Ayah Aku Mau Ibu

Ayah Aku Mau Ibu
Merindukan Kalian


__ADS_3

*Setelah baca budidayakan like ya kakak"


Disini aku pakai bahasa daerahku di beberapa kalimat ya jika ada yang tau bahasanya salam kenal berarti kita satu suku ok 😉😉


Selamat membaca*.


Malam ini Ana berencana akan menelpon keluarganya di kampung karena entah kenapa akhir-akhir ini Ana merasa sangat merindukan kehebohan di dalam keluarganya.


Waktu masih menunjukkan pukul 8 malam,pas banget waktunya mereka pasti lagi menonton tv semua karena baru selesai makan malam pikir Ana saat teringat kebiasaan keluarganya di kampung.


Ana pun langsung menghubungi adeknya melalui panggilan video Waatshap ,drrrtt...drrtttt...


dua kali berdering sang adik langsung mengangkatnya.


"Hallo kak Ana sapa adiknya dengan riang di seberang sana.


"Hai juga dek,lagi apa?.


"Ini lagi duduk-duduk sambil main hp baru siap makan jawab Adiknya.


"Oh,masak apa kalian hari ini tanya Ana.


"Tong mo dadak menggagat Bulung meratah ndai merdengan rimbang jawab Adiknya menggunakan bahasa daerah mereka yang artinya(Masak daun ubi tumbuk pakai rimbang).


" Imo simerasana (Itu yang paling enak).kata Ana.


"Dike nola kami nggo mo bosan wehh(nggak lah kami sampai udah bosan ).


"Bersyukur ucap Ana memperingatkan adiknya agar tidak mengeluh karena di luar sana masih banyak yang lebih susah dan kekurangan melebihi mereka.


"iya kak jawab Adiknya.


"Mana orang mamak sama bapak dek ada? kasih lah handphone mu .


"bentar ya ,Pakkkk kak Ana telpon mau ngomong katanya ucap adiknya menggunakan bahasa mereka sambil menyerahkan hp nya.


"Hallo Boru...kune kabarmu sehat ma?(Hallo Boru..gimana kabarmu sehat nya kan) tanya bapak melihat wajah Ana di layar .


"Sehat pak ,sehat ke kune kabar ndene isi(Sehat pak kabar kalian bagaimana disana?).


"Kami pe sehat ngo Berru jawab bapak(kami pun sehatnya borru).


"Puji Tuhan mo pak mlla bagi(puji Tuhan kalau begitu).

__ADS_1


"Hallo boru ku sayang ucap mamak lebay baru bergabung di samping bapak yang datang dari dapur katanya .


"Hallo Mak e,lagi merkade ke Mak?( Hallo Mak lagi ngapain orang mamak).


"Biasa mo Berru kundul-kundul menonton berita bapakmu ideng siap mangan kami(biasa lah Boru duduk -duduk sambil menonton berita sama bapak mu karena baru siap makan).


"Nda ma magin-magin omak,merung nai ngo kidah?( nggak sakit mamak kan kok kurus kali).


"Nda, sehat ngo aku kantong ngo kessa bolong bage kata bapak mi( nggak, sehatnya aku cuma kantong yang bolong kayak kata bapakmu ).


Ana langsung tertawa terbahak-bahak begitu pun dengan mamak dan bapaknya dan adek-adeknya,karena mereka selalu tau kebiasaan ayah mereka yang selalu membuat becanda soal kantongnya yang bolong karena tak berisi.


"Bapak selalu nya gitu kak adu adeknya,katanya mamak selalu membolongi kantongnya ucapnya sambil tertawa.


"Katanya kan kak selalu kere tapi setiap kali di cari mamak kantong bapak selalu ada uangnya adu adeknya paling kecil ,Hahahha......dan gelak tawa di keluarga itu pun semakin menjadi-jadi.


"Pelit kan? ucap Ana menimpali keroyokan itu,


dan bapak langsung angkat suara.


"Bukan pelit kau lihat sendiri kan kubilang nggak ada aja kantongku selalu di bolongi sama mamak mu apalagi kalau kubilang ada bisa sama bajunya pun koyak kurasa padahal itu baju baru,baru kubeli hari Kamis itu di pajak kata bapak sambil tertawa.


Tok tok tok....


"Abang Tante jawab yang di luar.


"Masuk bang pintunya nggak Tante kunci kok ucap Ana.


"clekk pintu terbuka ,Tante lagi ngomong sama siapa kok ketawak-ketawa gitu?.


"Kemarilah sayang ayo naik keatas pinta ana dan tanpa di suruh dua kali bocah itu sudah langsung naik dan duduk di samping Ana dengan anteng .


Ini itu ayah sama ibu nya Tante Nana ,Darren boleh panggil kakek dan nenek jawab Ana.Kemari lah bilang hello sama kakek dan nenek ajak Ana sambil memangku bocah itu.


"Hallo kakek


Hallo nenek


namaku Darren biasa Tante Nana panggil aku Abang ucapnya dengan malu-malu.


"Hallo juga Abang Darren ucap semua keluarga Ana di kampung.


Sudah sekolah tanya mamak.

__ADS_1


"Sudah Nek,sekolah TK jawabnya.


"wuluh-wuluhh pintarnya yang rajin ya bang sekolahnya.


"Iya Nek.


"Ana itu anak ibu kos mu yang kapan hari kamu ceritakan itu?tanya Bapak.


"Iya pak,ini Lo anaknya ,bocah manja ucap ana sambil terkekeh pelan mengelus kepala Darren.


"Ganteng kali kak gemes lagi lihat pipinya tembem ucap adeknya .


"Bang kata Tante itu Abang ganteng kali ,dan Darren langsung menunduk karena malu.


"Makasih Tante ucapnya dengan suara pelan tapi tetap menunduk.


Anaknya memang agak sedikit pemalu apalagi dengan orang asing ucap ana pada keluarganya.


"Abang sudah makan belum tanya adik Ana kembali.


"Sudah Tante jawab Darren.


"Makan berapa banyak tanya mamak Ana.


Darren langsung melihat ke arah Ana meminta jawaban karena dia bingung dan tidak mengerti dengan pertanyaan itu apalagi mamak nya yang tidak begitu mahir berbahasa jadi logat dan nadanya sedikit berbeda.


Melihat Darren terdiam mereka semua kembali tertawa karena berhasil menggoda bocah itu apalagi setelah melihat wajahnya yang hampir menangis,sudahlah kalian kebiasaan menggoda anak-anak nanti dia nangis tegur Ana.


"Kalau gitu udah dulu ya pak ,Mak sehat terus ya kalau ada apa-apa ingat telpon ana Syalom ucap ana mengakhiri panggilan.


"Iya jawab mereka semuanya ,syalom dan Tutt panggilan pun berakhir.


.


.


.


.


Ok teman-teman semua sampai di sini dulu **ya


jangan lupa meninggalkan like,komentar dan vote kalau banyak poin,biar makin semangat.

__ADS_1


coret-coret kolom komentar dong biar tau letak kesalahanku dimana kasih saran githu** .


__ADS_2