Aulia Dan Cinta Tulusnya

Aulia Dan Cinta Tulusnya
Bab 53 Jebakan


__ADS_3

***


Di Desa Aulia


Malam itu Papa dan Mamanya Aulia,tengah mempersiapkan barang-barang milik mereka untuk kembali ke Kota bsok pagi ,Nampak Kedua Pasutri itu mulai membereskan segala berkas yang nantinya akan di berikan kepada sepupu Istrinya untuk menjaga pabrik yang sudah Dia rintis selama 21tahun yang silam.


"apakah kalian akan menetap selamanya disana?"Tanya Bagas ke sepupunya


"Kurang tahu juga Mas Bagas,tergantung dari Papanya Aulia bagaimana!"


"oh iya,kalian jaga diri baik-baik"


"terimakasih mas"


Ketika sedang berbicara dengan Mamanya Aulia,Bagas kini undur diri Karena ada hal penting yang akan dia kerjakan.Bagas oun berlalu dari Kediaman Mereka.Setelah di tinggalkan oleh Bagas ,Mamanya Aulia mendapatkan satu panggilan dari Nomor baru yang tidak di kenal,Dia pun meraih ponselnya dan segera menjawab telepon itu.


"Halo Nyonya,apakah benar saya berbicara dengan ibunya Aulia"


"ya benar saya sendiri,ada apa dan maaf dengan siapa saya berbicara?"


"Anda tidak perlu mengetahui siapa say,tetapi anda hanya cukup menyiapkan mental Anda saja Nyonya karena anak Anda sekarang dalam keadaan sangat mengenaskan"


Mendengar perkataan si nomor tak di kenal Mamanya Aulia tercengang dan merasa sangat syok ,


"ada apa dengan anak saya?"


"Dia sekarang ada bersama dengan kami dan sedang sekarat"


"Kalian dimana biar saya kesana"


Tanpa menunggu jawaban dari si nomor tidak di kenal,Mamanya Aulia segera menghubungi suaminya dan memberitahukan peri hal yang sudah Dia dengar lewat telepon tadi,namun suaminya tak kunjung menjawab panggilan darinya.Mamanya Aulia semakin panik dan gemetar ,Dalam hatinya


"Perasaan tadi sore aku barusn bicara dengan Aulia dan Dia masih dalam kondisi baik-baik saja,kenapa tiba-tiba ada nomor baru yang menghubungiku dan mengatakan kalau Aulia sedang dalam kondisi yang mengenaskan?"


Setelah beberapa lama berpikir Dia segera menghubungi Anaknya ,namun tak ada juga jawaban.Hal itu semakin membuatnya panik.

__ADS_1


Tak lama kemudia Suaminya telah kembali ,melihat kondisi istrinya yang begitu pucat, Spontan Papanya Aulia segera menghampiri dan bertanya


"Ada apa Ma?"


Tanpa berpikir panjang Mamanya Aulia langsung menjelaskan semua yang Dia dengar lewat telepon tadi.Setelah mendengarkan perkataan sang istri,Suaminya kini menenangkannya.


"Mama tenang,kita hubungi Aulia lagi"Sambil mengusap kepala istrinya


"Panggilan telepon pun sudah berapa kali mama coba pa, tapi Aulia tak kunjung menjawab"


Setelah beberapa kali menghubungi Aulia tapi tak ada jawaban,Mereka mencoba menghubungi nomor baru tadi,namun sudah tidak aktif.


"mama tidak sabar pa buat menunggu besok,mama takut Aulia kenapa-kenapa pa!"ucap wanita paruh baya itu


"iya ma,ayo makan dulu "Seraya mengajak istrinya ke meja makan.Keduanya pun kini terlihat duduk di meja makan menunggu hidangan yang disisapkan oleh pelayannya.


Malam pun berlalu ,berganti pagi yang sangat cerah.Pasutri itu kini telah berada di bandara ,Keduanya memasuki pintu pesawat dan menempati tempat duduk sesuai dengan tiketnya.Setelah menempuh perjalanan selama tiga jam,akhirnya mereka berdua tiba di kota itu.Adapun di ponsel mamanya Aulia kembali terlihat satu panggilan dari nomor Rahasia ,Karena merasa sangat khawatir Diapun memberikan telepon ke suaminya dan membiarkan suaminya berbicara dengan si penelepon.


"Halo,maaf siapa?


"Oh Kami masih dalam ruangan pengambilan bagasi"Sambil menyudahi panggilan itu


"Ok Tuan, saya kesana sekarang"


Tanpa berpikir panjang Pasutri itu memberitahukan Posisi mereka pada si penelepon dan Mereka tidak mengetahui bahwa mereka sudah masuk dalam jebakan yang telah di rencanakan oleh Ayahnya Linda.


Tak Lama kemudian muncullah seorang pria berjas hitam mendekati mereka dan mengaku sebagi utusan Aulia.Suami istri itupun percaya dengan Pria Asing tersebut dan mengikuti kemana Pria Asing membawa mereka.Setelah sampai di dalam mobil,Keduanya langsung di bius oleh orang-orang yang bersembunyi di jok belakang dan barang-barang mereka berada dalam bagasi mobil itu.Setelah keduanya pingsan,salah seorang anak buahnya memberi isyarat untuk menghubungi bosnya.Si pria asing pun menghubungi Bosnya dan mulai berbicara mengikuti instruksi dari Bosnya .Selama perjalanan dari Bandar sampai ke Gudang tua milik Linda's Group Papanya Aulia sempat tersadar ,namun Di ketahui oleh anak buah pria asing jadi mereka membiusnya kembali.Akhirnya mereka tiba di gudang tua itu dan segera membawa masuk kedua orang tua itu.


***


Dibelahan Kota Lain


Aulia,Hana, dan Nara kini terbangun dari tidur panjang mereka.Kebetulan Ini hari sabtu makanya mereka tidak peduli untuk bangun kesiangan .Aulia kini meraih ponselnya dan di lihatnya ada begitu banyak panggilan dari mama dan Papanya.Aulia segera menghubungi kembali nomor kedua orang tuanya,namun sudah tidak aktif.Aulia kini merasa khawatir dan mulai bingung.Nara yang melihat wajah Aulia sontak bertanya


"Kenapa Li?"

__ADS_1


"ini Nar,Harusnya Mama sama papa sudah sampai, tapi kenapa sampai sekarang belum ada tanda-tanda kedatangan mereka.Mana juga ponsel mereka tidak aktif"


Hana yang ikut mendengar pembicaraan keduanya langsung berdiri dan meminta ponsel Aulia.


"Sini ponselnya,aku mau coba lacak posisi terakhir om dan tante"


Aulia menyodorkan ponselnya ke Hana,dan Hanapun mulai melacak posisi kedua pasutri itu.


Kini wajah Aulia terlihat sangat panik,karena orang tuanya .Nara pun segera beranjak mengambil posel dari tasnya yang ada di sofa dan menghubungi Papinya dan memberitahukan perihal yang terjadi .


***


Di Kediaman Nara


Setelah berbicara dengan Nara di telepon Papinya Nara segera memerintahkan Anak buahnya untuk mencari tahu keberadaan Orang tuanya Aulia.


Setelah setengah jam, akhirnya salah seorang yang bertugas sebagi hacker itu mendaptkan lokasi terakhri dari Orang Tua Aulia.Dia segera memberitahukan Ke Papinya Aulia tentang Hal tersebut.Mendengar informasi yang di katakan oleh anak buahnya bahwa yang mana posisi Sahabatnya itu berada di Gudang tua milik Linda's Group, Papinya Aulia segera menghubungi Adinandra.


Adinandra yang mendengar hal tersebut merasa Ingin tertawa karena Linda's Group kini jauh lebih cepat membuat jebakan kotor itu.


"Kamu tenang saja Bram,aku sudah mengentahui rencana mereka dari dua hari yang lalu,namun aku sengaja membiarkan mereka melakukan hal itu"


"Tapi Adinandra,?"


"Santai Bram,disana sudah ada anak buah yang ku utus untuk mengawasi mereka mulai dari desa sampai ke kota itu."


Mendengar perkataan Adinandra , Papinya Nara kini merasa tenang.Sedangkan Di Rumahnya Aulia,Ketiga Gadis itu baru mendapatkan hasil dari Hana tentang lokasi terakhir Orang tuanya Aulia.


"Apa jangan-jangan ini ulahnya Linda's Group?"tegas Hana


"kemungkinan besar,karena Papanya Aulia yang telah menyelematkan Saham Om Adinandra dari tangan Linda's Group.Makanya Om dan Tante jadi target mereka"Jawab Nara


"tapi kenapa harus orang tuaku?"Ucap Aulia sedih


"Karena papamu yang sudah mendapatkan kepercayaan om Adinandra.Jadi besar kemungkinan itu Jebakan Linda's Group.Toh sekarang sudah terbukti Oranga tuamu di culik dan lokasinya ada di Gudang Tua milik Linda's Group"jelas Hana

__ADS_1


__ADS_2