Aulia Dan Cinta Tulusnya

Aulia Dan Cinta Tulusnya
Bab 23 Rencana busuk Linda


__ADS_3

Pagipun telah tiba,Aulia yang tertidur pulas terbangun dari tidurnya.Tidak terasa dua minggu sudah berlalu Aulia menghabiskan waktu di kampungnya.Kegiatan sehari-haripun berlaku kembali untuk Mama dan Papanya.Seperti biasa Mamanya ke butik dan papanya ke kantor,yang tertinggal dirumah hanyalah Aulia dan Bibi Marwa.


"Nona,sarapan dulu"seru bi Marwa ketika melihat Aulia keluar dari kamarnya.


"ia bi,makasih"sahutnya


Auliapun langsung menuju meja makan dan mulai menikmati sarapannya


"Ayo bi temani Aulia sarapan"ajaknya


"ia nona"


bibipun duduk berhadapan dengan Aulia sambil menikmati sepotong roti dan segelas susu.Selesai sarapanpun Aulia bergegas ke kamarnya untuk mandi.Di dalam kamar diapun mengambil ponselnya dan dilihatnya ada pesan teks dari Nara bahwa yang mana dia akan di lamar oleh Tri lusa nanti dan Nara mengharapkan Aulia untuk segera datang.Masalah transportasi udaranya Nara telah membooking tiket pesawat untuk Aulia,segera Aulia membalas chatnya Nara dan mengiyakan tawaran Nara.Selesai itu Auliapun langsung pergi ke kamar mandi untuk mandi.


Satu jampun berlalu Aulia baru selesai dari pemandiannya,Diapun segera berpakaian dan bersiap untuk ke butik Mamanya.


"Nona Mau kemana?'' tanya bi Marwa


"saya mau ke butik mama bi,soalnya saya mau ke kota besok untuk acara lamaran teman saya Nara,jadi mau mintw ijin mama dulu"


"oh iya nona,hati-hati di jalan"


Auliapun berlalu dari hadapan bi Marwa dan segera ke mobilnya.Selama perjalanan tak sengaja Aulia melihat dua sosok yang dia kenal.


"sepertinya itu Linda dan Lelaki misterius itu"batinnya


semakin dekat mobilnya dengan Linda dan pria itu,dan ternyata benar adanya.Auliapun menghentikan mobilnya tidak jauh dari warung kopi tersebut,segeranya dia duduk membelakangi mereka.


"Gimana,kamu sudah ketemu dengan perempuan itu?" tanya Linda ke pria itu


"sudah dong Lin,saya juga sudah mendapatkan nomor teleponnya"jawab lelaki tersebut


"trus dia mau kamu ajak ketemuan?"


"awalnya dia menolak,tapi dia bilang ke saya untuk mencari waktu,tapi saya yakin dia akan mau"jawab lelaki itu


"ok,jika sudah bisa mengajaknya ketemu kamu harus lanjutkan misi keduanya"kata Linda

__ADS_1


"baik Lin"


Aulia yang sengaja mendengar percakapan tersebut langsung melabrak Linda dan menamparnya di depan pria tersebut.Lindapun ingin membalas tapi tangannya di tepiskan oleh Aulia dan segera Aulia memberi tamparan kedua untuk Linda.


"oh jadi begini ya kamu,beraninya kamu mau merencakan sesuatu yanh buruk untukku"ucap Aulia


"kenapa memangnya,?kamu akan hancurkan sebisaku karena kamu Prastyo sampai sekarang tidak bisa mencintaiku.wanita sialan"jawab Linda


"oh bukannya kalian akan pengajuan,kenapa kamu masih mau berbuat buruk padaku?"kata Aulia


aduh mulutpun masih berlangsung antara Aulia dan Linda sampai Aulia kembali emosi dan membogem wajah Linda.Lindapun terjatuh dan menahan kesakitan di perutnya karena dia tengah hamil.


Pria itupun segera melarikan Linda ke klinik terdekat,dan Auliapun langsung ke butik mamanya.


"aku tak berniat untuk mencelakakan janin yang ada dalam perutmu,tapi aku sangat marah dengan kelakuanmu makanya ku lampiaskan semuanya,kamu sih yang cari gara-gara duluan"batin Aulia


Setelah mengemudi selama 10 menit sampailah Aulia di butik mamanya,diapun memarkir mobilnya di parkiran.


Mamanya Aulia yang melihat Aulia datang langsung keluar dan menyambutnya.


"ini ma,Narakan mau lamaran,trus dia sudah booking tiketnya Aulia ma."


"memangnya kapan acaranya nak?"


"besok lusa ma"


"kok cepat sekali nak?"


"Aulia tidak tahu juga ma mendadak begitu,soalnya kemarin Nara bilang kalau Lamarannya nanti bulan depan sebelum dia ke singapur,eh taunya di majukan"


"ya sudah mama telepon papa kamu dulu buat kasih tahu"


"ok ma."


Arinapun segera meraih ponselnya dan menelepon suaminya,beberapa detik kemudian Papanya Aulia menjawab telepon tersebut.


"Gimana Ma,ada apa?"

__ADS_1


"ini pa Aulia besok mau berangkat ke kota,soalnya Acara lamaran Nara di majukan besok lusa"


"loh,kok bisa ma,kenapa Papanya Nara belum kasih kabar biar papa juga bisa datang"


tuttt....


tuttt.....


tuttt....


panggilan terputus


Ternyata Papanya Aulia menerima panggilan dari Papanya Nara,


Dalam percakapan di telepon Papanya Nara menyampaikan undangannya untuk Mereka sekeluarga Dan mengharapkan untuk datang,namun dengan berat hati papanya Aulia berkata kalau tidak bisa karena Ada proyek di luar pulau dan harus berangkat besok.


"maaf ya Mas,saya sama Arina tidak bisa datang"jawab Papanya Aulia


"iya,mas mengerti pekerjaanmu itu penting,ya sudah silakan lanjut,tapi Aulia jadi datangkan,nanti Nara ngambek kalau temannya tercinta tidak hadir loh" seru papanya Nara


"iya,kalau Aulia barusan menelpon untuk minta ijinku mas buat ke kota"sanggah Papanya Aulia


"ok kalau begitu,nanti supirku yang akan menjemput Aulia di bandara"


"baik mas,terima kasih kalau begitu,titip Aulia selama di sana ya mas"


"pasti,Mas sudah Anggap Nara dan Aulia itu sama-sama anak mas"jawab Papanya Nara.


"makasih mas,"


Papanya Auliapun memutuskan sambungan telepon dan segera menelpon istrinya untuk mengatakan kalau Aulia bisa pergi besok.Mendegar hal itu mamanya segera menyampaikan ke Aulia untuk berkemas.Auliapun memeluk mamanya dan mengucapkan terimakasih.


"sudah siang Nak,ayo kita cari makan"ajak mamanya Aulia


"iya ma,Aulia juga kebetulan sudah lapar"


Merekapun meninggalkan butik ke karyawan mamanya Aulia dan langsung menuju tempat makan yang berada di seberang butik.

__ADS_1


__ADS_2