Ayah Aku Mau Ibu

Ayah Aku Mau Ibu
Menggoda


__ADS_3

Warning ....


Sebelum membaca bab ini harap yang masih di bawah umur skip aja ya soalnya ada beberapa kata yang kurang layak untuk kalian ok.


*****


Saat pintu sudah tertutup Ana melancarkan aksinya keluar dari tempat persembunyiannya.


bukk buk bam


Ana memukuli Daniel habis-habisan dengan bantal sampai dia terengah-engah karena kelelahan.


"Hei hentikan apa kau ingin membunuhku? serunya berusaha mengelak dari hantaman Ana.


"Tidak akan! salahmu sendiri untuk apa menggangguku malam-malam begini ucap Ana dengan geram dan kembali menghantamkan bantal ke kepala Daniel.


"Daniel merasa agak kesusahan menghindari pukulan Ana karena situasi yang begitu gelap gulita dan dia tidak terbiasa dengan kegelapan.


Apa salahku hentikan dulu aku hanya ingin bicara padamu ayo kita mengobrol bujuknya sambil mencari-cari keberadaan Ana yang terkadang di sisi kirinya terkadang di kanannya.


"Membicarakan apa malam begini?


"Hup,aku mendapatkanmu sayang seru Daniel saat tangannya berhasil menggapai tangan Ana.


Tek lampu pun hidup seketika .


Ana memicingkan matanya dan menatap Daniel dengan tajam,apa kau sengaja datang agar aku menggodamu tuan Daniel?.

__ADS_1


Sepertinya ya,kau begitu rindu padaku baiklah ayo kita mengobrol sambil bermain ucap Ana memberi ide.


"Iya ayo kita mengobrol sambil duduk ajak Daniel yang belum memahami perkataan lawannya.


"Untuk apa duduk berdiri sepertinya lebih seru dan menantang bukan begitu?.


"Nanti kau lelah jika kita berdiri terus.


"Tidak akan yang ada kau yang akan lelah jawab Ana,dan langsung mendekati Daniel dan mengalungkan kedua tangan lentiknya di leher pria itu.


"Apa kau begitu jatuh cinta padaku tanya Ana dengan nada sensual dan mengusap wajah Daniel dengan satu tangannya.


"Apa maksud mu? berusaha melepas tangan Ana tapi bukannya terlepas malah tangan bergetar hebat saat bersentuhan dengan kulit mulus itu.


Ana semakin menggodanya dan semakin mendekatkan wajahnya pada wajah Daniel,hidung mereka saling bersentuhan ,hembusan nafas keduanya terdengar satu sama lain.Ana mendekatkan bibirnya ingin melihat apa yang akan dilakukan Daniel padanya.


"Daniel panggil ana menyentuhkan ujung bibir atasnya pada bibir Daniel hanya sekilas seperti angin tapi efeknya membuat Daniel sport jantung.


"Ahh jawabnya tanpa sadar.


Ana tertawa dalam hatinya karena pancingannya sepertinya berhasil,Ana kembali mengusap pipinya dengan lembut dan merapatkan dadanya pada dada Daniel yang bidang.


Shiittt


umpat Daniel dan hanya bisa memejamkan matanya.


Kesempatan itu langsung Ana ambil dan menggeret Daniel secara perlahan ke arah tempat tidurnya.

__ADS_1


blub bokong Daniel terduduk di atas kasurnya ,bukan kah kita mau mengobrol? kenapa hanya diam saja tanya Ana dan langsung duduk diatas pangkuan Daniel dan semakin memepetkan jarak di antara keduanya.


"Iya jawab Daniel dengan suara serak.


Ana mencari posisi nyaman untuk duduk karena merasa risih dengan tonjolan di bokongnya.


"Oho ternyata selain kita berdua ada lagi yang masih terbangun di jam segini seru Ana sambil tertawa.


Baiklah biarkan saja mungkin dia juga belum mengantuk ujar Ana,Ana kembali menggesekkan bokongnya dan desahan panjang kembali lolos dari mulut Daniel.


Bukankah ini yang kau inginkan sayang atau mau lebih lagi hm?Ana memagut bibir Daniel dengan lembut dan sebelum Daniel membalasnya Ana melepas pagutannya sambil tersenyum.


Merasa sudah kepalang basah dan tidak kuat lagi Daniel pun beraksi dan langsung memagut bibir Ana dengan rakus dan penuh nafsu,dia kalah dengan godaan Ana.Dia menekan tengkuk Ana dengan kuat untuk memperdalam ciuman mereka.


.


.


.


.


.


**Siang bolong up part begini bagaimana perasaan kalian Guys?


semoga terhibur ya jangan lupa jejaknya dan kalau ada poin lebih minta Vote dong di bab ini**.

__ADS_1


__ADS_2