Aulia Dan Cinta Tulusnya

Aulia Dan Cinta Tulusnya
Bab 76 Setelah Sekian Lama


__ADS_3

Aulia yang masih terkurung di kediaman Tuan besar yang merupakan kakeknya itu kini akan berpamit pulang, namun saat hendak mengambil ponsel dan tasnya, Tiba-tiba terlihat ada begitu banyak mobil BMW Hitam memasuki area istana itu. Nampaknya itu bukan orang-orang dari Erlangga atau orang-orang tuan besar. Diapun mencoba mengintip dari balik kaca jendela dapur yang berdekatan dengan kolam renang.


Para pria berjas hitam pun mulai keluar dari mobil BMW itu dan langsung mengepung tempat tersebut. Sedangkan dari deretan mobil paling belakang ada tiga orang pria yang berjalan dengan menggunakan kacamata hitam mendekat ke arah Tuan dan Nyonya Besar. Sofi dan suaminya kini ikut keluar melihat begitu banyak pria yang datang di rumah mereka.


"Sofi, mengapa banyak sekali lelaki berjas hitam memasuki kediaman kita? " Tanya Tuan besar merasa heran


"aku tidak tahu juga ayah, tapi apakah ini ada hubungannya dengan Si pria ingusan itu? "


"Jaga ucapanmu" bentak Tuan besar ke Sofi


"baik ayah"


Sofi pun menundukkan kepalanya karena merasa bersalah dengan perkataannya tadi.


"well...


well...


well...

__ADS_1


Selamat sore Kakek Agung? " sapa seorang pria berbadan tegap dan berkulit putih sambil melepaskan kacamata dari wajahnya dan membungkuk sebagai tanda salam bak orang Korea saja


"Selamat sore juga David, lama tak bersua!!! kini kamu semakin ganteng saja"


"iyalah kakek Agung" seperti menyombongkan dirinya.


Setelah saling menyapa Tuan besar kini mempersilakan David masuk dan duduk menempati ruangan tamu. Para pelayan sibuk dengan kedatangan David, mereka kini mulai menyibukkan diri dengan pekerjaan masing-masing.


"Saya dengan Anda sudah menemukan cucu perempuan Anda Tuan? " Tanya David


"Ya Benar. " Jawab Tuan Besar


"Sofi, tolong panggil Aulia" perintah Kakek


Aulia menempati kursi di bagian kanan yang saling berhadapan dengan David, saat Aulia sudah duduk Mata David langsung mengangah melihat gadis yang ada di depannya itu. David pun menjulurkan tangannya untuk berkenalan dengan Aulia. Aulia juga langsung merespon David dan merekapun saling berkenalan. Tuan besar yang melihat Aulia adalah tipikal anak yang penurut, Dia mulai tersenyum.


"Cantik sekali ya Cucu anda" ucap David


Sambil menatap ke arah wajah Aulia

__ADS_1


"Ah biasa saja, ujar Kakek Agung


" Ngomong-ngomong Kapan Anda akan melamarnya Tuan David? "tanya Sofi


Aulia yang mendengar perkataan Sofi langsung memberikan pandangan yang tajam ke arah Sofi.


" Kalau Gadis cantik ini tidak menolak, saya akan melamarnya sekarang juga" Jawab David


"Maaf Tuan, saya tidak bisa menerima lamaran Anda"Seru Aulia memotong pembicaraan mereka


wajah David langsung berubah mendengar jawaban Aulia yang singkat itu. Namun Dia tidak bisa berkata-kata lagi karena Baru kali ini Dia di tolak oleh seorang wanita. Setelah sekian lamanya aku menantikan perjodohan ini dan kini akhirnya aku di tolak mentah-mentah oleh wanita yang merupakan cucu Kakek Agung.


"Sungguh miria sekali" Ucap David


"Maafkan cucu saya, namun Saya juga tidak bisa memaksakan kehendak Saya" jawab kakek Agung


"Ayah, mengapa bisa begitu. Bukannya kita membawa Anak ini untuk perjodohan , tapi mengapa sekarang Ayah hanya pasrah dengan jawaban wanita itu? " Jelas Sofi


"David juga tidak memaksa, dan Saya juga tidak bisa memaksanya untuk perjodohan ini"

__ADS_1


David yang tidak ingin berdebat, hanya memotong pembicaraan tersebut dengan masalah kerja sama antara Dia dan Kakek Agung. Sedangkan Sofi mulai gelisah karena Apa yang dia rencanakan tidak berjalan sesuai dengan kemauannya.


"Anak sialan itu, mengapa dia bisa menolak David.Bisa gawat ini kalau Ayahku tahu soal uang yang sudah David berikan padaku" batin Sofi


__ADS_2