Aulia Dan Cinta Tulusnya

Aulia Dan Cinta Tulusnya
Bab 40 Kecelakaan


__ADS_3

Pagi itu Aulia mempercepat langka kakinya menuju Kantor Nara,Setelah sampai Dia segera menemui sahabatnya itu dan membicarakan sesuatu hal yang nampaknya sangat rumit.


"Kamu yakin Linda yang membayar Stella?"


"Iya Nara,tapi aku masih mencari buktinya dulu"


"Aku akan bantu kamu dengan meminta orang-orang papiku"


"makasih ya Nara,kamu selalu menolongku"ucap Aulia sembari memeluk sahabatnya itu.


Selesai membicarakan masalah itu,mereka turun berniat untuk sarapan,Nara segera menunjuk ke arah Restoran yang ada di depan kantornya itu.


"Bagaimana kalau Kita makan disitu saja Aulia?"

__ADS_1


"ok Nar"


Setelah sampai di restoran Aulia dan Nara memesan menu sarapan seperti biasanya yakni Bubur ayam dan susu kedelai kesuakaan mereka.Restoran itu setiap paginya sangat ramai dengan pengunjung karena ciri khas bubur dan susu kedelainya,sehingga perlu beberap menit untuk menunggu antrian.Tak lama kemudian pesanan pun datang dan keduanya menikmati Sarapannya.Selesai sarapan Dua gadis itu langsung kembali ke kantor Nara dan melanjutkan pembicaraan mereka.


***


Di Kota Linda


Nampak Linda sedang berbicara di ponselnya dengan seseorang,tak lama setelah berbicara Linda segera mematikan ponsel dan pergi ke kamarnya lagi mengambil sesuatu.Setengah jam kemudian datanglah seorang pria berjas hitam menemui Linda dan memberikan beberapa dokumen untuknya.


"Baik Nona"jawab Pria itu sambil berlalu dari hadapan Linda


***

__ADS_1


Di Kota Aulia


Selesai dengan urusannya bersama Nara,Aulia segera pamit pergi dan meninggalkan kantor Nara.Dia segera menahan taksi dan menuju kantornya.Dalam perjalanan menuju kantor Aulia melihat pemandangan sekitar dan tak sengaja Matanya melirik sesuatu yang ada di depan Bank,


"Kok Mirip Motor Angga"batinnya


Aulia segera menghentikan taksi itu dan membayar biayanya.Segera Dia berlari menuju ke arah motor tersebut,dan meraih ponselnya untuk menghubungi Angga.Setelah beberapa kali menelpon,tak ada jawaban dari Angga.Aulia berinisiatif untuk menemui Angga ke dalam,namun Dia tak menemukan Sosok Angga,yang ada hanyalah sosok Seorang yang tak Asing banginya yakni Satria.Aulia segera mendekati Satria dan menyapanya.Setelah bertegur sapah dengan Satria,Aulia berniat untuk bertanya,namun perkataannya terhenti ketika ada salah seorang pegawai Bank memanggil Satri.Satria pun segera meninggalkan Aulia di depan dan mengikuti pegawai Bank tersebut.Merasa sudah agak lama menunggu Satria yang twk kunjung muncul,Aulia Segera pergi dari bank dan kembali ke kantornya.Sesampainya di Kantor Aulia langsung ke meja kerjanya dan membuka laptop serta mengambil beberapa map yang ada dalam tasnya.Saat Aulia sedang serius mengerjakan pekerjaannya,Tiba-Tiba datang salah satu seniorny dan mengata-ngatai Aulia.Mendengar perkataan itu Aulia bangkit dan menjawabnya.Seketika itu juga seniornya langsung pergi dan meninggalkan Aulia.


Tidak terasa hari sudah mulai gelap dan Aulia masih dengan pekerjaannya,Satu jam sudah berlalu akhirnya pekerjaan itu selesai juga dan Aulia langsung membereskan meja kerjanya.Saat sedang beres-beres ,tiba-tiba ponsel Aulia berdering,Dia segera menjawab telepon tersebut.Lima menit berlalu Aulia memutuskan sambungan telepon itu dan bergegas keluar dari ruangannya karena Dia merasa sangat kelelahan.Saat Aulia turun ke lantai bawah dengan Lift,tiba-tiba ada seorang pria mendekatinya dan berkenalan.Namun saat sedang memperkenalkan dirinya pintu Lift segera terbuka dan Aulia langsung keluar dari lift tersebut.Ketika sedang menunggu taksi Aulia meraih kembali ponselnya dan menghubungi Nara.Dalam perjalanan ke Apartemen,Aulia meminta supir taksi untuk berhenti di salah satu minimarket karena Dia harus membeli titipan Nara.Ketika Aulia sedang menyeberang jalan,tiba-tiba sebuah motor melaju sangat cepat dan menabrak Aulia, hingga membuat Aulia terlempar sangat jauh.Keadaan di sekitar minimarket itu pun seketika menjadi heboh dan segera beberapa orang mendekati Aulia dan yang lainnya menghubungi Ambulans.Beberapa waktu kemudia Ambulans pun tiba dan segera membawa Aulia ke Rumah Sakit.


"Nampaknya Gadis itu terluka parah"ucap salah seorang perawat


"Iya Dis,kasihan ya Dia"Sambil membersihkan wajah dan kepala Aulia yang penuh dengan darah

__ADS_1


Salah seorang masyarakat yang menyelamatkan Aulia pun ikut di dalam Ambulans itu .


__ADS_2