
**SARAN OUTHOR SEBELUM BACA SIAPKAN TISSU DAN STOK JANTUNG YA**
Selamat menikmati
*****
Seseorang baru saja sampai di lobi rumah sakit ,seperti orang kesetanan dia berlari di sepanjang koridor rumah sakit.
Pria itu berlari menuju bagian administrasi dengan tergesa-gesa.
"Sus saya sedang mencari pasien atas nama Aliana yang baru saja di bawa kesini,korban kecelakaan.Saya suaminya" tuturnya sambil mengatur nafas dan detak jantungnya.
"Wanita yang sedang hamil ya Pak? tanya suster tersebut.
"Iya,di ruangan mana ya Sus?
tanya Daniel tidak sabaran.
"Pasien berada di ruang UGD pak ,sedang ditangani tim dokter kami.Bapak lurus saja kearah sana sampai ujung belok ke kiri lurus di situ ruangannya pak" jawabnya.
"Terimakasih" ucap Daniel kembali berlari di sepanjang koridor.Ya Tuhan lindungi mereka untukku kumohon padamu ' doanya sepanjang langkahnya.
Akhirnya Daniel sampai di depan Ruangan UGD ,di sana dia melihat 3 orang wanita sedang duduk di kursi tunggu.Menurut Daniel mungkin mereka orang-orang yang membawa istrinya kerumah sakit ini tadi.
"Permisi? apa benar pasien yang ada di dalam seorang wanita hamil korban kecelakaan?tanya daniel
"Iya,anda siapa? tanya mereka balik.
"Saya suami korban,bagaimana keadaan istri saya. buk dia baik-baik saja kan? tanya Daniel harap-harap cemas berharap semua ini hanya mimpi nya di siang bolong saja dan saat dia terbangun semuanya masih baik-baik saja dan istrinya masih menunggunya dirumah.
"Kita belum tau Pak,yang sabar ya.
kita juga lagi menunggu dokter keluar,dan lampu di ruang operasi juga masih menyala dari tadi" jawab ibu yang satunya.
"Duduk dulu pak,tenangkan diri anda kita sama-sama berdoa semoga istri dan bayi anda selamat"Ucap ibu yang satu lagi.
__ADS_1
"Daniel tidak bisa diam apalagi di suruh tenang,dia tidak akan bisa.Bagaimna mungkin dia bisa tenang sementara istrinya sedang berjuang di dalam sana,bahkan dirinya tidak tau separah apa kondisinya saat ini.
Hanya hafalan doa yang bisa dia ucapkan.
Tiba-tiba dari kejauhan terdengar kegaduhan di koridor,suara langkah kaki yang sedang tergesa-gesa.Daniel menolehkan kepalanya ke asal suara terlihat kedua orang tuanya dan sang supir berlari-lari menuju ke arahnya.
"Ma.....
ucap Daniel dengan nada lemah.
"Nak bagaimana keadaan menantu dan calon cucu mama ,mereka baik-baik saja kan? tanya sang ibu memeluk putranya.
"Belum tau Ma,dokter sedang menangani Ana di dalam.Ma Daniel takut ucapnya dengan suara serak,dia tidak ingin terlihat rapuh di depan sang mama apalagi sampai menangis walau keadaan hatinya sebenarnya sedang sangat hancur.
Ketakutan! itulah yang dia rasakan saat ini dan memori tiga tahun yang lalu seperti sebuah kaset kembali berputar di ingatannya membuat rasa takutnya semakin bertambah.
"Kita berdoa saja semoga semuanya di lancarkan dan mereka berdua baik-baik saja "Ucap Papa Daniel .
Tiba-tiba pintu yang sedari tadi mereka tunggu itu terbuka dan seorang dokter laki-laki keluar dari sana dengan keringat bercucuran di wajahnya.
panggil sang dokter.
"Sa..saya suaminya dok,bagaimana istri saya dok?
mereka baik-baik saja kan? tanya Daniel dengan cemas.
"Dokter itu menghela nafas panjang sebelum mengeluarkan kata-katanya.
Sebelumnya saya minta maaf sebenarnya pasien..
"Apa maksud anda meminta maaf cepat jelaskan! tuntut Daniel tidak sabaran,pikirannya sudah melayang entah kemana yang tersisa hanya emosi saja.Bahkan dia sampai menarik jubah sang dokter.
"Tenang dulu pak,ijinkan saya menjelaskan.
"Nak tahan emosimu ini di rumah sakit,dengar dulu perkataan dokter nya" tegur sang Papa.
__ADS_1
"Silahkan di lanjutkan dok" ucap sang Papa berusaha tenang.
"Jadi begini pak,buk ,saya mau bilang sebenarnya kondisi keduanya sangatlah kritis.Bahkan detak jantung bayinya sangatlah lemah mungkin karena efek benturan yang sangat keras itu.Kemungkinan untuk selamat juga sangat kecil,dan istri anda juga mengalami pendarahan hebat di bagian belakang kepalanya menyebabkan kehilangan banyak darah dan saat ini kami sedang membutuhkan banyak darah untuk pasien.
Kami akan melakukan pekerjaan kami semaksimal mungkin untuk menyelamatkan keduanya walau mungkin hanya satu saja yang bisa kami selamatkan.
"Tolong lakukan yang terbaik,selamatkan menantu dan cucu kami dokter"ucap sang Mama yang sudah menangis sesunggukan.Inilah yang dia takutkan selama ini,itu sebabnya aktifitas ana sangat mereka batasi akhir-akhir ini.
"Dokter pasien tiba-tiba kejang-kejang dan denyut nadi bayinya juga hilang" teriak seorang suster tiba-tiba keluar dari dalam.
"Saya Permisi!
setelahnya Dokter itu langsung masuk kedalam dan menutup pintu ruangan operasi itu.
.
.
.
.
.
Kasih suport kalian dong berupa komentar biar othornya makin semangat lanjut ceritanya.
Doakan ya leader yang setia agar istriku selamat "Daniel.
leader: iya kita doakan kok mas tampan.
Author:Eh Mas anaknya gak mau di doakan ini?
Daniel:Oiya lupa,anak kami juga ya leader 🙏😭😭
Darren: momyyyy.......yyyyyyyy
__ADS_1
othor;cup cup cup jangan nangis ya bang