
Matahari mulai memancarkan sinarnya,pertanda hari sudah pagi,Auliapun terbangun dari tidur lelapnya,diapun beranjak dari tempat tidurnya.Segera Aulia keluar dari kamar diapun melihat ada beberapa orang yang tengah sibuk mempersiapkan tenda dan kursi untuk acara.
Auliapun mencari mamanya ke belakang,disana terlihat mamanya sibuk menelepon,Diapun langsung ke arah dapur untuk meminum air.
"Eh ad Nona Aulia ya sudah bangun? " sapa Bi Marwa dari belakang sehingga membuat air yang diminum Aulia seketika keluar dari mulutnya karena di kagetkan oleh bi Marwa.
"Huuuuuu Bi Marwa,bikin jantungan saja"jawab Aulia sembari membersihkan bajunya yang kena air
"maaf nona,bibi tak berniat mengagetkan nona" pinta bibi Marwa
"santai saja bi,ga apa-apa" jawab Aulia
Bibi Marwapun langsung melanjutkan pekerjaannya kembali.
Selesai menelpon mamanya Aulia kembali ke depan rumah,Suasana yang sibukpun masih berlansung.
Siangpun tiba,para tetamu sudah berdatangan dan menempati kursinya masing-masing.Acarapun di mulai,terlihat Aulia dengan busananya yang simple namun anggun.Banyak Tamu yang masih berdatangan,selesai baca doa merekapun menikmati sajian yang sudah di siapkan.akhirnyapun acaranya selesai,kecapean dan pegal-pegalpun dirasakan oleh Aulia,mamanya dan bi Marwa.
"Ma ,Aulia duluan ke kamar ya"
__ADS_1
"oh ia nak,mama sama papa mau ke butik dulu"
"ia ma pa hati-hati"
Papa dan mamanya Auliapun langsung ke garasi mobil,sementara itu Aulia masuk ke kamar,diliriknya jam tangan telah menunjukkan pukul 6.30,diapun mengambil ponselnya dan menelpon.Selesai bicara Auliapun melihat ada pesan WA masuk dari lelaki misterius itu.
"haiiii Aulia,bisa ketemuan ga?"tanya si pria misterius
"uhmmm...maaf ya kak,Aulia capek habis ada acara di rumah jadi mau istirahat dulu" jawab Aulia
"oh iya,lanjut sudah,selamat malam"
"selamat malam juga"
Tak lama kemudian,masuk sebuah panggilan dari Angga.Aulia segera menjawab telepon tersebut,dari seberang Anggapun sangat merindukan suara wanita pujaannya itu,begitupun yang di rasakan Aulia.Mereka selalu larut dalam pembicaraan lewat telepon itu.Waktupun terus berjalan menunjukkan pukul 9 malam,mata Aulia semakin terasa berat dan mulai tertutup.Anggapun melihat Aulia tertidur langsung mematikan teleponnya.
*di Kota*
Angga ,Satria dan Tri duduk nongkrong di sebuah warung kopi,tak lama kemudian Narapun muncul dengan mobilnya.Mereka berempat berkumpul bersama,sambil cerita-cerita.
__ADS_1
"Kapan kamu berangkat Nar" tanya Tri
" akhri bulan sayang"jawab Nara
"oh,begitu"
"Trus kapan kamu mau melamar Nara,?" sambung Satria
"rencananya sabtu nanti sebelum dia pergi"jawab Tri
"oh ia,secepatnya jangan sampai di ambil orang lagi" ledek Satria.
"ah kamu le bisa saja"jawab Tri.
"siapa tahu kan Nara?"sambung Satria
Nara yang sedari tadi mendengar obrolan mereka,kaget dengan suara Satria
"tidaklah Kak Satria,Narakan orangnya setia"jawab Nara
__ADS_1
"hmmm...atur"sambung Tri
Selesai nongkrong merekapun bubar dan kembali ke temat masing-masing.Angga dan Satria ke mobil Satria,sedangkan Tri dan Nara ke mobilnya Nara dan menuju ke Apartemennya Nara.Selang beberapa menit Nara dan Tripun sampai di Apartemen,Narapun memarkir mobil di basement.Dari basement mereka berdua langsung menuju Lift dan sampailah mereka di apartemennya Nara,Tripun duduk di ruang tamu,sedangkan Nara menuju arah dapur dan mengambil sesuatu dari kulkas.Diapun menyuguhi minuman dingin itu ke Tri.Beberapa waktu kemudian Nara dan Tri ke kamar,Tri yang sudah tidak tahan langsung memberikan pagutan ke bibir Nara,Narapun membalas pagutan tersebut,Tripun menjelajahi semua bagian tubuh Nara tanpa melewatkan setiap centi dan incinya.Cangkul mencangkulpun terjadi sampai keduanya merasakan kenikmatan dan tertidur pulas.