunyianpun terasa,karena hanya Aulia dan Bibi Marwa dirumah.Auliapun teringat akan Nara sahabatnya,dan Dia meraih ponselnya untuk menghubungi Nara.


"Halo Li" Nara menyapa di ujung telepon


"halo juga,lagi apa Nara?


"ini Li,lagi siap-siap mau pulang dari kantornya papiku"


"wihhh,rajinnya kau bila tak ada daku"ledek Aulia


"hahaha lagi kemasukan jin rajin,makanya aku ke kantor"jawab Nara terkekeh.


"ah Nara,bisa aja"seru Aulia

__ADS_1


"oh ia Li,bulan depan aku mau lanjut S2 tapi di Singapore,soalnya Mami maunya aku tinggal di apartemennya."


"wowwwwww...asyik sekali Nar,semoga lancar kedepannya ya?siapa tahu Kak Tri bakal lamar kamu.


"ahhh ,itu urusan belakangan,intinya aku harus turuti dulu kemauan Mami.Gimana sama kamu Li?


"ya seperti yang dulu Nar,lanjut ambil profesi biar langsung Kerja."sangga Aulia.


"amin Li,semoga apa yang kita berdua perjuangkan tak akan sia-sia!!!"


"amin too" sambung Aulia.


10menitpun telah berlalu akhirnya mereka menyudahi obrolan mereka.Selang beberapa menit Pak Bima dan Bu Arinapun sudah kembali dari rumah pak Lurah.


Haripun mulai gelap,terlihat bibi Marwa sibuk mempersiapkan hidangan makan malam,setelah semuanya beres Bibipun memanggil Aulia sekeluarga untuk makan malam.Selesai makan malam,bibipun membereskan meja tersebut.


"Ma jangan lupa Siapkan barang-barang papa untuk rapat di luar besok"seru Pak Bima ke istrinya.


"ia Pa,"sahut Arina.


"berapa lama papa disana?" sambung Aulia


"sekitar 2 hari Nak" jawab Pak Bima.


"papa jangan telat pulangnya ya,kan kita mau persiapkan acara hajatan untuk Aulia" sangga Bu Arina.


"ia ma,"jawab Papanya Aulia.


bosan mendengar pembicaraan orang tuanya,Auliapun undur diri dan langsung menuju ke kamarnya.Di dalam kamar dia kembali membuka ponselnya untuk menghubungi Angga seperti biasanya,merekapun mengahabiska waktu lewat video call sampak ketiduran.


***pagi yang cerah***


Keesokan harinya,Pak Bima sudah bersiap-siap untuk pergi,Bu Arinapun mengantarkan suaminya itu ke depan rumah,sembari melambaikan tangan,karena mobil suaminya mulai berlalu dari hadapannya.


"hati-hati di jalan ya Pa"ucap Bu Arina


"ia Ma,makasih"jawab Pak Bima dari dalam mobil.


Setelah suaminya pergi,Arinapun masuk kembali ke dalam rumahnya.


"Bi,Aulia belum bangun ya?tanya Arina ke bibi Marwa.


"Belum Nyonya" jawab Bibi Marwa


"oh ia,Aku mau kebutik dulu ya bi,soalnya pagi ini ada yang mau ambil pesanan,nanti kalau Aulia bangun bilang saya sudah ke butik ya bi." jelas Bu Arina.


"Ia Nya." sahut bi Marwa.


Arinapun segera menuju butik.


"

__ADS_1


__ADS_2