Aulia Dan Cinta Tulusnya

Aulia Dan Cinta Tulusnya
Bab 38 Musuh dalam selimut


__ADS_3

Kala itu hari sudah pagi, Aulia tengah bersiap-siap untuk ke kantornya,tiba-tiba terdengar dering ponselnya berbunyi dan Aulia segera meraih ponselnya dari dalam tas serta segera menjawab panggilan itu.


"halo,selamat pagi dengan siapa?"sapa Aulia


"Selamat pagi juga,ini Stella Aulia"jawabnya dari seberang telepon


"oh ,apa kabar Stella?"


"Baik,Kami sendiri bagaimana?"


"Baik-baik juga.Ngomong-ngomong tumben pagi-pagi begini menelepon?"tanya Aulia


Stella pun segera menjelaskan apa yang menjadi maksud dan tujuannya menghubungi Aulia sepagi itu.Setelah berbicara cukup lama dengan Stella, Aulia pun menyudahi panggilan itu dan kembali mempersiapkan dirinya.Aulia segera bergegas ke kantor karena hari ini ada sidang yang akan di hadiri.


***


Flash back Linda

__ADS_1


Saat ini Linda dalam keadaan yang belum stabil sedang berbicara dengan seorang pria di depan rumahnya,selesai berbicara Dia segera mengambil kunci mobil dan pergi ke suatu tempat.Tak lama kemudian sebuah tabrakan terjadi


Brak...


Linda tidak sengaja menabrak dua orang yang sedang menyebrang menggunakan kursi roda.


Dalam hatinya pun Linda merasa ketakutan karena dua orang itu terlempar dan mengakibatkan banyak warga berada di lokasi kejadian segera mendekati mobil Linda dan menyuruhnya untuk keluar dari mobil.


Merasa dirinya telah di kepung oleh warga sekitar,Linda pun tidak punya pikiran lain,selain keluar dari dalam mobilnya.Banyak para ibu-ibu sekitar sedang memarahi Linda, sampai-sampai ada seorang wanita paruh baya yang mendekatinya dan mengata-ngatai Linda.


"Pokoknya perempuan ini harus kita bawa ke kantor polisi."ucap salah seorang wanita paruh baya.


Linda pun segera di seret dan di bawah ke kantor polisi oleh beberapa warga , sedangkan warga yang lain membawa kedua korban ke rumah sakit.


Dalam hatinya Linda sangat ingin melarikan diri namun apalah daya warga telah membawanya ke kantor polisi,Linda pun hanya bisa pasrah.


Tak lama kemudia Linda dan beberapa orang warga telah sampai di Kantor polisi.Salah seorang warga langsung menghadap ke komandan dan membuat laporan,setelah selesai membuat laporan Linda segera di tahan oleh polisi,namun Linda masih bersih keras untuk memanggil pengacara dan tak ingin masuk di dalam penjara.

__ADS_1


Linda pun segera menghubungi pengacaranya dan mengatakan masalahnya.Tak lama kemudian pengacaranya datang dan membawakan berkas Linda,sedang warga yang ada disitu tidak terima dengan keputusan sementara yang di berikan untuk Linda.Salah seorang warga segera menuntut untuk penahanan Linda,Terjadilah adu mulut antara mereka dan pengacaranya Linda sehingga mereka di usir oleh petugas kepolisian.Dan ternyata pengacara itu adalah salah seorang seniornya Aulia di kampus,Renaldi namanya.Sedangkan dari pihak korban memilih Aulia sebegai pengacara untuk kasus tabrakan tersebut.Renaldi dan Aulia saling berhadapan dan seperti biasanya Renaldi selalu menganggap remeh kalau pengacara junior.


Linda pun segera di bebaskan karena akan menunggu sidang pertamanya.


"Lihatkan kamu,saya bisa bebas"ejeknya ke Aulia


"kita lihat saja nanti"jawab Aulia


"bye...."ucap Linda sambil berlalu dari pandangn Aulia.


Linda segera pergi bersama Renaldi pengacaranya, sedangkan Aulia masih sibuk dengan berkas-berkas perkaranya dan setelah itu Aulia segera keluar untuk pergi ke rumah sakit .Ketika sedang berjalan menuju Lobi,Aulia tak sengaja melihat Stella dan Linda sedang berbicara,Diapun pergi ke tempat yang tersembunyi untuk mendengar pembicaraan Stella dan Linda.


"Bagaimana pekerjaan kamu?"tanya Linda ke Stella


"sudah aman Linda,wanita itu pasti akan kalah dalam persidangan,secara sudah ku hilangkan bukti-buktinya"ucap Stella


Mereka saling bicara tanpa menyadari yang mana Aulia sedang berada dekat dengan mereka.

__ADS_1


"tak ku sangkah Stella orangnya begitu,dasar musuh dalam selimut"batin Aulia.


__ADS_2