Ayah Aku Mau Ibu

Ayah Aku Mau Ibu
Pergi


__ADS_3

*Hai semuanya God morning udah pada makan blom? kalau author blom nih gak tau mau makan apa bingung πŸ˜•.


Jaga kesehatan kalian ya di masa pandemi ini ,ingat saat keluar rumah gunakan masker dan tetap patuhi peraturan protokol.


Lanjut ?


Lanjut lah masak kagak*........


Tadi sore saat sampai di rumah Ana langsung menemui Ibu kosnya untuk berbicara sebelum masuk ke kamarnya.


Setelah obrolan mereka selesai Ana pun langsung masuk ke kamarnya dan mandi karena seharian di luar badan terasa lengket ,lelah dan berat.


Tak berselang lama keluar dari kamar Ibu kos nya Si Abang Darren pun masuk karena sedang mencari neneknya.


"Nenek ucapnya manja begitu membuka pintu.


"Eh cucu nenek datang kemarilah sayang duduk di samping nenek panggil nya saat melihat Darren mendekat dengan wajah murung .


Tidak ada kata yang keluar dari mulut bocah tampan itu dia hanya duduk tenang di pangkuan sang nenek tercinta.


"Cucu nenek kenapa kok mukanya murung gitu gantengnya jadi hilang kan rayu sang nenek.


"Entahlah Nek Abang juga nggak tau kenapa tapi Abang hatinya resah gak enak jawabnya.


"Kok bisa tanya sang nenek bingung,dalam hati dia berkata mungkin hati cucunya tau kalau Ana akan pergi sementara meninggalkannya tanpa dia ketahui.Segitu besarnya ikatan batin antara mereka walau tidak ada darah yang mengalir satu dengan yang lain tapi batin itu bisa merasakan pikirnya.


"Oiya nenek mau ngomong sesuatu sama Abang,Tante Nana udah ada ketemu belum sama Abang atau ada ngomong sesuatu gitu?.


"Belum Nek,memangnya nenek mau ngomong apa?.


"Katanya Tante Nana mau pergi mau pulang kampung ucap sang nenek memberitahu.


Deg


Jantung Darren tiba-tiba berdegup kencang dan terasa sesak,apa Tante Nana juga akan ninggalin Darren seperti mammy Darren? tanya bocah itu dengan mata berkaca-kaca.


"Bukan begitu jawab sang nenek cepat takut cucunya menangis,katanya Ibu Tante Nana sakit makanya mau pulang dulu sebentar.


"Kalau sampai mommy pergi telus gak balik lagi gimana batin Darren sedih,aku nggak mau pisah sama mommy lagi aku harus melakukan sesuatu pikirnya.


"Nek Abang mau ikut sama Tante Nana boleh ya?.


degg


"Kenapa Abang mau ikut Tante Nana cuma sebentar kok .

__ADS_1


"Abang mau nemenin mommy Darren biar mommy gak kesepian jawabnya.


"Kalau nenek ijinin belum tentu Daddy Abang kasih ijin Abang buat pergi ,pasti Daddy akan sedih nanti kalau Abang tinggalin sendiri jawab sang nenek sambil berpikir,ada apa cucunya ini tiba-tiba saja ingin mengikuti Ana batinya bertanya-tanya.


"Daddy gak akan sedih Nek kan rumah kita ramai ada bibik ada kakak,nenek,kakek juga jadi nggak mungkin sedih ,tapi mammy Nana akan sedih karena dia sendiri Abang tidak ikut.


Malam harinya di kediaman keluarga Daniel


pukul 7malam dia baru pulang dari kantor,sedikit masalah di kantor membuatnya sedikit lembur hari ini rasa capek dan lelah mendera tubuhnya.Hanya dengan berendam dengan air hangat lah tubuhnya akan bugar kembali.Selesai mandi dia mendudukkan dirinya di sisi ranjang sambil memangku Laptopnya untuk menyelesaikan beberapa pekerjaannya untuk besok.


"Dad panggil Darren membuka pintu kamar lalu menutupnya kembali.


"Hai anak Dady yang paling tampan sejagat raya kemari lah seharian ini Dady sangat merindukanmu nak sambil mendudukkan Darren di atas pahanya.


"Dad Abang punya permintaan satu ucap bocah itu to the poin sambil membuat angka satu dengan jari mungilnya,tapi janji dulu dad tidak boleh malah sama Abang.


"Apa itu kalau bisa Daddy kabulkan akan Daddy kabulkan ucapnya bersemangat sekaligus penasaran dengan apa yang akan di minta oleh putra semata wayangnya itu karena jarang sekali dia meminta sesuatu padanya.


"Apa Daddy tau kalau Tante Nana akan pergi?


tanya Darren hati-hati.


"Tidak,memangnya Tante Nana mau pergi kemana? ada perasaan aneh tiba-tiba hinggap di hatinya tapi sulit untuk di jabarkan mendengar ana akan pergi dari rumahnya,kenapa harus pergi batinya ikut bertanya.


"Kata nenek mau pulang ke kampungnya jawab Darren .


tidak batinya menjerit.


memangnya kenapa Tante nana pulang kampung bang tanya Daniel mencoba menetralkan aliran darahnya.


"Katanya Nenek di kampung sakit jawabnya pada akhirnya,itu sebabnya Abang tadi bilang mau minta sesuatu sama Daddy ucapnya menggantung.


"Oh batinya


terus apa hubungannya dengan permintaan Abang sama pulangnya Tante Nana masih bingung hubungannya apa.


"Abang mau ikut Tante Nana pergi boleh ya dad plissπŸ™ kasian Tante Nana sendiri gak ada temannya pintanya pada sang Daddy.


deg


lagi-lagi jantungnya bergetar mendengar permintaan anaknya."Ngapain Abang ikut? disini aja sama Daddy ya emang Abang gak kasian sama Daddy nanti tidur sendiri bujuknya, lagian kan nanti Tante Nana juga akan balek sini lagi kok.


"Daddy tidak tau saja aku takut Momy ku gak pulang ke sini lagi isi batinya dengan sedih.Dad boleh ya? sekali ini aja pliss Abang janji tidak akan menyusahkan Tante Nana di sana.


Lama Daniel merenung dan berpikir sebelum berbicara kembali,kalau Daddy tetap tidak ijinkan Abang pergi gimana?

__ADS_1


"Abang akan nangis setiap hari dan gak mau sekolah ,gak mau bicara sama Daddy juga jawabnya.


"Oh jadi sekarang kamu sudah pintar melawan Daddy ya?Bukan tidak mau kasih hanya saja belum pernah sejarahnya dia berpisah dengan putranya dengan waktu yang lama apalagi ini kota yang sangat jauh.


Setelah perdebatan sengit antara anak dan ayah itu terjadi dengan Darren sebagai pemenangnya akhirnya Daniel pun setuju memberi ijin putranya untuk ikut bersama Ana ke kampung halamannya.


tok tok tok


Mommy......


panggil Darren dengan suara cemprengnya dari depan pintu setelah di buka dengan nafas ngos-ngosan.


"Kenapa-kenapa tanya Ana ikut panik melihat Darren yang ngos-ngosan seperti habis di kejar setan.


"Mommy katanya mau pulang kampung ya? Abang mau ikut sama mommy ,Daddy sudah kasih ijin nenek juga sudah bilang iya ucapnya panjang lebar memberitahukan berita penting pada Ana.


Ha mulut ana menganga lebar tiba-tiba.


Malam pun berganti dengan pagi


pagi ini pukul 9.30 di rumah keluarga Daniel mereka berpamitan pada seluruh anggota keluarga untuk pergi menuju bandara.


"Abang yakin mau ikut tanya sang nenek memastikan sekali lagi karena baru ini kali pertama cucunya itu keluar dari rumah dan berpisah dengan mereka.


"Yakin Nek,nenek jangan sedih ya.


"Perginya lama Lo bang selama di sana jangan nangis ya dan jangan merepotkan Tante Nana pesan sang nenek.


"Daddy jangan sedih mommy pasti akan pulang kesini lagi itu sebabnya Abang Ikut biar mommy gak ninggalin kita,Abang akan jaga mommy dengan baik selama di sana ucapnya sambil memeluk Daddynya tanpa tau kesedihan Daddynya bukan untuk Ana tapi untuk putranya yang akan pergi meninggalkannya.


"Iya jawabnya kalian hati-hati ya di sana kalau sudah sampai telpon aku,selama di sana sering-sering telepon kesini ucap Daniel pada Ana.


"Iya Mas jawab Ana.


kalau begitu kami pamit ya Mas,pak buk taxi sudah menunggu kami .


Semuanya melambaikan tangan mengiringi kepergian Ana dan darren mengirim doa untuk keselamatan mereka di jalan.


.


.


.


.

__ADS_1


Bom like dong


__ADS_2