Ayah Aku Mau Ibu

Ayah Aku Mau Ibu
Berpisah


__ADS_3

Selamat malam semua apa kabar para pembaca AAMI,dua hari tak up ada yang rindu kah?


"Selamat membaca"


Dengan ragu antara masuk atau tidak Daniel berperang dengan hatinya,akhirnya dia memutuskan untuk masuk ke kamar Ana agar dirinya bisa melihat lebih jelas wajah puteranya yang sedang tertidur lelap di pelukan wanita lain.


Bagaimana mungkin hm kau meninggalkan Daddy sendiri tidur di kamar hanya untuk mendatangi wanita ini?.Apa dia telah melakukan sesuatu padamu sehingga kau bisa berbuat senekat ini.


Tidak ini tidak boleh dibiarkan terus menerus aku harus menjauhkan wanita ini dari putraku,aku takut semakin lama mereka dekat akan semakin banyak pengaruh buruk yang diberikan olehnya ucapnya di hati.


Merasakan suatu pergerakan di kasurnya Ana pun membuka matanya dan langsung terjaga,Abang ucapnya tanpa sadar sambil melihat Darren.


Dia mengalihkan pandangannya dari wajah Darren pada sosok laki-laki yang sedang duduk di atas kasurnya,tatapan mata itu batin ana kenapa melihatku dengan cara seperti itu?.

__ADS_1


"Pak Daniel ucapnya terbata,kenapa anda bisa di kamar saya tanya ana.


"Tentu saja untuk melihat puteraku jawabnya masih dengan setia memandangi Ana dengan tatapan tajamnya.


"Oh iya saya lupa dia tadi malam datang ke depan kamar saya dan menggedor-gedor pintunya,awalnya saya sempat takut karena saya kira maling ternyata si Abang ucapnya.


"Aku tidak bertanya.


"Saya tidak pernah mengatakan apa pun padanya pak apalagi sampai memberikan pengaruh buruk seperti yang anda katakan.Saya juga sangat terkejut dengan kehadirannya tadi malam di kamar saya apalagi sudah pagi .


"Saya tidak peduli dengan kamu tapi saya ingin menegaskan satu hal mulai sekarang jauhi puteraku tidak menarik perhatiannya dengan bermain setiap malam dengannya.Apa kamu pikir saya tidak tau kalau setiap pulang bekerja kau selalu menghabiskan waktu berjam-jam bermain dengannya ucapnya dengan nada pelan sambil mencondongkan badan sedikit kedepan Ana .


Saya mungkin tidak di rumah ini, dan saya juga sering pulang malam karena pekerjaan kantor tapi bukan berarti saya tidak tau keseharian putra saya .Saya punya mata dan telinga di mana-mana ,jadi mulai sekarang kamu menjauhlah darinya saya tidak ingin melihat hal seperti ini lagi terjadi apa kamu paham nona Aliana?menatap tajam.

__ADS_1


"Baiklah jika itu yang anda inginkan,saya juga tidak mau membuat masalah selama tinggal di rumah ini yang akan mengakibatkan ketidak nyamanan pemilik rumah ini.


"Bagus jika kamu paham kata-kata saya,ingat jauhi putraku mulai hari ini .Setelah mengatakan itu Daniel berdiri dan beranjak meninggalkan kamar Ana.


"Maaf ya Abang bukannya Tante tidak menyayangimu Tante sayang banget sama kamu,kamu ibarat sinar mentari dalam kehidupan Tante yang membuat Tante selalu semangat setiap harinya.Tapi sepertinya mulai sekarang kita harus berjauhan dulu,mungkin kita berdua akan sama-sama kesepian karena adanya rindu tapi seiring berjalannya waktu Tante percaya kamu pasti akan terbiasa tanpa kehadiranku seperti hari -harimu sebelumnya ucap Ana sambil mencium puncak kepala Darren beberapa kali.Aku akan sibuk bekerja ,kamu akan sibuk sekolah dan mungkin ini akan menjadi momen terakhir Tante bisa memeluk dan mencium mu karena papamu tidak menyukai kehadiran Tante batinnya sambil menghapus air matanya yang tiba-tiba meluncur.


.


.


.


.

__ADS_1


__ADS_2