Ayah Aku Mau Ibu

Ayah Aku Mau Ibu
Rumah


__ADS_3

.......Mana ni support dan koment nya semua kok diam-diam Baek,ngebosenin ya? sabar ya ada saatnya kita buat konflik awas aja klw para ibu-ibu emosi nanti.......


Baca dari bab 1 sampai bab terakhir udah favorit dan di rate belum novelnya kalau belum lakukan dulu biar makin banyak pendukung ceritanya hehehe...


*Lanjut....


"Capek?ayo kita kemobil dan pulang kerumah sekarang biar bisa istirahat dengan tenang sambil menggandeng tangan* Ana.


"Iya Mas jawab Ana dan mengikuti langkah Daniel menuju tempat di mana mobil mereka.


Sepanjang perjalanan Ana dan darren hanya diam saja di samping Daniel yang sedang mengemudi,hingga akhirnya keduanya tertidur mungkin karena kelelahan.


"Kamu pasti capek dan kerepotan selama di sana ucap Daniel dengan nada pelan dan tangan itu tiba-tiba saja sudah berada di atas kepala Ana dan mengelus kepalanya dengan gerakan pelan dan lembut.


Ana bergerak dan semakin memeluk tubuh Darren yang berada di pangkuannya tapi tak sampai membuatnya terbangun.


Setelah beberapa waktu berada di jalanan akhirnya mereka sampai di rumah,di depan garasi Daniel memarkirkan mobilnya dan membangunkan Ana yang masih nyenyak tidur.


"Ana kita sudah sampai panggilnya,Sementara Ana masih tetap terlelap.Ana panggil nya sekali lagi sambil menggoyangkan bahunya sedikit dan tetap masih nihil hingga panggilan ke tiga barulah Ana bergerak dan mulai mengerjapkan kedua mata lentiknya.


"Hoaaamm kita udah sampai tanya ya menoleh ke samping.

__ADS_1


"Udah dari tadi kita sampai jawab Daniel dengan sabar.


"Kok mas nggak bangunin Aku sama Darren? kalau dari tadi sudah sampai ?.


"Udah di bangunin tapi kamunya aja yang kayak kebo tidur susah bangun jawab Daniel ketus.


"Jaga bahasa kalau ngomong enak aja bilang aku kebo,Darren aja masih tidur juga ini .Kalau mas bilang ana kebo berarti Abang juga kebo,kalau siabang kebo berarti mas bapak nya kebo itu artinya kita bertiga kebo jawabnya tak kalah sewot.


Dalam hati Ana sangat kesal baru juga bertemu udah cari ribut,baru juga bangun udah cari masalah aja pakai ngatain kebo lagi sinisnya.


"Lah memang faktanya begitu udah di panggil-panggil,udah di goyang-goyang tetap aja nggak bangun untung aja belum sempat kucium.


"Awas aja kalau berani ku kasih sambal belacan tuh bibir biar bengkak sekalian gerutu Ana.


"ya.


Daniel pun turun dari mobil dan berpindah ke sisi sebelahnya untuk menggendong putranya yang masih tertidur juga,mereka sampai di rumah sudah jam 5 sore.


"Kamu langsung masuk aja barangnya biarkan saja di mobil nanti Mas yang angkat masuk" perintah Daniel.


"Iya mas makasih ucapnya.

__ADS_1


"Ayo turun tunggu apa lagi tanya Daniel.


Darren di pelukan Daniel ,mommy ucapnya semakin memeluk Daddynya.


"Husssss ucap Daniel sembari menepuk-nepuk punggung putranya dan Darren pun tenang kembali.


"Kamu langsung mandi saja pasti lelah kan?habis itu langsung istirahat sampai sore nanti waktu makan malam mas panggil ucap nya dengan lembut pada Ana sebelum mereka berpisah memasuki kamar masing-masing,Ana hanya mengangguk saja sebagai jawaban karena memang kondisi tubuhnya sangat lelah saat ini tidur adalah jalan keluar satu-satunya.


Daniel meletakkan putranya di kasur dan menyuruh kakak asuhnya menemaninya agar tidak terjatuh dari kasur.Setelah itu dia keluar dan mengangkat semua barang dari mobil.


Dia mengetok pintu kamar Ana namun tidak Ada jawaban,Mas masuk ya pintanya sambil membuka handel pintu.Kosong mungkin dia mandi pikirnya dan meletakkan koper Ana di dalam kamarnya dan saat dia ingin keluar kamar nampak lah Ana ingin masuk ke kamar baru siap mandi dengan handuk yang terlilit di kepalanya.


"Ehh kaget Daniel,tadi ku ketuk pintu nggak ada jawaban makanya langsung masuk antar koper ucap nya salah tingkah sendiri melihat penampilan Ana yang masih Natural tapi tetap Cantik.


.


.


.


.

__ADS_1


Di tunggu lanjutannya nanti siang Ok


__ADS_2