Aulia Dan Cinta Tulusnya

Aulia Dan Cinta Tulusnya
Bab 72 Kau yang mengkhianatiku


__ADS_3

Setelah kejadian semalam,Dokter Selin semakin penasaran dengan sikap Kapten Angga yang berubah total dari sebelumnya.Diapun mencoba stalking akun sosial media Kapten Angga,dan ya benar disana terterah nama seorang wanita di tag Instagram dengan caption buah hati.Seketika itu juga Dokter Selin mencari nama Wanita itu,dan akhirnya dia menemukan beberapa foto Aulia dan Angga sedang bersama.


"Oh jadi ini wanitamu sekarang"ucapan itu pun keluar sendri dari mulutnya.


Nadya yang mendengar perkataan dokter Selin langsung mendekati dokter cantik itu


"Dok, kenapa bicara sendri?"tanya Nadya


"Ehmmm..Tidak ada suster Nadya"


Dokter Selin pun serentak meninggalkan Suster Nadya dan pergi ke Ruangannya.


Nadya yang masih penasaran dengan gelagat dokter Selin akhirnya hanya membiarkan dokter Selin pergi dari pandangan matanya.


***


Pos Satgas


Kapten Angga yang terbangun dari tidurnya kini sedang mengambil ponselnya yang baru selesai di cars,Diapun segera meraih ponsel tersebut dan menghubungi seseorang.Setelah tersambung,Angga kini bicara dengan orang tersebut melalui telepon.Tak lama kemudian Satria datang dan memanggilnya untuk Sarapan pagi di kantin dekat sekolah.Angga yang mendengar ajakan itu langsung menyudahi panggilan telepon dan berdiri mengijinkan Satria.Mereka berjalan melewati para Anggota yang lain yang tengah sibuk membersihkan halaman dan ruangan kantor.Setiap langka mereka memiliki arti dan sangat di hargai para Anggota tersebut.


"Siapa yang jaga sersan Brayen?"tanya Kapten Angga sama beberapa Anggotanya


"Ijin Kapten,yang mendapatkan jadwal jaga untuk Sersan Brayen adalah Pratu Kristian Kapten"Jawabnya


"Ok kalau begitu,pantau terus kondisi Brayen ya "


"Siap Kapten"


Mereka beruda pun berjalan keluar bersamaan dari penjagaan.Satria memanggil salah satu Anggotanya untuk ikut bersama mereka.


"Iksan dan ilham,ayo ikut dengan saya dan Kapten Angga"


"Siap kapten"


keempat pria muda itu langsung menuju tempat sarapan dengan menggunakan sepeda motor.Saat melewati pemukiman warga semua masyarakat menyapa mereka.apalagi para anak sekolah dari sekolah menegah atas sampai sekolah dasar semuanya bertegur sapa dengan mereka berempat.


"Ya begitulah kalau kita menghargai pasti juga kita di hargai,"seru Kapten Angga

__ADS_1


tak lama setelah melewati bebrapa lorong sampailah mereka di kantin Sekolah dasar tersebut,kebetulan kantin tersebut sudaj di buka.


"Selamat pagi "ucap Angga


"Selamat pagi komandan,mari silakan duduk"Jawab Wanita paru baya itu


"terimakasih bu,saya mau pesan empat porsi bubur ayam dan empat teh tawar hangat ya bu"


"Baik komandan,tunggu sebentar ya"


"iya bu"


Sambil menunggu bubur ayam ,Salah seorang anggota bernama Iksan memohon ijin untuk mengambil ponselnya yang ada di bagasi motor.Saat berjalan ke arah sepeda motor di parkir,tiba-tiba seorang wanita muda dan berseragam ASN menegur Iksan.


"Selamat pagi komandan Iksan"sapa guru wanita itu dengan sedikit genit


Iksan yang mendengar itupun membalas Sapaan guru muda tersebut


"Selamat pagi juga Bu guru Hilda "


Dan tanpa Hilda sadari,di belakangnya ada beberapa siswa SD yang memperhatikan sikapnya barusan.


"Awas ya kalian,tunggu aku kasih pelajaran nanti di kelas"kata Hilda dengan wajah memerah karena malu di ejek sama anak didiknya


Hilda pun pamit dari prada Iksan dan melanjutkan perjalanannya ke sekolah.Sedangkan Iksan hanya tertawa melihat tingkah guru wanita tersebut.Iksan pun masuk ke dalam kantin karena sarapan telah di atur di atas meja.


"Iksan,makan dulu jangan asyik menggoda cikgu"Ucap Satria


"Siap Komandan"


Para murid yang lewat pun selalu menyapa mereka.Sedangkan Angga hanya fokus dengan sarapannya.Tiba-tiba datang dua gadis dengan baju Putih dan memasuki pintu kantin,dan Satria yang melihatnya langsung menyapanya.


"Good morning dokter Selin "Sapa Satria


Angga yang mendengar Nama dokter Selin di sebutkan oleh rekannya itu,mengangkat kepalanya dan ikut menyapa dokter Selin dan suster Nadya.Selin yang mendegar teguran itupun membalas Sapaan mereka.Dan dengan beraninya dia langsung duduk di samping Kapten Angga.


Sebenarnya Angga merasa agak risih dengan kehadiran dokter Selin karena me gingat kejadian semalam,namun Angga juga tidak ingin warga tahu dengan masa lalunya bersama dokter Selin,jadi hanya bisa pasrah dengan kehadiran dokter Selin di sampingnya.

__ADS_1


Dokter Selin pun menyuruh Suster Nadya untuk memesankan sarapan yang sama dengan Para tentara.Dan tanpa berpikir apa pun Dokter Selin langsung berkata


"Angga,kamu masih hobi ya makan buryam dari dulu sampai sekarang?"


"Iya Dokter"ucap Angga datar namun Dia masih tersenyum agar tidak memicuh suasana


Namun dokter Selin tidak memahami wajah Angga dan masih melanjutkan pembicaraan yang konyol itu


"Kamu , belum berubah ya Angga."


"Apa yang mau berubah,?saya tetap saya dan tak akan pernah menjadi orang lain."


"Kita bisa balikan lagi kan Kapten Angga?"


ujar dokter Selin tanpa berpikir kalau mereka sedang berada di mana


"Dokter Selin,maaf sebelumnya biarkan saja Angga untuk menghabiskan sarapannya "Ucap Satria memotong pembicaraan


"Hu..."Jawab dokter Selin cemberut


Iksan,ilham dan Nadya yang mendengar kata-kata dokter Selin pun menajdi penasaran sebenarnya ada apa.Angga yang sudah selesai dengan Sarapannya pun mengajak Selin untuk bicara berdua di area parkiran.


Selin pun mengikuti Kapten Angga.


"Kenapa mengajak Saya ?"tanya Selin


''Jadi begini ya dokter Selin,saya mau jujur kalau Saya tidak nyaman dengan cara anda.Apalagi ini tempat makan dan pasti banyak orang.Bisakah anda tidak membahas masa lalu dan tidak lagi mengingatnya?'' jelas Angga


"Memangnya kenapa?salah?"tanya Selin lagi ketus


"Ya ,kamu salah besar.dulu kamu pergi meninggalkan saya ,kamu pergi dengan lelaki yang lebih baik dariku katamu.Kamu yang mengkhianati aku . Tapi kenapa sekarang kamu bertingkah seperti ini?Harusnya kamu sudah sadar diri.aku sudah bertunangan dan kembalinya aku tahun depan aku akan lamar dia jadi istriku "


"Teserah kamu mau bilang apa,aku tidak peduli.intinya kamu belum menikah.bagiku masih bisa aku dapatkan lagi hatimu."


"dari dulu sikap egois dan apatismulah yang tidak pernah berubah dari dirimu."ujar Angga meninggalkan wanita tersebut sendirian.


"Tunggu Angga"kata Selin

__ADS_1


Namun Angga hanya mengabaikan Dokter Selin dan segera mengajak rekannya untuk pergi dari kantin tersebut.Sedangkan Selin yang tidak terima perlakuan Angga,menjadi sangat marah sampai dia tidak lagi memakan sarapannya.Namun Nadya menyuruh Ibu di kantin itu untuk membungkuskan bubur ayam agar bisa di makan oleh dokter Selin.


Satria yang melihat Angga marah-marah hanya bisa membiarkannya karena Dia tahu Angga dulunya di khianati oleh mantan tunangannya yaitu si dokter Selin.Namun kedua angg


__ADS_2