Aulia Dan Cinta Tulusnya

Aulia Dan Cinta Tulusnya
Bab 79 Luka lama


__ADS_3

Saat itu cuaca sedang tidak bersahabat,,,


Nama Alfian masih terngiang-ngiang di telinga Hana namun Dia masih menyembunyikan Hal tersebut dari Nara dan Aulia. Memandang wajah Hana yang sepertinya menyimpan sesuatu Narapun memberanikan diri untuk bertanya.


"Han, kamu kenapa? sejak dari tadi Aku lihat kamu sepertinya menyembunyikan sesuatu? "


"ah...


eh........ anu Nar, tidak apa-apa!! "


"Apakah kamu mengenalnya? " Sambung Aulia


"Siapa Aulia? " Tanya Nara semakin bingung


"Itu loh Nara, lelaki yang bersama dengan kakak perempuan tadi waktu di tempat makan"


"Oh... aku kurang tau dengannya, namun wajahnya agak familiar sih"

__ADS_1


Hana yang tidak mampu menahan lagi, akhirnya berkata


"Itu Alfian Vandersen, putra dari Vandersen Group . Dia teman lama sekaligus luka lama untukku dulu"


"Wow, maksudnya bagaimana itu Hana? Tanya Aulia


Hana pun mulai bercerita soal kisahnya dahulu saat bersama Alfian.


"Waktu itu semester keempat kami kuliah, kebetulan orang tua Alfian adalah pemegang saham terbesar di kampus kami jadi mereka memiliki kuasa lebih daripada mahasiswa yang lain termasuk aku. Alfian adalah tipikal lelaki yang hangat dan pendiam. Saat itu aku baru selesai menghadap Dosen karena ada nilai ujianku yang E . Saat itu juga Alfian datang bakal seorang pahlawan dan menolongku karena kuasa orang tuanya. Jadi dari situlah awal muka aku mulai mengenalnya lebih dekat. Hari-hari kami lalui bersama, dan akhirnya kami saling jatuh cinta. Kedekatan kami saat itu mulai membuat parah fans Alfian tercengang karena mereka tidak bisa Terima lelaki idamannya sekarang memiliki pacar. Namun semakin kesana Alfian semakin menunjukkan kedekatan kami kepada para Mahasiswa. Tiga bulan pun berlalu, akhirnya Alfian mulai mengajak aku keluar rumah untuk pergi shopping. Pokonya Saat itu Dia sangat memanjakan diriku. Suatu ketika aku mulai jatuh hati kepadanya. Dan akhirnya aku terjebak cinta yang mendalam dengan opehn. 0Suatu Hari saat kami sedang berjalan menuju parkiran mobil, Tiba-tiba muncul seorang wanita seusia diriku, menghampiri Alfian sambil bermanja-manja pada Alfian. "Sayang kok kamu lama sekali tidak kelihatan"


Namun Alfian menepiskan tangan wanita itu dan terus mengejarku tanpa mempedulikan wanita itu. Aku selanjutnya mengikuti langkah kakinya sampai di mobil. Tiba-tiba saat kami masuk ke dalam mobil, ada beberapa lelaki sepertinya orang suruhan wanita itu menangkap aku dan Alfian. Kami pun di bawa ke sebuah lokasi konstruksi dan diikat oleh mereka disana. Tidak lama kemudian datanglah wanita yang di tepi akan oleh Alfian tadi.


Alfian hanya diam tanpa mengatakan apapun.


Aku yang tidak tahu apa-apa hanya bisa menahan rasa sakit karena terikat di sebuah tiang, Sedang Alfian memberikan isyarat kepadaku saat itu untuk bertahan sedikit lagi.


Namun ketika mereka mau menyerang Alfian terdengar suara mobil datang dan semakin dekat dengan lokasi itu. Para lelaki itu pun mulai mempersiapkan peralatan mereka dan keluar menjemput mobil itu. Namun naasnya mobil tersebut langsung menabrak mereka dan mereka pun jatuh. Akhirnya wanita yang di mobil itupun keluar dan menyelamatkan aku dan Alfian.

__ADS_1


Semenjak kejadian itu aku mulai jatuh cinta dengan Alfian, apapun yang Dia katakan aku selalu menurutinya. Suatu ketika malam itu ulang Tahun Alfian, dan Dia merayakannya di salah satu Villa milik keluarganya. Alfian pun mengundangku untuk hadir disana. Kamipun berpesta bersama-sama sambil menikmati beberapa wine, namun karena aku tidak tahu cara mengkonsumsi alkohol maka aku pun menolaknya. Tetapi mereka tetap memberikannya sedikit untuk aku coba "Ayolah Hana, ini demi pacaramu Alfian. cobalah sedikit" ucapan itu keluar dari salah satu teman Alfian


Hana pun meminumnya. Semakin asyik di pesta itu Aku mulai mabuk dan Alfian pun membawaku karena wajahku sudah memerah seperti buah yang matang. Aku pun sudah tidak tahu menahu dengan kondisiku saat itu karena sudah tidak sadarkan diri. Namun yang tidak pernah aku sangkah kalau Alfian bisa setegah itu padaku dengan merenggut kesucian ku malam itu. Aku yang mulai merasakan sakit saat aku mulai tersadar , mencoba bangun dari tidurku walaupun badanku sangat lemah. Tidak lama kemudian seorang Pelayan datang dan Berkata "Miss, anda akan di jemput oleh Tuan Muda setengah jam lagi. Ayo persiapkan diri Anda"


Akupun bingung dengan perkataan pelayan itu jadi hanya bisa menjawab "Ya"


Aku berusaha bangun dari tempat tidur untuk ke kamar mandi sedangkan pelayan tersebut mengambil seprei yang masih penuh dengan noda darah dan langsung membungkus kain itu di dalam sebuah kotak. Tidak lama setelah aku kembali dari kamar mandi Alfian pun datang dan mengatakan


"Maafkan Aku soal semalam, aku sudah mabuk dan tidak bisa mengkontrol nafsuku. Tapi aku akan bertanggung jawab untuk semuanya"


"Sudahlah Alfian, ini semua sudah terjadi. Aku tidak bisa membencimu seperti wanita pada umumnya jika kesucian mereka di renggut oleh orang lain. Karena aku sadar aku yang telah minum terlalu banyak"


Mendengar jawaban dariku Alfian segera memelukku dan mengecup dahiku.


Enam bulan berlalu hubungan kami baik-baik saja. Tiba-tiba Alfian menghilang tanpa kabar, dan dengar-dengar Dia telah melanjutkan kuliahnya di luar negeri. Akupun frustasi saat itu karena dalam benakku jika Aku hancur apa masih ada lelaki yang mau menerimaku karena sudah tidak suci lagi??? Teman sekalasku bernama Livia mulai menghiburku karena Dia adalah teman curhat sekaligus sahabatku saat itu.


"Yang Sabar Hana, pasti ada hikmahnya"

__ADS_1


Aku hanya bisa menangis di sudut kampus merenungi semua yang telah terjadi.


Semenjak Kepergian Alfian Aku pun mulai fokus dengan kuliahku karena aku tidak ingin berlarut-larut dalam kesedihanku.


__ADS_2