
**Santai** ***dan nikmati aja prosesnya*** .....
Malam itu diatas tempat tidur
"Aku tidak akan memaksamu jika kamu tidak ingin bercerita "ucap Daniel mengalah.
"Sebegitu tidak pedulinya kah kau padaku?sampai tidak mau berusaha mencari tau tentangku ," batin Ana dengan sedih.
Dia menelentangkan tubuhnya menghadap langit-langit kamar,pandangannya kosong menerawang jauh entah kemana.Sebenarnya sudah lama dia ingin bertanya pada Daniel kenapa sampai sekarang dia belum mengambil haknya pada Ana padahal kan dia berhak mendapatkannya?.
Tapi Ana takut akan jawaban yang akan Daniel berikan nantinya itu sebabnya dia tidak pernah bertanya dan memilih diam.
Dia tau pernikahan yang mereka jalani dulu tidak di dasari perasaan cinta satu sama lain,tetapi mereka sudah bersama selama ini apa tidak bisa menggerakkan hatinya sedikit pun.
Apa karena dia masih mencintai mantan istrinya itu?Dia tau jika Daniel masih menyimpan rapi Foto istrinya dulu di laci samping tempat tidurnya,dan dia pernah melihat Daniel memandangi dan mengelus foto itu.Jika di tanya perasaan Ana saat itu tentu saja dia merasa sedikit cemburu,cemburu karena Daniel sepertinya masih sangat mencintai mendiang mantan istrinya sehingga melupakan kewajibannya pada istri nyatanya.
Sampai kapan aku akan bisa bertahan? apakah pernikahan ini ada artinya baginya? atau statusku hanya sebatas ibu pengganti untuk Darren.Dia juga wanita biasa punya batas kesabaran di dalam dirinya,dia ragu akan mampu bertahan selamanya jika situasinya seperti ini terus.
Tanpa sadar Ana bergerak sedikit gelisah membuat Daniel yang belum tidur merasa terusik sekaligus bertanya-tanya ada apa dengan istrinya ini.
"Ada apa, kenapa kau sangat gelisah dari tadi?
__ADS_1
tanya Daniel.
"Pertanyaan Daniel menyadarkan ana kembali ke dunia nyata,dia hanya menjawab tidak ada apa-apa.
"Tidak ada apa-apa,tapi kenapa dari tadi kau sangat gelisah?
"Maaf jika mengganggumu,aku hanya tidak bisa tidur."Aku akan duduk di sofa saja supaya tidak mengganggumu istirahat" Ucap Ana bersiap akan duduk.
"Tidak perlu,tetap lah di sini aku akan memelukmu sepanjang malam agar kau bisa tidur " ucap Daniel langsung memeluk Ana dari belakang .Tangan Daniel melingkar di pinggangnya yang padat ,tiba -tiba Daniel berkata.
"Tidak baik tidur membelakangi suami sendiri seperti bermusuhan saja,berbalik lah! perintahnya.
Daniel tidak sabar dan langsung memutar sendiri tubuh Ana hingga menghadap dirinya.
"Tidurlah ,aku akan selalu memelukmu malam ini dan cup dia mencium kening Ana lama seperti kebiasaannya setiap malam nya.
Posisi mereka saat ini terlihat begitu intim,sangat dekat hingga hampir menempel.Daniel kembali memeluk istrinya tepat di pinggangnya,pandangan mereka tiba-tiba bertemu.Ana menatap suaminya dengan sendu apalagi merasakan perih di hatinya saat ini.
"Tidur lah" ucap Daniel padanya sambil mengusap rambut panjangnya.
Ana tidak bergeming dan bahkan melamun saat menatap mata Daniel.Apakah Daniel tidak tertarik sedikit pun padanya?bahkan Daniel tidak pernah mencium bibir atau pipinya,bukan kah itu aneh dia suaminya bukan?.Daniel pernah menciumnya dua kali,pertama di acara pernikahan mereka dan yang kedua dimalam hari seperti ini ,entahlah Ana tidak mengingatnya dengan jelas karena ciuman itu hanya sekilas .Seperti tidak ada ketertarikan sama sekali di mata itu,sejelek dan semenjijikkan itu kah dirinya hingga suaminya sendiri tak selera sama sekali padanya?
__ADS_1
Ana terus memperhatikan Daniel yang sudah menutup matanya,tiba-tiba air mata itu sudah menggenang di pelupuk matanya.Tanpa sadar di mengangkat tangannya dan mengusap wajah Daniel yang di tumbuhi bulu-bulu halus itu.
"Aku tidak tau sampai kapan aku bisa bertahan seperti ini,tapi semampuku aku akan tetap bertahan untuk Darren putra kita,dia juga putraku bukan? ucapnya di hati.
"Jujur aku hanya ingin menikah sekali dalam seumur hidupku,tapi jika keadaanya seperti ini terus aku juga ragu" batin Ana memberontak.
Tiba-tiba Daniel membuka matanya.
.
.
.
.
Kira-kira apa yang akan di lakukan Daniel ya?
Oiya outhor mau tanya pada kalian semua kasih SARAN dong tolong di jawab ya,kalian ingin cerita ini berakhir BAHAGIA atau SEDIH?
Nanti yang paling banyak jawabannya yang othor kabulkan soalnya othor lagi bingung juga untuk cerita kedepannya 🙏🙏🙏🙏🙏
__ADS_1