Ayah Aku Mau Ibu

Ayah Aku Mau Ibu
Terkejut


__ADS_3

Lanjut lagi ya


good night ๐Ÿ˜‰


Baru saja dia mendapat kejutan dimana ayah Darren ternyata satu kantor dengannya tanpa sepengetahuannya, sekarang dia kembali di kejutkan dengan informasi yang baru saja di terimanya dimana Bosnya ternyata sahabat baik dari Ayah Darren.


Ana mengangkat kepalanya dan menatap waspada Ayah Darren yang ternyata juga sedang memperhatikan dirinya,dia jadi was-was dengan tatapan itu tatapan itu tanda ke tidak sukaan pada dirinya.Mati lah aku,bagaimana ini bagaimana jika dia mengadu domba bosnya untuk memecatnya .Memikirkannya saja kepalanya sudah pusing dan selera makannya langsung hilang seketika.Dan hal itu tidak luput dari pandangan sang Daddy walaupun dia bersikap cuek saja.


"Ana memilih mengakhiri acara sarapanya dan berangkat kerja sekarang juga,Bu ,pak Ana pamit mau bekerja terimakasih untuk sarapannya ucap Ana.


"Kamu bekerja naik apa nak tiba-tiba sang nenek bertanya padaku.


"naik ojek online buk jawabku.


"Kenapa tidak barengan dengan Daddy nya Darren saja bukankah kalian satu tujuan?


aku bingung mau jawab apa,jadi kubilang aja gak usah buk saya berangkat sendiri saja lagian gak enak jika harus merepotkan pak Daniel tolak ku dengan penuh kesopanan dan lagi pula saya mau cepat Bu ada berkas yang harus saya selesaikan elakku.


Lagi pula Pak Daniel dan Darren masih sarapan buk dan nanti mau antar Darren lagi kesekolahnya,takutnya saya telat dan gak keburu jelas ku.


"Baiklah tapi lain kali ibu mau kalian berangkatnya sama-sama ya pinta sang ibu kos padaku.


"Baiklah Bu saya terserah pak Daniel saja asalkan saya tidak mengganggu jadwalnya.


seperti biasa aku pun menyalam tangan pasangan suami istri yang sudah renta itu,karena bagiku mereka berdua seperti orang tuaku di rantau ini.


"Hati-hati di jalan nak jawab mereka berdua.


"Hay boy Tante kerja dulu ya sampai jumpa nanti malam ,semangat sekolahnya ๐Ÿ‘Œjangan malas pesan Ana.


"Ok mom jawab bocah itu sambil tersenyum senang.


"Mari pak pamit Ana dengan sopan pada Daniel membuat raut mukanya langsung tak senang,"Aku bukan bapakmu jawabnya ketus".


Ana tidak menjawab tetapi langsung meninggalkannya.


*******

__ADS_1


Seminggu berlalu Ana lalui dengan rutinitas itu-itu saja namun sangat berkesan baginya,seperti sekarang ini baru saja dia sampai di depan pintu bocah tampan itu langsung menyambutnya dengan gembira.


"Tante Nana teriaknya .....


"Hai Abang sapanya balik.


"Main yok Tante ajaknya yang sedari tadi membawa


mobil kesayangannya dan menunjukkanya pada Ana.


"Ok ,sebentar ya Tante mandi dulu, ganti baju baru deh main sama Abang soalnya Tante bauk ucap Ana.


"Baiklah Tante cantik.


Selesai mandi seperti janjinya tadi dia keluar dari kamarnya dan menemani Darren bermain ,bocah itu sangat gembira tiap kali Ana mau menemaninya bermain dan dia juga bukan tipe anak yang rewel dan banyak maunya jadi mereka bisa cepat cocok satu sama lain.


Terkadang Kalau ana tidak sempat memasak untuk makan malamnya ,dia akan membeli nasi bungkus dari warung yang tidak jauh dari rumahnya.


seperti malam ini saat semua orang anggota keluarga di rumah ini berkumpul di meja makan dirinya menikmati makanan yang di belinya di dalam kamar.


Selesai makan semua masuk ke dalam kamar masing-masing.


Saat akan tidur Darren meminta sesuatu yang mustahil di wujudkan sang Daddy apalagi kalau bukan permintaan menginap di kamar Ana.


"Daddy ya Abang boleh tidak bobok sama Tante Nana? pintanya dengan wajah memelas karena bukan ini pertama kalinya dia meminta hal tersebut tapi sering kali.


"Daddy kan sudah bilang sekali tidak tetap tidak kita di sini saja temani Daddy tidur ,nanti Daddy tidak ada kawannya daddy sedih Lo.


"Tante Nana juga tidak ada kawannya bantahnya.


"Dia sudah terbiasa tidur sendiri tidak suka ada kawan katanya sempit dustanya pada sang anak sok tau.Udah sekarang Abang tidur ya? Daddy akan memelukmu ucapnya.


"Daddy pasti bohong,Abang kan cuma pengen di peluk sama mommy Darren waktu Darren tidur hufff lihat saja nanti akan ku balas Daddy omelnya di hati.


Saat tengah malam ternyata bocah itu terbangun ,melihat sang Daddy sudah tidur nyenyak dia pun beraksi dia keluar dari kamar mengendap-ngendap seperti maling sambil membawa boneka pokemon kesayangannya menuju kamar Ana.


Tok...tok tok ketukan pintu dengan suara pelan

__ADS_1


tok tok tok makin kuat tapi Ana belum bangkit


tok tok tok tok tok ketukan itu semakin lama semakin sering membuat Ana kawathir dan ketakutan ,dan ketakutannya itu perlahan hilang saat mendengar suara yang sangat di kenalnya.


Untuk memastikannya Ana bangkit dari tempat tidur dan membuka pintu secara perlahan


leganya bukan main saat yang dipikirkannya salah.


"Tante Abang mau tidur sama Tante pintanya langsung memeluk Ana.


"Apa Abang sudah meminta ijin sama Daddy tanya Ana?


"Sudah kok katanya boleh jawabnya berbohong.


Darren sayangnya author kecil-kecil jangan suka bohong ya nanti giginya ompong.


"Beneran nih? terus mana Daddy kok Tante gak nampak tanya Ana kembali.


"Sudah ke kamar lagi katanya ngantuk berat jawabnya.


Aneh pikir Ana masak bocah se kecil ini di biarkan berkeliaran sendiri apa lagi ini tengah malam,sudah jam 2 pagi sambil melihat jam di dinding.


"Baiklah ayo naik ke tempat tidur.


Sebelum Tidur Ana mengambil pulpen dan secarik kertas.


Coba kalian tebak di komentar kira -kira kertasnya mau di apakan ya sama Ana?


.


.


.


.


.Jangan lupa dukunganya Like

__ADS_1


__ADS_2