
Setelah memastikan waktu yang tepat untuk menjemput Sahabatnya yang di tawan oleh pemilik Linda's Group,Kini Adinandra mengutus semua anak buahnya yang terpilih dengan menggunakan Helikopter Pribadi miliknya ,
"Jadi Bagaimana Bram? apakah rencana kita akan di laksanakan malam nanti?"ucap Adinandra
"Iya Adinandra,nanti anak buahku juga akan ikut membantu"
"ok baiklah"
Adinandra langsung memerintahkan seluruh anak buah pilihannya menuju ke Gudang tua milik Linda's Group.
***
Di Gudang Tua milik Linda's Group
Papa dan Mamanya Aulia kini mulai tersadar dari pengaruh obat bius yang mereka gunakan untuk membius saat di dalam mobil ketika para anak buah Papanya Linda menculik mereka.Keduanya kini dalam keadaan terikat kaki dan tangannya dan mulut mereka di sumbat dengan kain.Salah seorang anak buah Papanya Linda yang melihat keduanya tersadar segera menghubungi bos mereka.
"Bos,keduanya telah sadarkan diri"
__ADS_1
"Biarkan saja mereka,tidak mungkin juga mereka bisa berkata-kata denganmulut di sumbat begitu"titahnya
"baiklah bos.!"
"iya kita tunggu saja kedatangan Bos besar,paling sekitaran 10 menit lagi Dia sampai"sambil mendekati kedua pasutri tersebut.
"Bos kami akan sampai,nanti kamu akan berurusan dengannya "
papanya Aulia hanya bisa menatap para penjahat itu,dalam hatinya ingin sekali dia meludahi para gerombolan itu namun kondisinya yang tidak memungkinkan membuatnya mengurungkan niat tersebut
Tidak lama kemudia sampailah Ayahnya Linda dengan beberapa pengawal Pribadinya,Dia segera menghampiri kedua tawanan itu dan melepaskan kain yang di sumbat di mulut orang tuanya Aulia sambil berkata
"Saya tidak mengajak anda perang , namun saya hanya menjalankan pekerjaan saya."jawab Papanya Aulia
"Kamu rasakan sendiri resikonya ya"sambil menepuk bahu Papanya Aulia
Ayahnya Linda kini memerintahkan anak buahnya untuk memberikan pelajaran kepada Papanya Aulia,sedangkan istrinya hanya bisa menyaksikan dan menangisi kondisi suaminya yang kini sudah babak belur oleh hajaran anak buah Linda's Group.
__ADS_1
"Tolong Tuan,jangan siksa suamiku?"pinta mamanya Aulia
"Kamu diam,jangan sampai kami menyiksamu juga"kata seorang pria yang ada di belakang bos besar
Setelah dipukuli sampai berdarah,kini mereka mengikat kembali Papanya Aulia.Saat salah seorang anak buahnya datang berlari dengan ketakutan ,bos dari para penjahat itu memarahi lelaki yang ada di hadapannya
"Kamu kenapa,datang-datang dengan wajah yang sangat ketakutan?"
"bosss...anu....
aaaannnuuuuu..."
"Anu apa?, cepat bicara"
"Itu bos, dluar ada banyk sekali mobil dan ada beberapa Helikopter di atas atap mengepung tempat ini bos"
Tiba-tiba terdengar suara tembakan dan teriakan orang yang terkena tembakan.
__ADS_1
Semuan mata kini tertuju pada asal suara tersebut dan segera mencarinya.Saat para penjahat sampai di depan,nampak ada beberpa mobil hitam yang mengeljlinhj gudang itu.Kepanikan pun mulai muncul di wajah parah penjahat, bos besarpun mulai ketakutan mendengar suara Helikopter yang tepat berada di atas atap gudang.Ayahnya Linda kini ingin melarikan diri dengan di kawal oleh anak buahnya,namun saat mereka sudah sampai di pintu belakang,muncul seorang Pria berjas hitam dengan beberapa rekannya dan menghadang Ayahnya Aulia yang hendak melarikan diri.
Segera setelah menangkap Ayahnya Linda kini yang lainnya mulai membukakakn ikatan dari orang tuanya Aulia dan segera membawa mereka pergi dari tempat itu.Sedangkan Ayahnya Linda kini kembali yang menjadi tawanan karena semua anak buahnya telah di lumpuhkan oleh anak buahnya Adinandra dan Bram