Ayah Aku Mau Ibu

Ayah Aku Mau Ibu
Kapten Hebat


__ADS_3

Walau pun Ana terus menjauhinya dan tidak mau bertemu dengannya,tapi Daniel tidak pernah putus asa.Dia tetap berusaha membujuk Ana agar mau menikah dengannya,dia hanya ingin bertanggung jawab atas sikap kurang ajarnya.


Pernah suatu malam Darren sangat merindukan Ana karena jarangnya bertemu.Mengajak Ana ke kamar Daddynya,tapi langsung di tolak oleh ana.


Dia tidak ingin bertemu dengan Daniel ,apalagi sampai mereka berdebat.Darren tentu saja sangat sedih atas penolakan mommy nya padahal dia hanya ingin bermain bersamanya sebentar.


Perlahan-lahan bocah itu memahami satu hal,jika saat ini Mommy dan Daddy nya sepertinya bertengkar.Mereka tidak pernah berbicara lagi di depan Darren,juga jarang bertemu.Daddynya juga akhir-akhir ini sangat sibuk ,sangat jarang bisa menemaninya bermain.


Mungkinkah Daddy dan mommy ku tidak akan pernah bersatu? pikir Darren.


Sejak dia memahami hal tersebut dia bukan lagi menjadi bocah yang manja, seperti yang biasa dia perlihatkan pada Ana.


Saat ini Darren sedang duduk di sofa ruang tamu sambil terus memeluk boneka pokemon yang pernah diberikan oleh Ana padanya.


"Sudah jam 5 tapi kok Tante Nana belum pulang ya? pikirnya bertanya-tanya.


dan tak lama kemudian ojek yang Ana tumpangi sampai di kos nya.


Ana melepas sepatu kerjanya dan menyimpannya di rak sepatu depan rumah.


Mengetok pintu sekali sekali tapi tak ada jawaban,Ana menekan handel pintu yang ternyata tidak terkunci dan langsung masuk ke dalam rumah.


"Tante Nana"Sapa Darren dari tempat duduknya.


"Hai bang,kok di sini ngapain? tanya Ana sambil mencubit gemas pipi Darren.


"Hanya duduk-duduk saja nungguin Tante"jawabnya.


"Abang ngapain nungguin Tante?Sebenarnya dalam hatinya Ana bertanya- tanya tentang perubahan sikap Darren barusan.


Bukankah biasanya dia selalu memanggil ku mommy ?baik di depan semua orang atau hanya kami berdua,tapi kenapa barusan dia memanggil ku dengan sebutan Tante ya? gak biasanya pikir Ana bertanya.


Tapi dia enggan bertanya dan memilih diam,terserah dia lah mau memanggil ku apa pikir Ana cuek.


"Ya udah Tante masuk kamar dulu ya bang" Tante mau mandi dulu ,Tante capek banget pulang kerja ucap nya.


"Iya Tante" jawab Darren.


Ana pun berlalu dari hadapan Darren menuju kamarnya.Sesaat setelah kepergian Ana ,Darren menoleh mengikuti arah kepergian Ana sampai punggungnya sudah tak terlihat lagi.

__ADS_1


Darren meneteskan air matanya yang sedari tadi ingin turun."Aku tidak pernah minta apa-apa pada Tuhan,aku hanya ingin punya mommy seperti teman-teman sekolahku hiks..hiks..hiks.


Darren menangis diam-diam agar tidak ada yang mendengar suaranya,"aku tidak mau mainan baru,aku tidak mau mainan mahal,aku cuma mau punya mommy kayak temen-temen ku ya tuhan" Isak nya sambil meringkuk di sofa panjang tersebut.


*******


Malam harinya Darren tidak enak badan,badannya sedikit panas.Kalau biasanya saat sakit dia selalu merengek dan manja,tapi tidak untuk kali ini,dia hanya diam saja dan berbaring di tempat tidur Daddy nya.


Dia tertidur sambil memeluk foto ibu kandungnya yang dia ambil di meja nakas.


Saat Darren sakit Ana tidak mengetahuinya karena sejak pulang dari kantor dia hanya mengurung diri di kamarnya,bahkan tidak ada makan malam sama sekali.


Pagi pun menyingsing dengan matahari yang begitu cerah,seperti biasa Ana bersiap-siap akan berangkat ke kantor untuk memulai aktivitas bekerjanya.


Keadaan Darren dari malam hingga pagi tidak berkurang sedikit pun bahkan panasnya semakin naik menjelang pagi tadi.Sang Daddy tidak bisa tidur sepanjang malam saat mendengar putra nya terus menyebut-nyebut Mommy dalam tidurnya sambil memeluk foto mendiang istrinya.


Dia sangat sedih melihat keadaan putranya pagi ini yang terlihat pucat dan tanpa semangat sama sekali.Dia mengecup kening dan kedua pipi putranya yang mengeluarkan aura panas dari tubuhnya.


"Apa kau sangat merindukan Momy sayang? tanya Daniel,tak terasa air matanya terjatuh membasahi pipinya saat dia sedang berbicara.


"Mo...Momy ucap Darren kembali.


"bang ,ayo bangun buka matamu!Lihatlah Daddy ada di sini menemanimu ucapnya dengan suara lirih karena ikut menangis.


Daniel yang melihatnya semakin tidak kuat dan ikut menangis.


Di luar kamar,tepatnya di dapur Ana melihat pengasuh Darren seperti membawa air dalam baskom kecil.Karena penasaran Ana pun bertanya"Mbak itu air mau buat apa? karena saat itu kebetulan ana lagi di dapur akan mengisi botol minum kerjanya.


"Oh ini buat kompres si Abang KK jawabnya.


"Darren maksudnya mbak?.


"Iya kk,Darren demam sejak tadi malam sampai pagi ini.Makanya disuruh ambil air hangat sama Abang bos katanya mau ngompres Darren pagi ini jawabnya memberitahu.


"Perasaan semalam dia baik-baik aja kok mbak? aku ketemu sama dia di ruang tamu,katanya dia lagi duduk-duduk di sana tutur Ana.


"Aku juga nggak tau KK tiba-tiba aja tadi malam dia demam.


"Ya udah yok kita kesana aku mau lihat keadaannya juga".

__ADS_1


Tok tok tok


setelah mengetuk pintu sang pengasuh langsung masuk di ikuti Ana di belakangnya.


Ana mendekati ranjang dan menyentuh kening Darren yang ternyata sangat panas.


"Mbak sini biar aku aja yang kompres ucapnya sambil meminta baskom yang masih ada di tangan pengasuh tersebut.


"Ini kak menyerahkan baskom di tangannya.


Ana mengompres kening Darren,Darren terlihat menggigil dan terus meracau menyebut nama Momy.


"Hei bang bangunlah Momy di sini pintanya sambil mengelus pipi Darren.


Perlahan Darren membuka kedua matanya yang terlihat sipit"Momy" panggilnya.Dan selang satu menit dia mengganti panggilannya.


"Tante Nana"ucapnya kemudian.


Ana menatap sekilas foto yang ada dalam pelukan Darren,mungkin dia merindukan ibunya bukan aku pikir Ana saat tau siapa yang ada dalam foto itu.


Ada perasaan aneh dalam hatinya saat memikirkan kenyataan itu.


"Iya ini Tante Nana "Sapa Ana balik.


Seorang kapten hebat kok mau di suruh sakit sih ucapnya becanda agar Darren kembali semangat.


Jangan mau sakit bang,nanti anak buahnya ejek kaptennya jelek Lo mau kayak gitu?.


"Abang tidak sakit ,Abang sehat kok Tante jawabnya sambil tersenyum.


"God! itu baru kapten hebat siap berperang namanya seloroh Ana dan berhasil membuat Darren tertawa, walau sebenarnya tawa itu sangat di paksakan tapi hanya Darren lah yang tau.


.


.


.


.

__ADS_1


***Makasih banyak ya buat para reader semua yang sudah menyempatkan diri buat baca karya recehan Author ini.terimakasih banyak buat like dan komentar kalian di cerita ini.


Lov lov sebanyak-banyaknya untuk semua yang sudah baca***.


__ADS_2