Aulia Dan Cinta Tulusnya

Aulia Dan Cinta Tulusnya
Bab 73 Takut kehilangan


__ADS_3

Sejak terpisahkan oleh jarak dan waktu,Aulia lebih sering memfokuskan dirinya di pekerjaan.Kala itu saat Aulia sedang mengendara ke rumah tiba-tiba ada sebuah mobil menghadangnya,seketika itu juga Dia segera menepikan mobilnya.Beberapa kawanan pria pun keluar dari mobil yang berbeda mendekati mobil Aulia dan menyuruh keluar.Aulia hanya bisa menurut karena mereka menggunakan senjata tajam dan senjata api.Para pria itupun menarik Aulia dari dalam mobil dan seger membawanya ke mobil fan milik mereka.Sampai di dalam mobil wajah Aulia di tutup dengan kain hitam dan tangannya di ikat.Aulia hanya bisa pasrah dengan kondisi tersebut.Dalam hatinya hanya bisa mendengar suara mobil yang entah membawanya kemana.Tidak memakan waktu lama,akhirnya mobil fan itu memasuki area gudang tua yang tak berpenghuni.Mereka pun menurunkan Aulia di depan gudang itu,sedangkan salah satu dari para pria itu sedang berbicara di telepon dengan seseorang


"bos,si wanita pengacara itu sudah ada di tangan kami dan sesuai petunjuk Anda sekarang kami berada di tempat tersebut"


Setelah berbicara pria tersebut memerintahkan anak buahnya untuk membawa Aulia masuk ke dalam dan mengikatnya di tempat duduk.Tadinya Aulia di pakaikan sarung wajah,tetapi sekarang kain penutup itu di lepaskan dari wajahnya.Diapun tak mengenal tempat tersebut jadi hanya bisa mengamati lokasi tersebut walau dalam kondisi terikat kaki dan tangannya.Tak lama setelah itu bunyi mobil datang terdengar dari kejauhan.Aulia hanya merebahkan kepala di atas sandaran kursi karena merasa pusing dan haus.Sekelompok pria ber jas hitam kini memasuki gudang tersebut dan menghampiri Aulia.


"Hai saudariku yang cantik?"


ucap seorang pria tinggi dan tampan yang berdiri tepat di depan Aulia


Aulia yang mendengar perkataan tersebut mencoba mengangkat kepalanya untuk mengenali suara dan wajah lelaki itu.


"Kamu siapa?dan apa urusan saya dengan anda ?"tanya Aulia terengah-engah


"Oh gadis cilik,kamu memang seperti ayahmu "ucap pria itu kembali


Aulia mulai menyadari kalau yang di depan nya itu adalah Erlangga Kurniawan ,karena walau hanya sekilas mendegarkan cerita dari mamanya ,Diapun berpikir pasti ini adalah Erlangga Kurniawan sepupunya.Aulia hanya Diam tanpa berkata apapun Karena tidak ingin meladeni lelaki itu.


"Bos,mau kita apakan wanita ini?"Tanya salah seorang pria yang ada di belakang Erlangga


"Jangan lakukan apapun sebelum ku perintah "Seru Erlangga kasar


"Baik Bos"


"Biarkan saja di terikat di kursi itu,jangan lupa untuk memberinya makan dan minum"


''Ok Bos"sahut Anak buahnya


Erlangga pun meninggalkan lokasi Gudang tua itu dan pergi.Sedangkan Aulia hanga bisa merenungi nasibnya sendiri, apalgi kalau Dia belum pulang pasti mamanya khawatir.Dengan kondisi seperti itu Aulia tidak bisa memberikan kabar kepada siapa pun karena tas yang berisikan ponsel disita oleh para penjahat.Salah seorang lelaki yang berdiri di depan Aulia kini memandangi wajah Aulia dan berkata


"Wow,cantik juga ya kamu ?"


Aulia hanya diam tanpa menjawab


Kini pria tersebut mendekati Aulia dan mulai membelai serta mengusap wajah Aulia.Namun apa Yang terjadi,tiba-tiba Aulia meluruskan wajahnya dan meludahi wajah lelaki itu sambil berkata


"Jangan pernah menyentuhku"ucapnya marah


Si Lelaki yang tidak terima dengan perlakuan Aulia langsung menampar wajahnya Aulia sampai mengeluarkan darah di sudut bibirnya.


''Wanita sialan,beranj sekali kau meludahiku"


Yang lain mendengar hal itupun masuk ke dalam dan bertanya


"Ada apa?"


"Wanita gila itu meludahiku"Ucap lelaki itu


Dan beberapa dari yang masuk itu mendekatinya lagi sambil berkata


"Tadi bos sudah pesan jangan pernah menyentuh wanita itu, tapi kenapa kamu menyentuhnya?"teriak Pria kepercayaan Erlangga.

__ADS_1


"Maafkan saya Bos "


Mereka semua akhirnya kembali ke tempat duduk masing-masing.Sedangkan Aulia,masih menahan rasa sakit akibat tamparan keras lelaki tadi.


***


Di rumah Aulia


Sarah mamanya Aulia kini sedang menunggu anaknya di depan pintu rumahnya namun sudah pukul sembilan tak biasanya Aulia belum kunjung datang juga.Mamanya Aulia segera menghubungi nomor Aulia tapi tidak bisa di hubungi,Diapun mencoba menghubungi Nara dan yang lainnya namun semuanya berkata kalau Aulia sudah pulang dari sore tadi.Karena cemas Diapun menghubungi suaminya yang masih di kantor.


"Halo pa,Aulia belum pulang dan nomor ponsel Aulia tidak bisa di hubungi!mama takut terjadi apa-apa sama anak kita pa "Ucapnya khawatir


"Mama tahan dulu ya,nanti papa minta bantuan Bram dulu"


"Cepat ya Pa "


"Iya Ma"


Papanya Aulia segera menyudahi Panggilan dengan Mamanya Aulia.


Tidak lama kemudian Mobil Nara muncul tepat di depan rumah Aulia,Nara ,Hana dan Ayu kini masuk di gerbang di sambut oleh mamanya Aulia.


"Selamat malam tante"Sapa ketiga gadis itu


"Malam juga Nak,ayo masuk"


Setelah memasuki rumah Aulia, merekapun membicarakan soal menghilangnya Aulia.


"Erlangga itu siapa tante?"Tanya Nara


Mamanya Aulia pun segera menjelaskan kepada tiga gadis itu tentang permasalahan dan kejadian masa lalu keluarga mereka.Nara yang sedikit mengetahui cerita tersebut dari Papinya pun mulai mengerti dengan cerita Mamanya Aulia.


Di sisi lain, Papanya Aulia sudah bertemu dengan Bram papinya Nara dan menceritakan kejadian tersebut.Bram langsung memerintahkan anak buahnya untuk mencari posisi Aulia.


"Kamu tenang saja,kalau ada apa -apa jangan pernah sungkan."Ucap papinya Nara


"Makasih ya,kamu selalu membantu keluargaku"jawab Papanya Aulia sambil memeluk sahabt karibnya itu


"kamu pulanglah dahulu,temani istrimu.Aku juga sudah menyuruh beberapa anak buahku untuk mengecek CCTV jalan ."


"Iya, terimakasih .Aku balik dulu ya Bram"


"Iya "


Papanya Aulia pun meninggalkan rumah Bram dan menuju ke rumahnya.


***


Rumah Aulia


Saat mereka sedang duduk, ponselnya Nara berdering,Nara pun meraih ponselnya dan menjawab panggilan yang berasal dari Angga.

__ADS_1


"Halo Angga "Jawab Nara dari telepon


"Halo Nar, bagaimana Aulia sudah pulang?"


"Belum Angga,Tidak biasanya Aulia menghilang begini"


"Kira-kira Dia kemana?"


"Nara juga tidak tahu Angga,karena ini baru Pertama kalinya Aulia menghilang tanpa kabar dan jejak seperti ini"


"Aulia, sebenarnya kamu kemana ?"ucap Angga di seberang telephone


"Angga,sudah dulu ya,nanti kita bicara lagi .Soalnya aku sama Hana mau mencari lokasi ponsel Aulia "


"Baiklah Nara.Tolong kabari aku tentang perkembangannya"


"Iya Angga "


Nara langsung mematikan ponselnya.


***


Di belahan Kota yang lain


Angga kini merasa panik dengan menghilangnya Aulia, Diapun bergegas menemui Satria untuk meminta bantuannya.


"Sat,tolong bantu aku untuk mencari tahu lokasi Aulia"ucap Angga


"Memangnya Aulia kemana Angga?"Tanya Satria


"Entahlah Satria,Aku juga tidak tahu.Karena baru Pertama kalinya dia menghilang tanpa kabar seperti ini.Tadi aku sudah telepon Nara dan bertanya namun mereka juga tidak tahu keberadaan Aulia di mana"


"Ok Aku akan bantu kamu, tapi signal internet disini sedang buruk.Jadi bisanya nanti sebentar larut malam"Ujar Satria


"Terimakasih sun,"jawab Angga


"Jangan -jangan Aulia di culik lagi , seperti dulu"Kata Satria


"Yang aku takut seperti itu Satria, Aku tidak ingin hal yang dulu terjadi akan terjadi lagi"jelas Angga


Satria yang mengetahui sedikit kisah saat tadi sedang teleponan dengan Hana,memiliki firasat aneh ketika mendengar cerita dari Mamanya Aulia lewat telepon.


Diapun menjelaskan ke Angga apa yang tidak sengaja Ia dengar di telepon.


Angga yang mendengar hal tersebut,semakin panik dan takut kalau terjadi sesuatu dengan wanita pilihannya itu.


"Aku takut kehilangan Dia Satria!!!"Seru Angga


"Iya kamu sabar sedikit,semoga aku bisa melacak lokasinya nanti"


"baiklah Satria.Makasih"

__ADS_1


__ADS_2