
Kala itu Aulia, Hana, Ayu dan Nara sedang berada di restoran favorit Mereka untuk makan siang,Tiba-tiba datanglah seorang pria mendekati meja yang mereka tempati. Nara pun segera menghadang pria yang datang dengan sebuah tendangan manis langsung mengenai dada pria itu sehingga membuat pria tersebut jatuh tepat di bawah meja. Kejadian itu membuat semua orang yang sedang makan pun terhenti dan langsung menonton Drama yang sedang live di depan mereka. Si pria misterius itupun bangun dan mencoba untuk melawan Nara, namun saat dia akan memukuli Nara dengan Kursi, sontak Aulia berdiri dan menghalangi pria tersebut dengan satu pukulan yang membuat pria itu jatuh kembali. Setelah mengalami kekalahan dari kedua wanita, pria tersebut langsung melarikan diri dari restoran itu. Aulia dan Nara kini berniat untuk mengejar namun di hadang oleh sekuriti, untuk maksud membiarkan pria itu dan mereka melanjutkan makan siang. Namun Hal itu tidak di indahkan oleh Nara dan Aulia, Pihak restoran yang kini merasa dirugikan pun langsung menyuruh sekuriti dan pelayan untuk menghadang keempat wanita itu.
"Tahan mereka, enak saja habis memporak-porandakan restoran ku main lari begitu saja" ucap seorang menejer yang baru kepada sekuriti
"baik Bu " jawab sekuriti
mendengar suara Ibu itu, Nara pun mendekati Si menejer.
"Saya tidak akan lari dari tanggung jawab bu, tapi saya harus mengejar dulu lelaki tadi" Ujar Nara
"Saya tidak mau tahu, silakan anda ganti dulu kerugian yang telah anda ciptakan bersama teman anda" ucap si menejer dengan Nada seperti mengolok Nara dan kawan-kawannya
"Oke saya akan ganti,ini uangnya" sambil mengeluarkan beberapa lembar uang yang mungkin ada sekitaran 500ribu
"Wah hebat ya, kamu pikir hanya segitu kerugian yang anda ciptakan" Si ibu menejer semakin menjadi sambil menghina Nara dan rekannya
Mendengar Hal yang tidak sesuai dengan pemikirannya Nara sontak langsung mendekati si ibu menejer dan menarik kerah baju si Ibu sambil mengucapkan
"Kamu baru disini dan mau mencoba memeras saya? kamu lihat hanya sebuah piring yang jatuh dan kamu mau meminta uang lagi? " ucap Nara dengan kemarahan yang sudah memuncak
__ADS_1
"Lepaskan tangan mu anak brutal" tegur si Ibu sambil menarik tangan Nara dari kerah bajunya
Tiba-tiba bos besar datang dan mengenali Sosok Si Nara. Bos pun menyapa Nara dan meminta maaf atas perlakuan Si menejer baru tersebut
Sedangkan pengunjung lainnya melanjutkan makan siang mereka kembali.
"Maafkan Dia Nona" ucap sang Bos
mendengar ucapan dari bosnya, si menejer langsung menjadi malu dan segera meminta maaf.
Nara yang kini masih marah dengan pria misterius juga langsung meninggalkan restoran tersebut bersama rekannya tanpa peduli dengan bos dan semua yang ada di restoran. Setelah keempatnya beranjak pergi, si ibu menejer langsung meminta ijin untuk ke toilet dan ternyata sampai di toilet Si menejer bertemu dengan pria misterius, merekapun langsung berbicara di dalam toilet agar tidak di dengar oleh orang lain.
"Mereka terlalu kuat, aku tidak menyangka kalau kedua wanita itu memiliki ilmu bela diri" jawab si pria misterius
"Kalau begini, kita tidak bisa mencelakai Lawyer Aulia"Ucap Ibu Menejer
" Lantas aku harus bagaimana? "Tanya si pria misterius
Ibu menejer pun mendekati telinga si pria dan mulai membisikkan rencana mereka. Setelah berbisik-bisik , si pria misterius kini mengerti dan langsung menuju ke area parkiran mobil melalui pintu belakang. Sedangkan so menejer kembali ke depan.
__ADS_1
***
Di Kantor Nara
"Sebenarnya siapa lelaki itu ya??? " tanya Hana
"aku tidak tahu" jawab Nara
"Tapi tadi kelihatannya dia mau mendekati Aulia, namun sudah di hadang oleh kakinya Nara" sambung Ayu menjelaskan
"Kayaknya targetnya kamu Aulia, Jangan-jangan pria itu suruhan Linda atau papanya" ucap Nara menambahkan
"Aku juga tidak tahu Nara, kitakan tidak ada bukti"Jawab Aulia lemah
" Tapi tadi itu sangat keren kalian berdua "tambah Hana memuji
"ah, tidak seberapa itu. Kami berdua memang sudah Niat untuk melatih ilmu bela diri agar bisa berjaga-jaga" Jawab Nara
mereka pun akhirnya memutuskan untuk mencari tahu pria misterius tersebut lewat bantuan Hana. Hana adalah sosok wanita yang lemah, namun dia sangat pintar dalam dunia internet dan teknologi. Semenjak ketahuan oleh Ayahnya Linda, Hana sudah tidak menginjakkan kakinya lagi di kantor sebagai sekretaris ayah Linda. Karena Raka menyuruhnya untuk berhenti balas dendam. Ketika sedang memikirkan hal tersebut, Hana kini mengambil laptopnya dan menaruhnya di atas meja. Melihat kelihaian Hana, Nara akhirnya bisa tenang dan duduk kembali. Tiga puluh menit pun berlalu akhirnya Hana medapatkan informasi tentang pria misterius tersebut.
__ADS_1